Connect with us

Travel

Sambut Ramadhan 2025 dengan Promo Spesial dari ibis Styles Yogyakarta

Published

on

Yogyakarta, 5 Maret 2025 – Menyambut bulan suci Ramadhan 2025, ibis Styles Yogyakarta kembali menghadirkan promo spesial yang sayang untuk dilewatkan. Dengan tema “Kuliner Ramadhan”, hotel ini menawarkan paket berbuka puasa All You Can Eat yang dapat dinikmati di dua lokasi istimewa: Streats Resto dan Skybar Rooftop di lantai tujuh.

Paket berbuka puasa di Streats Resto dibanderol dengan harga Rp 138.000, sementara di Skybar, Anda dapat menikmati hidangan dengan harga Rp 150.000 net. Menu “Kuliner Ramadhan” disajikan dalam bentuk buffet dan live cooking, menawarkan berbagai pilihan hidangan mulai dari takjil, hidangan pembuka, hidangan utama, hingga dessert. Sentuhan cita rasa Nusantara hingga Timur Tengah akan memanjakan lidah Anda.

Menariknya, setiap pembelian paket berbuka puasa juga berkontribusi dalam program donasi. Sebesar Rp 5.000 dari setiap pembelian akan disalurkan kepada yayasan ATFAC, sebagai bagian dari komitmen ACCOR dalam program Corporate Social Responsibility selama bulan Ramadhan. Ini adalah kesempatan untuk menikmati hidangan lezat sambil berbagi kebaikan.

Pengalaman berbuka puasa di Skybar, rooftop ibis Styles Yogyakarta, menawarkan pemandangan indah saat matahari terbenam. Chef Sugiyanto dan timnya telah menyiapkan hidangan istimewa seperti Lamb Briyani, BBQ Corner Special Beef, dan aneka hidangan dari Indonesian Stall seperti Soup Ayam Klaten dan Seblak. Semua ini disajikan dengan konsep live cooking yang menambah keseruan berbuka puasa Anda.

Di Streats Resto, yang terletak di lantai satu, tamu dapat menikmati sajian seperti Lamb Briyani, Salad Bar, Soup Corner, dan menu khas Indonesia seperti Bakso Kerikil dan Mie Ayam. Dengan konsep All You Can Eat, hidangan ini tersedia mulai pukul 17.00 hingga 20.00 WIB. Ada juga promo spesial “Pembelian 10, Free 1” yang memungkinkan Anda mendapatkan 1 paket berbuka puasa gratis dengan setiap pembelian 10 paket.

Selain itu, ibis Styles Yogyakarta juga menawarkan paket menginap dengan harga spesial Rp 749.000 per malam untuk tipe kamar superior. Harga ini sudah termasuk sarapan atau sahur, serta paket berbuka puasa di Skybar. Untuk informasi lebih lanjut dan reservasi, Anda dapat menghubungi 0817-0307-8989.

Travel

Bikin Matcha di Rumah Nggak Gagal Lagi, Ini 4 Tips dari Matcha Expert

Published

on

By

Matcha memang lagi jadi favorit, mulai dari yang diminum di kafe sampai yang dicoba bikin sendiri di rumah. Tapi, ternyata bikin matcha yang enak nggak semudah nge-brew kopi sachet. Ada teknik dan detail kecil yang bisa bikin hasilnya pahit kalau salah langkah.

Head Tearista Matchaya Indonesia, Ziyan, membagikan tips praktis supaya matcha buatan rumah tetap segar, berbuih halus, dan punya rasa umami. Berikut panduannya yang bisa langsung kamu coba.

1. Wajib Punya Chasen

Buat kamu yang baru mau mulai, nggak perlu langsung borong alat matcha yang lengkap. Ziyan menekankan bahwa alat paling penting sebenarnya hanya satu: chasen atau pengocok bambu khusus matcha.

“Kebanyakan orang-orang yang fomo bikin matcha itu terlalu fokus sama perlatan. Sebenarnya nggak perlu terlalu banyak. Kayak bowl (mangkuk) itu bisa apa saja, timbangan, seringan, semuanya nggak terlalu penting. Intinya, harus punya chasen,” ujarnya saat ditemui tim detikFood di Matchaya Gandaria City.

Kalau mengocoknya pakai alat yang kurang tepat, matcha bisa gagal berbuih dan rasanya jadi pahit. Jadi, chasen adalah investasi pertama yang paling worth it.

2. Pilih Bubuk Matcha yang Tepat

Jangan asal beli bubuk hijau, ya. Matcha punya banyak jenis, mulai dari culinary sampai ceremonial. Untuk diminum langsung, Ziyan menyarankan memilih matcha ceremonial.

“Matcha ceremonial itu dari daun yang paling atas, paling muda. Penanamannya juga melalui proses shading sehingga pembentukan klorofilnya memang maksimal,” jelasnya.

Cara paling gampang mengenali matcha yang bagus adalah dari warnanya. Pilih yang hijau gelap dan cerah, bukan yang hijau muda atau kekuningan.

3. Perhatikan Suhu Air

Ini kesalahan yang paling sering terjadi: pakai air terlalu panas. Padahal, panas berlebih bisa merusak rasa asli matcha dan membuatnya terasa pahit.

Ziyan menyarankan suhu air sekitar 70 derajat Celsius, atau yang hangat kuku. “Matcha itu nggak bisa pakai suhu yang terlalu panas. Maksimal banget 74 derajat celcius agar rasanya umami, nggak pahit, dan lebih segar,” ujarnya.

4. Kocok dengan Teknik yang Benar

Mengocok matcha bukan soal lama, tapi soal teknik. Pertama, pastikan chasen menyentuh dasar wadah untuk melarutkan bubuk matcha dengan air.

Setelah itu, kocok dengan chasen dalam posisi mengambang dan gerakan secepat mungkin sampai matcha berbuih halus. Semakin tepat tekniknya, warna matcha akan semakin gelap dan rasanya makin segar tanpa rasa pahit.

Jadi, kunci matcha anti gagal sebenarnya sederhana: punya chasen, pilih matcha ceremonial, jaga suhu air, dan kocok dengan teknik yang benar. Dengan empat langkah ini, kamu bisa bikin matcha kafe-quality langsung dari dapur.

Continue Reading

Travel

Naik Kereta Bisa Lebih “Me Time”: KAI Siapkan Kursi Ekstra Diskon 50 Persen

Published

on

By

Jakarta – Buat kamu yang sering merasa perjalanan kereta terasa kurang privat, kabar ini bisa jadi kabar baik. PT Kereta Api Indonesia (KAI) sedang menyiapkan layanan extra seat atau kursi tambahan dengan potongan harga 50 persen. Intinya, penumpang berpeluang membeli kursi kosong di sebelahnya supaya perjalanan terasa lebih lega, tenang, dan bebas dari rasa sesak.

Program ini direncanakan mulai diperkenalkan pada periode Natal dan Tahun Baru atau Nataru 2026/2027. Direktur Komersial KAI, Dendy Kurniawan, menyebut pihaknya masih menyelesaikan platform pendukung agar layanan tersebut bisa segera dijalankan. Jadi, bukan cuma soal beli tiket, tapi juga soal menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman.

Layanan ini diproyeksikan cocok bagi penumpang yang ingin punya ruang lebih, terutama saat menempuh perjalanan jauh selama tiga hingga lima jam atau lebih. KAI juga menyebut fasilitas ini relevan bagi penumpang yang ingin perjalanan lebih tenang, termasuk mereka yang mengidentifikasi diri sebagai introvert. Jadi, kalau kamu tipe orang yang butuh “me time” di perjalanan, opsi ini layak ditunggu.

Tapi tenang, ini bukan berarti semua kereta akan langsung menyediakan kursi ekstra. KAI akan memilih rute atau relasi tertentu dengan mempertimbangkan tingkat keterisian penumpang. Artinya, kalau suatu perjalanan memang sudah penuh, kursi tambahan kemungkinan besar tidak akan tersedia.

Untuk cara belinya, mekanismenya direncanakan mirip pembelian tiket daring biasa. Perbedaannya, nama pengguna kursi tambahan harus didaftarkan sejak awal transaksi. Ketentuan ini dibuat untuk mencegah penyalahgunaan tiket, termasuk praktik calo yang membeli tiket dalam jumlah besar lalu menjualnya kembali.

Sampai berita ini diturunkan, KAI belum mengumumkan daftar kereta, rute, maupun detail teknis penggunaan extra seat. Jadi, calon penumpang masih perlu menunggu pengumuman resmi sebelum berencana mengunci kursi sebelah. Sementara itu, KAI juga tengah menghadirkan berbagai layanan lain seperti Nusantara Explorer, Warteg on Train, KAILA, serta Rame Deals untuk memperkaya pengalaman naik kereta.

Continue Reading

Travel

Soft Launching Bukan Berarti Sembunyiin Pacar, Cek Tipsnya Dulu

Published

on

By

Baru jadian memang sering bikin deg-degan, apalagi soal unggahan di media sosial. Kamu mungkin belum siap pamer wajah pasangan, tapi tetap ingin menunjukkan kalau kalian sedang bahagia. Nah, soft launching jadi pilihan yang sering dipakai—misalnya upload foto tangan, punggung, atau suasana kencan tanpa memperlihatkan wajah secara jelas.

Meski terlihat simpel, cara ini tetap perlu dikomunikasikan dengan pasangan. Tanpa kesepakatan yang jelas, unggahan yang kamu anggap manis bisa jadi sumber salah paham. Berikut tiga tips agar soft launching tetap terasa sehat dan menyenangkan, dikutip dari penelitian Travers di Psychology Today.

1. Bicara Terbuka Sejak Awal

Jangan anggap pasangan otomatis paham alasanmu memilih soft launching. Ceritakan dengan jujur kenapa kamu belum ingin menampilkan hubungan secara terbuka di media sosial.

Kalau tidak dibahas, pasangan bisa merasa tidak dihargai, malu, atau bahkan merasa hubungannya tidak dianggap serius. Komunikasi yang terbuka membantu kalian berada di halaman yang sama sejak awal.

2. Jelaskan Makna di Balik Unggahan

Setiap foto yang diunggah biasanya punya alasan. Mungkin kamu ingin menandakan sedang bahagia, tapi belum merasa perlu memamerkan hubungan secara penuh.

Pastikan pasangan tahu sudut pandangmu, bukan menebak sendiri. Jangan mengambil keputusan sepihak—pastikan kalian sama-sama nyaman dan sepakat dengan makna di balik unggahan tersebut.

3. Sepakati Batasan yang Jelas

Soft launching tetap butuh batasan. Misalnya, hanya memperlihatkan punggung, tangan yang saling menggenggam, atau suasana dinner tanpa wajah yang terlihat.

Bahas batasan itu bersama supaya tidak ada yang merasa tersinggung. Kesepakatan kecil seperti ini bisa menjaga kepercayaan dan mencegah konflik yang tidak perlu.

Pada akhirnya, soft launching bukan soal menyembunyikan pasangan, melainkan soal menghormati privasi dan kenyamanan satu sama lain. Selama komunikasinya jalan dan batasannya jelas, unggahan manis kalian bisa tetap terasa spesial tanpa drama.

Continue Reading

Trending