Promo
Menjelang 3 Hari Menuju Ramadhan
www.ekbizz.com – Sahabat, Wabah pandemi covid-19 demikian kerasnya menghantam dunia, sehingga hampir seluruh sektor usaha di seluruh belahan dunia mengalami dampaknya, termasuk negara kita Indonesia. Akibatnya ekonomi melemah dan jumlah orang miskin bertambah serta masyarakat pun agak kesulitan dalam menjelankan ritual ibadah. Sementara di sisi yang lainnya, kita semua sekarang berada di ambang pintu bulan yang mulia, yaitu bulan Ramadhan, yang segala keutamaan dalam ibadah berada di dalamnya.
Sehingga kaum muslimin akan berlomba-lomba untuk meningkatan amal ibadah dan amal shaleh lainnya, demi menggapai keutamaan dan kemuliaan yang terkandung di bulan ini. Dan juga umumnya bahwa di bulan Ramadhan, kebutuhan konsumsi masyarakat akan meningkat. Tentu tidak terbayangkan ketika kebutuhan konsumsi masyarakat meningkat, sementara tingkat ekonominya melemah. Kekhawatiran terjadinya ketimpangan sosial pun menjadi isu tersendiri di tengah wabah covid-19 ini.
Oleh karenanya, di tengah kondisi pandemi covid-19 dengan segala dampaknya yang ada, perlu kiranya kita memiliki kesiapan tersendiri dalam rangka menyambut bulan Ramadhan 1441 H, yaitu sebagai berikut :
Al-I’dad Al-Ilmy, yaitu persiapan dari sisi keilmuan tentang fiqh puasa Ramadhan. Karena ilmu sangat penting dalam melandasi suatu amal ibadah seseorang, agar seluruh rangkaian ibadah shaum Ramadhan sudah memenuhi rukun dan syaratnya, serta ketentuan-ketentuan fiqhnya.
Al-I’dad Al-Amaly, yaitu pesiapakan dari sisi amalan-amalan yang perlu dilakukan menjelaang ibadah puasa Ramadhan. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Nabi Saw memperbanyak puasa sunnah di sebelum Ramadhan, yaitu di bulan Sya’ban. Bahkan dalam hadits riwayat Muslim disebutkan oleh Aisyah ra bahwa Nabi SAW berpuasa penuh di bulan Sya’ban, kecuali beberapa hari sebelum Ramadhan. Disamping itu, tedapat juga riwayat bahwa para sahabat dan tabi’in memperbanyak membaca Al-Qur’an di bulan Sya’ban, bahkan ada riwayat yang menyebutkan bahwa “sya’ban merupakan bulannya para pembaca Al-Qur’an.
Al-I’dad Ar-Ruhy, yaitu persiapan dari sisi ruhiyah dan keimanan seseorang. Substansinya adalah agar ketika memasuki bulan Ramadhan, kondisi hati, mental, keimanan dan ketakwaan seseorang sedang dalam kondisi prima, siap untuk menjalan moment ibadah-ibadah besar di bulan Ramadhan. Dahulu salafuna shaleh, mememperbanyak doa meminta kepada Allah SWT, agar usia mereka disampaikan hingga ke bulan Ramadhan. Dan doa merupakan sarana untuk menguatkan ruhiyah. Di samping doa, sarana lain untuk menguatkan ruhiyah adalah dengan cara memperbanyak istighfar dan taubat kepada Allah SWT. Agar ketika memasuki bulan Ramadhan, minimal dosa-dosa seseorang sudah banyak yang gugur, dan jangan sampai justru dosa-dosa yang dilakukan menjadi penghalang diterimanya amal shaleh yang dilakukan di bulan Ramadhan.
Al-I’dad Al-Jasady, yaitu persiapan dari sisi fisik agar ketika memasuki bulan Ramadhan fisik seseroang benar-benar dalam kondisi baik dan prima, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan maksimal. Setidaknya ada tiga hal yang perlu dilakukan dalam rangka mempersiapkan fisik sebelum Ramadhan, yaitu pertama rutin berolah raga, meskipun di dilakukan dari rumahnya, kedua jika diperlukan chek up kesehatan, dan ketiga adalah mengkonsumsi vitamin, suplemen, madu, dsb.
Al-I’dad Al-Maly, yaitu persiapan dari sisi finansial, agar ketika memasuk bulan Ramadhan, kita siap secara finansial untuk menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Karena dari satu sisi tingkat konsumsi keluarga akan meningkat, dan sisi lainnya keutamaan infak shadaqah yang paling besar dan paling mulia adalah di bulan Ramadhan. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam riwayat, “Sedekah yang paling baik adalah sedekah yang dilakukan di bulan Ramadhan.” (HR. Tirmidzi). Maka setidaknya ada berberapa hal yang perlu dipersiapkan menjelang Ramadhan dari sisi finansial, yaitu :
Finansial untuk konsumsi keluarga selama Ramadhan, Idul Fitri dan pasca Idul Fitri. Sebaiknya karena kondisi pandemi covid-19, konsumsi keluarga tidak telalu boros dan berlebihan, karena kita tidak tahu bagaimana nanti kondisi selanjutnya. Usahakan tetap memiliki tabungan untuk jaga-jaga kebutuhan di masa mendatang.
Dana zakat, dengan cara menghitung jumlah kekayaan simpanan berupa tabungan, deposito, surat berharga, investasi-investasi, emas, dsb. Kemudian dihitung berupa jumlah keseluruhannya lalu keluarkan 2,5% sebagai zakatnya. Karena zakat atas harta tersebut adalah wajib, dan merupakan hak fakir miskin yang Allah SWT titipkan kepada kita.
Dana infak shadaqah. Di bulan Ramadhan justru kita sangat dianjurkan untuk berinfak shadaqah. Karena infak shadaqah yang paling afdhal dilakukan adalah di bulan Ramadhan. Sementara itu banyak orang yang lupa berinfak shadaqah di bulan Ramadhan lantaran merasa sudah mengeluarkan zakat. Padahal berbeda antara zakat dengan infak shadaqah. Maka baiknya budgetkan juga untuk infak shadaqah di bulan Ramadhan, di luar zakat.
Inilah diantara beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk menyambut bulan Ramadhan, dan mudah-mudahan meskipun di tengah wabah covid-19 seperti ini, kita semua masih dapat memaksimalkan ibadah kita di bulan Ramadhan 1441 H serta kita semua bisa mendapatkan segala keutamaan dan kemuliaan yang terkandung di dalamnya.
Promo
Rayakan Hari Bumi 2026 dengan Bermain dan Berkreasi
Dalam rangka memperingati Hari Bumi (Earth Day) 2026, Sekolah Ceria Timoho menggelar kegiatan spesial yang mengajak para siswa menyelami kepedulian terhadap lingkungan melalui cara paling alami bagi anak-anak, yaitu bermain dan berkreasi.
Selama tiga bulan, siswa Sekolah Ceria Timoho dengan penuh semangat mengubah botol plastik bekas – yang selama ini sering dianggap sebagai sampah – menjadi instalasi seni berbentuk pohon yang indah. Karya tersebut dihiasi dengan aneka warna cerah di atas kain putih, mencerminkan imajinasi anak-anak tentang dunia yang berwarna, adil, dan harmonis dengan alam.
Kegiatan ini bukan sekadar seni biasa. Bermain bersama teman sebaya menjadi ruang aman bagi anak-anak untuk tertawa, mengekspresikan diri, berdiskusi, dan menyuarakan pendapat tanpa rasa takut dihakimi. Melalui proses ini, mereka diajak merefleksikan hubungan antara manusia dan alam, bahwa bumi ibarat seorang ibu yang melahirkan, merawat, dan memberikan rasa aman serta kenyamanan kepada anak-anaknya.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa bumi adalah bagian tak terpisahkan dari diri kita sendiri. Saat kita mulai merawat diri secara fisik, mental, emosional, dan spiritual, pada saat yang sama kita juga sedang merawat bumi. Alih-alih saling menghakimi, mari kita bayangkan bumi sebagai ruang aman di mana setiap individu dapat bermain dengan penuh daya, menyuarakan suaranya dengan bebas, dan mengekspresikan bakat unik masing-masing,” ujar Mrs. Dillah fasilitator dari Sekolah Ceria.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini bahwa keberhasilan sejati bukanlah sesuatu yang harus dicapai di luar sana, melainkan terletak pada esensi menjadi manusia yang utuh, penuh empati, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Sekolah Ceria Timoho merupakan bagian dari Ceria School yang berlokasi di Jl. Polisi Istimewa No. 2, Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta. Sekolah ini berkomitmen mendidik anak-anak dengan pendekatan holistik yang mengutamakan kreativitas, permainan, dan pembentukan karakter peduli lingkungan.
Promo
English Grammar But Make It Whimsical & Delulu-Free
Sebuah buku grammar bahasa Inggris yang inovatif dan penuh nuansa nostalgia kini telah resmi tersedia di platform Amazon Kindle. Berjudul Easy-Peasy English Grammar: Whimsy Yesteryear, buku ini menghadirkan pendekatan belajar tata bahasa Inggris yang ringan, menyenangkan, sekaligus membawa pembaca menyusuri “keindahan masa lalu” (whimsy yesteryear) melalui penjelasan yang mudah dicerna.
Dirancang khusus untuk membuat proses belajar grammar tidak lagi terasa membosankan, buku ini cocok bagi pelajar, mahasiswa, profesional, maupun siapa saja yang ingin mengasah kemampuan berbahasa Inggris dengan cara yang lebih santai dan berkesan.
Penulis buku ini berhasil menyajikan materi grammar secara “easy-peasy” – sangat mudah – tanpa mengorbankan kedalaman pengetahuan. Dari dasar-dasar parts of speech, struktur kalimat, tenses, hingga aturan tata bahasa yang sering membingungkan, semuanya dibungkus dengan sentuhan cerita nostalgia dan ilustrasi yang whimsical.
Pendekatan unik ini diharapkan dapat membantu pembaca tidak hanya memahami aturan, tetapi juga merasakan keindahan dan sejarah di balik bahasa Inggris, sehingga proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan melekat di ingatan.
Keunggulan utama buku Easy-Peasy English Grammar: Whimsy Yesteryear terletak pada gaya penulisannya yang ringkas namun kaya contoh, serta format digital Kindle yang memudahkan akses kapan saja dan di mana saja.
Pembaca dapat langsung membuka buku di ponsel, tablet, atau e-reader tanpa perlu menunggu pengiriman fisik. Buku ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang ingin belajar grammar secara mandiri, mempersiapkan ujian TOEFL/IELTS, atau sekadar meningkatkan kepercayaan diri saat berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris.
Dengan rilisnya buku ini di Amazon Kindle, penulis berharap dapat menjangkau lebih banyak pembaca di Indonesia dan mancanegara yang selama ini merasa kesulitan atau bosan dengan buku grammar konvensional. “Belajar grammar tidak harus kaku dan menakutkan. Dengan sentuhan whimsy dari masa lalu, siapa pun bisa menikmati prosesnya,” ujar penulis Joriah Anwar.
Buku Easy-Peasy English Grammar: Whimsy Yesteryear kini sudah dapat dibeli dan diunduh secara langsung melalui Amazon Kindle dengan link berikut: https://www.amazon.com/Easy-Peasy-English-Grammar-Whimsy-Yesteryear/dp/B0GXFZQ341
Promo
Macam-macam Hak Atas Tanah Menurut UUPA
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 (UUPA) menetapkan sistem hak atas tanah yang bersifat limitatif dan terbuka. Pasal 16 ayat (1) UUPA secara tegas menyatakan:
“Hak-hak atas tanah sebagai yang dimaksud dalam pasal 4 ayat (1) ialah:
a. hak milik,
b. hak guna-usaha,
c. hak guna-bangunan,
d. hak pakai,
e. hak sewa,
f. hak membuka tanah,
g. hak memungut hasil hutan,
h. hak-hak lain yang tidak termasuk dalam hak-hak tersebut di atas yang akan ditetapkan dengan undang-undang serta hak-hak yang sifatnya sementara sebagai yang disebutkan dalam pasal 53.”
UUPA membagi hak atas tanah menjadi 3 kelompok:
Hak tetap (berlaku selama UUPA masih berlaku).
Hak yang akan ditetapkan dengan undang-undang.
Hak sementara (Pasal 53) yang bersifat feodal dan akan dihapuskan.
Tips praktis: Saat memeriksa sertifikat tanah, pastikan hak yang tercantum termasuk dalam Pasal 16. Jika tidak, hak tersebut bisa batal demi hukum.
Bagaimana pendapat Anda? Tulis di komentar jenis hak atas tanah yang paling sering Anda jumpai dalam praktik!
*Jika Anda ingin berkonsultasi mengenai Pertanahan dan perijinannya, hubungi 085868179298*

