Connect with us

Shopping

Valentine’s Day di ARTOTEL Yogyakarta

Published

on

Hari Kasih Sayang atau Valentine’s Day yang diperingati setiap tanggal 14 Februari merupakan salah satu hari yang berkesan bagi sebagian besar masyarakat karena identik dengan romantic dinner bersama pasangan. Namun, semakin berjalannya waktu Valentine’s Day tidak hanya menjadi momen untuk dirayakan bersama pasangan saja tetapi juga bersama teman dekat maupun keluarga. Oleh karena itu, ARTOTEL Group kembali hadirkan promo menarik khusus di momen penuh kasih sayang, baik promo menginap maupun food and beverages.

Khusus di ARTOTEL Yogyakarta tersedia paket menginap dengan judul I Adore Mi Amor yang memiliki dua paket menginap diantaranya adalah “Fly Me To The Moon” dengan harga Rp 930.000/net/room/night yang sudah termasuk dengan sarapan untuk 2 orang, spa couple, serta eksklusif dekorasi valentine pada kamarnya dan “Wine I See You Smile” dengan harga Rp 1.105.000/net/room/night yang sudah termasuk dengan sarapan untuk 2 orang, special selection 1 bottle of red wine, serta eksklusif dekorasi valentine pada kamar. Promo ini dapat dipesan melalui website resmi di artotelgroup.com.

Sedangkan untuk promo food and beverages, ROCA Restaurant dan Slide Bar Yogyakarta menawarkan “Munch What’s Mine” yang merupakan paket set menu romantic dinner dimana paket ini dapat dinikmati dengan harga Rp 500.000 net/couple dan sudah termasuk special selection of red wine dari ROCA dan juga Slide Bar Yogyakarta.

Valentine’s Day di ARTOTEL Yogyakarta juga akan terasa semakin berkesan dengan adanya kegiatan acara bertajuk “Path Interwind” yang berkolaborasi dengan Dig Project dan dapat diikuti oleh para tamu dengan mengajak pasangan maupun teman tanpa dipungut biaya apapun.

“Di momen Valentine’s Day ini tentunya ARTOTEL Group tidak hanya fokus kepada promosi kamar dan F&B saja, kami juga ingin para tamu kami bisa mendapatkan pengalaman yang berbeda dan berkesan ketika menghabiskan momen ini di hotel-hotel kami. Kami berharap para tamu bisa menikmati seluruh rangkaian promo dan acara yang kami siapkan secara spesial,” imbuh Yulia Maria selaku Director of Marketing Communications ARTOTEL Group Andre Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta menambahkan, “momen Valentine 2023 kali ini ARTOTEL Yogyakarta ingin membagi kehangatan melalui promo kamar, promo food and beverage serta event yang dapat dihadiri oleh siapapun sehingga para tamu bisa menikmati hari Valentine ini dengan penuh cinta dan suka cita dengan keluarga maupun teman di ARTOTEL Yogyakarta.”

Disamping promo kamar serta food and beverages, momen Valentine’s Day juga dimanfaatkan oleh ARTOTEL Yogyakarta untuk melakukan aksi sosial sebagai bentuk berbagi kasih sayang kepada sesama yang membutuhkan. Adapun kegiatan sosial tersebut yaitu Cooking Class dengan mengundang anak-anak penderita kanker dari Yayasan Astagina Adi Cahya untuk mendekorasi cupcake bersama 14 Februari 2023 mendatang.

Keuntungan tambahan dan eksklusif terkait promo Valentine’s Day ini juga dapat dinikmati oleh para para tamu yang telah bergabung sebagai member dari program loyalty ARTOTEL Circle. Dimana tamu akan mendapatkan tambahan diskon sebesar 10% untuk menginap dan 15% untuk food & beverages jika melakukan transaksi langsung di aplikasi ARTOTEL Circle yang dapat diunduh di Google Store maupun App Store.

Perbankan

Uang Jajan Cepat Habis? Ini 5 Tips Hemat Ala Gen Z Biar Dompet Tetap Aman

Published

on

By

Uang jajan baru masuk, tapi kok udah tipis sebelum akhir bulan? Tenang, kamu nggak sendirian. Antara bayar kos, makan, transportasi, kuota, dan godaan checkout saat midnight sale, uang bisa langsung “menghilang” tanpa sadar.

Nongkrong bareng teman, beli kopi kekinian, atau lihat diskon di aplikasi belanja memang menggoda. Tapi hemat bukan berarti hidup susah atau nggak boleh seneng-seneng. Intinya, atur dulu kebutuhan, baru nikmati keinginan. Berikut lima tips simpel biar uang jajan nggak cepat habis.

  1. Bagi Uangnya Sejak Awal

Begitu uang jajan masuk, jangan langsung checkout atau ajak teman nongkrong. Pisahkan dulu untuk kebutuhan penting: makan, transportasi, kuota, dan keperluan kuliah.

Cara gampangnya, bagi uang per minggu. Jadi kamu tahu berapa yang boleh dipakai tiap minggu, dan nggak sampai tanggal 15 uangnya sudah habis.

Sisihkan juga sedikit untuk tabungan darurat atau hiburan. Boleh nongkrong, boleh beli kopi, asal jumlahnya sudah kamu batasi dari awal.

  1. Catat Pengeluaran Sekecil Apa Pun

Beli minuman Rp15 ribu atau cemilan Rp10 ribu memang terasa sepele. Tapi kalau hampir tiap hari, dalam sebulan bisa jadi ratusan ribu.

Cukup catat di notes HP atau pakai aplikasi pencatat keuangan. Yang penting konsisten, bukan harus pakai aplikasi yang ribet.

Setelah beberapa hari, cek catatanmu. Kamu bakal kaget lihat kebiasaan apa yang paling banyak “makan” uang, lalu mulai kurangi pelan-pelan.

  1. Jangan Langsung Checkout Karena Diskon

Diskon, gratis ongkir, dan cashback memang bikin seneng. Tapi ingat: barang murah tetap jadi pengeluaran kalau sebenarnya nggak kamu butuhkan.

Sebelum checkout, tanya dulu: “Ini kebutuhan atau cuma keinginan sesaat?” Kalau masih ragu, simpan dulu keranjangnya selama 24 jam.

Biasanya setelah ditunda, kamu jadi sadar kalau barang itu nggak terlalu penting. Dompet pun selamat.

  1. Kurangi Makan di Luar, Coba Bekal atau Masak Bareng

Makan di luar atau pesan online memang praktis, tapi harganya bisa jauh lebih mahal dibanding makan di rumah atau kos. Kalau dilakukan terus, pengeluaran makan bisa jadi yang paling besar.

Coba bawa bekal beberapa hari dalam sepekan, atau masak bareng teman satu kos. Selain lebih hemat, biasanya juga lebih sehat dan bisa jadi momen seru bareng teman.

Kalau memang ingin makan di luar, pilih sesekali saja dan tetap sesuai budget. Nikmati tanpa harus merasa bersalah.

  1. Nongkrong Boleh, Tapi Ada Batasnya

Nongkrong bareng teman itu penting untuk melepas penat dan jaga pertemanan. Tapi kalau tiap hari dan selalu di tempat mahal, uang bisa cepat habis.

Tetapkan batas, misalnya nongkrong satu atau dua kali sepekan. Pilih tempat yang lebih ramah di kantong, seperti nongkrong di kos, taman, kampus, atau tempat yang punya menu murah.

Nggak perlu malu bilang sedang hemat. Teman yang baik pasti paham, bahkan mungkin ikut ikut hemat juga.

Hemat itu bukan soal pelit, tapi soal tahu prioritas. Kebutuhan dulu, keinginan boleh, asal terukur.

Mulai dari hal kecil: bagi uang, catat pengeluaran, tunda checkout, bawa bekal, dan atur nongkrong. Konsisten saja, dompetmu akan jauh lebih aman sampai akhir bulan.

Continue Reading

Events

Coway Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Hadirkan Water Station di Masjid dan Stasiun Jelang Lebaran

Published

on

By

Menjelang Ramadan dan musim mudik Lebaran, kebutuhan akan akses air minum bersih yang mudah dijangkau semakin meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat. Menjawab kebutuhan tersebut, Coway megadarra lebih dari 50 Coway Water Station yang tersebar di berbagai ruang publik strategis, mulai dari masjid hingga titik transportasi utama, guna membantu masyarakat menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa dan menempuh perjalanan mudik.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Coway dalam mendukung keberlanjutan serta memperluas akses masyarakat terhadap air minum yang aman dan berkualitas. Sebagai The First Halal Water Purifier from Korea, Coway juga turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya SDG 6 Clean Water and Sanitation melalui penyediaan air minum bersih di ruang publik.

Coway Water Station sengaja ditempatkan di lokasi-lokasi strategis agar mudah diakses oleh masyarakat yang sedang beraktivitas maupun melakukan perjalanan jauh. Hal ini sangat penting mengingat selama Ramadan, tubuh tetap kehilangan cairan melalui proses metabolisme, pernapasan, dan keringat meskipun sedang berpuasa. Penelitian dalam jurnal Frontiers in Nutrition menunjukkan bahwa asupan cairan masyarakat selama Ramadan sering kali berada di bawah rekomendasi harian, sehingga dapat memengaruhi tingkat energi dan konsentrasi, terutama bagi yang mudik.

“Bulan Ramadan dan musim mudik merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia di mana mobilitas meningkat dan kebutuhan akan akses air minum bersih menjadi semakin relevan,” ujar Tony Cho, President Director Coway Indonesia. “Melalui Coway Water Station, kami ingin memudahkan masyarakat mendapatkan air minum berkualitas sekaligus mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan.”

Di wilayah Jabodetabek dan Bandung, Coway Water Station telah tersedia di berbagai masjid besar seperti Masjid Dzunnuraini Bogor (Rest Area KM 45A), Masjid Raya Al-Musyawarah, Masjid Raya Sunda Kelapa, Masjid Raya Al-Azhar Bintaro, Masjid Al-Jabar ITB Bandung, serta puluhan masjid lainnya. Fasilitas ini juga hadir di titik transportasi ramai seperti Stasiun Gambir, Stasiun Senen, Stasiun Jakarta Kota, Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3, serta berbagai stasiun LRT Jabodebek.

Selain itu, Coway Water Station juga dapat ditemukan di stasiun-stasiun utama di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur, termasuk Stasiun Bandung, Stasiun Cikampek, Stasiun Solo Jebres, Stasiun Jogjakarta, Stasiun Malang, dan Stasiun Gubeng. Dengan kehadiran fasilitas ini, Coway berharap dapat membantu masyarakat menjalani Ramadan dan perjalanan mudik dengan lebih sehat, bugar, dan tenang.

Continue Reading

Events

JIFFINA 2026 Resmi Digelar, Indonesia Siap Jadi Pusat Sourcing Eco Lifestyle Products Dunia

Published

on

By

Yogyakarta, 4 Maret 2026 – JIFFINA 2026 (Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia) kembali digelar sebagai pameran furnitur dan kerajinan berskala internasional yang mempertemukan produsen, buyer, desainer, serta pelaku industri kreatif dari berbagai negara. Memasuki edisi ke-10, event tahunan ini semakin menegaskan posisinya sebagai pusat sourcing eco lifestyle products Indonesia yang kompetitif dan siap menjawab kebutuhan pasar global. JIFFINA 2026 akan diselenggarakan pada 7–10 Maret 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta.

Mengusung tema “The Right Sources for the Eco Lifestyle Products”, JIFFINA 2026 memperkuat peran strategisnya sebagai platform bagi brand dan produsen yang mengedepankan keberlanjutan, inovasi desain, serta standar kualitas internasional. Tema ini menjadi jawaban atas tren global yang semakin menuntut produk ramah lingkungan tanpa mengorbankan estetika dan fungsionalitas. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang transaksi, melainkan wadah kolaborasi internasional untuk mengembangkan eco lifestyle products yang kian diminati buyer dunia.

Sebagai event business-to-business (B2B), JIFFINA 2026 menghadirkan beragam kategori produk mulai dari furnitur, home décor, kerajinan (craft), hingga perlengkapan rumah tangga berbasis material alami dengan proses produksi ramah lingkungan. Ratusan exhibitor dari seluruh Indonesia akan memamerkan karya terbaiknya, menjadikan JIFFINA sebagai one-stop sourcing destination bagi buyer internasional yang mencari produk berkualitas tinggi dan berkelanjutan.

Salah satu exhibitor yang turut serta adalah KWaS (Wooden Kitchenware & Sustainable Living). Brand asal Indonesia ini fokus pada pengembangan wooden kitchenware dan produk lifestyle berbahan kayu jati bersertifikasi FSC 100% serta berstandar food grade. Kehadiran KWaS sekaligus menjadi momentum strategis untuk memperluas penetrasi pasar ekspor melalui pengenalan konsep KWaS Omah Kayoe kepada buyer global.

Dalam ajang ini, KWaS Omah Kayoe menghadirkan rangkaian produk unggulan dengan nilai utama awet, kuat, dan ramah lingkungan. Setiap item diproses melalui kontrol kualitas ketat menggunakan material legal dan berkelanjutan, sehingga tidak hanya unggul dari segi estetika dan fungsi, tetapi juga bertanggung jawab terhadap kelestarian alam. Komitmen ini selaras dengan semangat JIFFINA 2026 dalam mendorong pertumbuhan industri eco lifestyle products yang beretika dan berdaya saing tinggi.

Partisipasi KWaS bersama ratusan exhibitor lain semakin memperkuat ekosistem JIFFINA sebagai hub industri kreatif berbasis sustainability. Melalui penyelenggaraan ini, Indonesia kembali menunjukkan potensinya sebagai pusat produksi eco lifestyle products berkualitas dunia. Kehadiran KWaS Omah Kayoe menjadi bukti nyata upaya kolektif menjadikan produk lokal sebagai pilihan utama buyer internasional yang mengutamakan kualitas, desain, dan keberlanjutan.

Continue Reading

Trending