Home Otomotif Membangun Budaya Tertib Berlalulintas Sejak Dini

Membangun Budaya Tertib Berlalulintas Sejak Dini

602
0
SHARE

Yogyakarta, 4 Desember 2017 – Dalam rangka membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Ditlantas Polda DIY bekerjasama dengan PT Sarihusada Generasi Mahardhika (PT SGM) menyelenggarakan kegiatan Gebyar Anak Bangsa hari ini di GOR Amongrogo, Yogyakarta.

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur DIY, Bunda PAUD DIY, Management Sarihusada Danone ELN Indonesia, Pejabat utama Polda DIY, Ketua Bhayangkari DIY, Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari DIY, para guru dan siswa tingkat Taman Kanak-Kanak se Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan dibuka oleh Kapolda DIY bersama Gubernur DIY dan Direksi Sarihusada Danone ELN Indonesia. Kegiatan yang diikuti oleh 2.500 siswa Taman Kanak-kanak se DIY bertujuan untuk membangun budaya tertib berlalulintas dan menumbuhkembangkan kesadaran para siswa dan guru agar mau dan mampu menjadi pelopor keselamatan berlalulitas sebagai kebutuhan sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Anak-anak memiliki hak untuk tumbuh dengan sehat dan selamat serta orang dewasa memiliki kewajiban untuk menciptakan lingkungan yang selamat. Sebagai generasi penerus bangsa, anak harus mendapat perlindungan dalam keselamatan berlalulintas karena masih ada anak yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, untuk mengurangi angka kecelakaan lalulintas mari bersama-sama secara aktif berpartisipasi dalam kegiatan mencegah kecelakaan laulintas pada anak.

Dalam sambutannya, Kapolda DIY, Brigjen. Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M. Si mengatakan, dalam menanamkan disiplin berlalulintas sejak usia dini dilingkungan pra sekolah digelar beberapa kegiatan antara lain : lomba sosiodrama tema “ keselamatan anak dijalan”, lomba mewarnai tema” stop pelanggaran stop kecelakaan”, penampilan pocil, drum band dan parade hiburan anak-anak yang lain. “Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi integritas kurikulum tentang pendidikan

etika berlalulintas selain program lain yang diwujudkan dalam polisi sahabat anak, patroli keamanan sekolah (pks) yang melibatkan siswa, satu sekolah dua polantas (ssdp) sebagai wujud polisi semakin dekat dengan masyarakat dan merupakan media untuk melaksanakan program nasional keamanan dan keselamatan berlalulintas. Melalui pendidikan sejak dini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang patuh hukum, khususnya patuh berlalu lintas, serta bermanfaat bagi generasi penerus bangsa, karena dengan mengetahui peraturan lalu lintas maka pelanggaran lalu lintas dapat dihindari dan resiko kecelakaan dapat diminimalisir”.

Arif Sosiawan, Factory Manager PT Sarihusada Generasi Mahardhika menyampaikan.” Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dukungan kami kepada aparat kepolisian dalam membangun generasi yang tertib berlalu lintas dan juga merupakan salah satu wujud komitmen safety PT SGM, dimana saat ini PT SGM sudah mencapai level Interdependent yaitu “care for others”.