Travel
ARTOTEL Group Terapkan Protokol New LiveStyle
Setelah terjadinya Pandemi Covid 19 yang melanda dunia sejak awal tahun 2020, kini manusia harus melakukan adaptasi pola hidupnya dengan gaya hidup baru agar terhindar dari Covid-19. Adaptasi yang dilakukan oleh ARTOTEL Group dalam menyambut era new normal pasca pandemi adalah dengan meluncurkan prosedur dan protokol kesehatan yang diterapkan dengan nama ‘’NEW LIFESTYLE’’.
‘’NEW LIFESTYLE’’ sebagai komitmen dari ARTOTEL Group untuk menjamin keselamatan, kesehatan, dan kenyamanan para stakeholdernya (tamu, karyawan, dan klien / vendor) selama berada di hotel dengan menerapkan prosedur dan protokol kesehatan yang sesuai dengan arahan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan juga pemerintah daerah setempat dimana lokasi hotel berada. Program ‘’NEW LIFESTYLE’’ dari ARTOTEL Group menitik beratkan pada 3 tagline utama, yaitu re-NEW, re-FRESH, dan re-START, yang berlaku di semua properti yang dikelola oleh ARTOTEL Group.
re-NEW merupakan komitmen ARTOTEL Group untuk meningkatkan standard higienitas dan protokol kebersihan semua properti. Para karyawan akan mendapatkan penyuluhan dan sertifikasi higienitas yang wajib diterapkan dalam menjalankan tugasnya. re-NEW juga mencakup penerapan standar baru untuk kamar yang sudah dibersihkan dimana kamar tamu terkunci dengan baik dan tidak dapat diakses kembali sejak dibersihkan dan di-sanitasi dengan baik, sehingga para tamu yakin bahwa kamar mereka telah dibersihkan dan di-disinfektan dengan seksama.
re-FRESH merupakan upaya ARTOTEL Group untuk meningkatkan frekuensi pembersihan dengan disinfektan di area yang padat dengan lalu lintas orang termasuk lobi, restoran, ruang pertemuan, area rekreasi, toilet umum, lift, dan area karyawan. Para karyawan diwajibkan untuk meningkatkan cara membersihkan kamar tamu termasuk aksesoris yang berada di dalam kamar seperti televisi, perangkat remote control, meja, gagang pintu, lampu, meja, telepon, keypad, toilet, keran dan wastafel, bak dan pancuran.
re-START merupakan upaya ARTOTEL Group untuk terus mengingatkan para tamu agar mempraktekkan standard kesehatan di era baru seperti wajib mengenakan masker selama berada di area publik, menjaga jarak minimal 1meter dengan pengunjung lainnya dan jarak antar meja di restoran, tiap properti akan meyediakan hand sanitizer di area publik dan memberikan ruang untuk mengantri saat check-in. Semua staf ARTOTEL Group telah diinstruksikan untuk mencuci tangan, atau menggunakan gel pembersih tangan, setiap 20 menit (selama 20 detik) setelah melakukan kegiatan – kegiatan yang menyentuh fasilitas publik.
Dengan program “NEW LIFESTYLE”, ARTOTEL Yogyakarta sangat antusias untuk menyambut kedatangan para tamu dengan menyajikan berbagai promo menarik. Promo-promo yang sedang berlangsung di ARTOTEL Yogyakarta terdiri dari :
Promo kamar, Re-start Room, dengan potongan harga 60% Studio 23, IDR 300.000 net/kamar/malam termasuk dengan breakfast 2 pax
Promo F&B, Half The Price, dengan potongan harga 50% untuk beberapa menu makanan dan minuman di ROCA
Promo Immune Remedy, yang menawarkan harga spesial untuk semua menu makanan dan minuman sehat.
Erastus Radjimin, CEO ARTOTEL Group menambahkan, ‘’NEW LIFESTYLE merupakan cara ARTOTEL Group untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada para tamunya, terutama memberikan rasa aman dan nyaman selama berada di properti ARTOTEL Group pada masa yang sulit saat ini. Dengan tagline re-NEW, re-FRESH, dan re-START, kami ingin memulai kembali semua aktifitas perhotelan kami yang penuh dengan kreatifitas seperti sedia kala namun dengan gaya hidup baru, yaitu dengan memperhatikan prosedur protokol kesehatan dan kebersihan yang lebih intensif dan jauh lebih baik. Secara lengkap, komitmen kami dapat dibaca melalui tautan yang sudah kamu unggah ke situs www.artotelgroup.com di: https://artotelgroup.com/our-commitment-toward-new-lifestyle. Kami sudah tidak sabar untuk berjumpa kembali dengan para tamu di era “NEW LIFESTYLE” ini.”
Travel
KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta Tambah 4 Perjalanan Selama Isra Mi’raj
KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta menambah 4 perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur selama libur panjang Isra Mi’raj pada 16-18 Januari 2026. Total perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur menjadi 31 kali sehari, sementara Commuter Line Prameks tetap 10 perjalanan per hari.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan penambahan ini untuk meningkatkan layanan dan mengantisipasi lonjakan pengguna. “Kami siapkan lebih banyak perjalanan agar masyarakat bisa bepergian dengan nyaman saat libur panjang,” kata Karina.
Prediksi menunjukkan volume pengguna mencapai 32-34 ribu orang per hari, naik 35-40% dibanding hari libur akhir pekan biasa yang hanya 23-25 ribu orang. Lonjakan ini terkait libur sekolah dan mobilitas wisata ke wilayah Yogyakarta, Klaten, serta Solo.
Jadwal operasional: Dari Palur ke Yogyakarta ada 15 perjalanan mulai pukul 05.00-20.42 WIB. Dari Yogyakarta ke Palur ada 16 perjalanan mulai pukul 05.05-22.35 WIB. Untuk Prameks, keberangkatan Yogyakarta ke Kutoarjo mulai pukul 06.40-18.05 WIB, dan sebaliknya dari Kutoarjo ke Yogyakarta mulai pukul 05.10-18.45 WIB.
KAI Commuter menyiagakan petugas keamanan dan kesehatan di stasiun serta kereta. Fasilitas seperti ruang tunggu terus ditingkatkan. Stasiun Yogyakarta diprediksi paling ramai (8-10 ribu pengguna/hari), diikuti Lempuyangan (4-5 ribu). Pengguna diimbau memilih Lempuyangan sebagai alternatif untuk ke Klaten-Solo, menjaga kebersihan, tidak duduk di lantai, dan memeriksa jadwal agar tidak menunggu lama atau terburu-buru.
Travel
Sleman Barat Kembangkan Pariwisata Berbasis Gotong Royong
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, SE sangat mengapresiasi acara Gelar Pentas Seni dan Potensi Budaya Kalurahan Sumberagung Kapanewon Moyudan yang berlangsung Minggu 28 September 2025 di Desa Wisata Taman Sendang Bandung Karang Sumberagung Moyudan Sleman Yogyakarta.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut Anggota Komisi B DPRD Provinsi DIY Yan Kurnia Kustanto, SE dan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sleman Bambang Sigit Sulaksono, ST. Danang Maharsa menyambut gembira atas munculnya desa wisata baru dikawasan Sleman Barat harapannya kedepan perkembangan pariwisata di kawasan Sleman Barat bisa lebih cepat lagi. Hal tersebut untuk mengantisipasi kedatangan wisatawan dari luar daerah maupun dari luar negeri akibat akses masuk ke Yogyakarta lebih luas dengan adanya exit toll dibeberapa titik diwilayah Kabupaten Sleman, serta semakin banyaknya peluang wisatawan yang masuk melalui jalur udara via Bandara YIA di Kulo Progo maupun jalur darat.
Perkembangan desa wisata tidak akan bisa optimal tanpa adanya budaya gotong royong dikalangan warga masyarakat. Oleh karena itu Danang Maharsa mengharapkan agar semangat gotong royong dikalangan warga masyarakat agar dipertahankan dan ditingkatkan lagi agar perkembangan desa wisata bisa berkembang secara optimal. Terlebih dari itu diharapkan agar pengelola dan warga masyarakat untuk menginventarisir potensi yang dimilikinya dalam rangka pengembangan desa wisata dalam rangka pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian warga masyarakat, diantaranya melalui pengembangan UMKM.
Sementara itu Ketua Panitia Gelar Pentas Seni dan Potensi Budaya Kalurahan Sumberagung Wasita, SS, MAP mengatakan bahwa Gelar Pentas Seni dan Potensi Budaya Kalurahan Sumberagung tahun 2025 merupakan fasilitasi dari Dana Keistimewaan DIY melalui pokir dewan. Menurutnya dengan adanya fasilitasi tersebut memberikan motivasi dan stimulasi bagi warga masyarakat khususnya pengelola desa wisata Taman Sendang Bandung untuk menggarap dan menampilkan potensi lokal yang ada di Kalurahan Sumberagung dalam rangka peningkatan perekonomian bagi warga masyarakat setempat.
Kali ini Gelar Pentas Seni dan Potensi Budaya Kalurahan Sumberagung menyajikan 3 (tiga) penampilan potensi Kalurahan Sumberagung yaitu kesenian tradisional dari Jathilan Pungjir Kaliduren Raya pimpinan Suprapto. Dalam kesempatan ini jathilan Pungjir yang masih mempertahankan corak alami dan tradisionalitasnya menyajikan tarian fragmen perjuangan Pangeran Diponegoro sesuai dengan kesejarahan yang melekat di Sendang Bandung yang berada di kawasan Desa Wisata Taman Sendang Bandung.
Selain itu juga dipentaskan potensi seni olah raga beladiri Tae Kwon Do yang diakulturasi dengan musik/ gamelan jawa serta keroncong modern dari Grup Keroncong Modern Naraswara dari Karang Sumberagung Moyudan Sleman. Wasita menambahkan bahwa kelompok-kelompok seni yang dipentaskan diacara tersebut juga sudah memperoleh pengakuan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sleman dalam bentuk nomor induk kebudayaan yang diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman.
Selain sajian potensi seni budaya lokal dalam event tersebut juga melibatkan berbagai jenis UMKM lokal dari Forum UMKM Kalurahan Sumberagung yang menjul berbagai jenis produk khas.
Terkait dengan Desa Wisata Taman Sendang Bandung, Wasita menambahkan bahwa konsep yang dikedepankan adalah pemberdayaan mayarakat yang akan mengangkat semua potensi yang ada diantaranya seni budaya, hortikultura, Kelompok Wanita Tani (KWT), pengelolaan sampah, peternakan, perikanan, dll. Sedangkan paket wisata yang ditawarkan oleh DesaWisata Taman Sendang Bandung meliputi paket live-in, gathering, meeting, outbond, parenting dan wedding. Informasi selengkapnya bisa dilihat disitus www.sendangbandung.com.
Promo
Libur Maulid Nabi, KAI Commuter Yogyakarta Tambah Jadwal Perjalanan Commuter Line
Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2025 yang jatuh setiap tanggal 4 September, KAI Commuter Area 6 Yogyakarta menghadirkan promo spesial bagi pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur. Pengguna yang melakukan isi ulang saldo Kartu Multi Trip (KMT) sebesar minimal Rp50.000 atau kelipatannya di Stasiun Tugu Yogyakarta, Solo Balapan, dan Palur akan mendapatkan satu buah tumbler eksklusif sebagai bentuk apresiasi.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, menjelaskan bahwa pemberian tumbler ini bukan hanya sebagai hadiah, tetapi juga dukungan nyata KAI Commuter terhadap gerakan kelestarian lingkungan dengan mengurangi sampah plastik dari minuman kemasan. KAI Commuter juga menyediakan water station untuk mengisi ulang air minum menggunakan tempat minum yang dibawa sendiri oleh para pengguna.
Mengantisipasi lonjakan pengguna selama libur panjang peringatan Maulid Nabi, KAI Commuter Area 6 Yogyakarta menambah empat perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur, menjadi 31 perjalanan per hari mulai 5 hingga 7 September 2025. Sementara untuk Commuter Line Prameks relasi Yogyakarta–Kutoarjo, akan dioperasikan 10 perjalanan setiap harinya pada periode libur panjang tersebut.
Dengan penambahan perjalanan ini, KAI Commuter berharap agar layanan transportasi massal mereka menjadi lebih efektif dan terjangkau, serta memudahkan masyarakat dan wisatawan menuju berbagai destinasi populer di Yogyakarta, Solo, dan Karanganyar. Hal ini diharapkan turut mendukung mobilitas yang ramah lingkungan dan nyaman bagi semua pengguna.
Joni Martinus mengimbau agar seluruh pengguna Commuter Line tetap mematuhi aturan yang ada demi kenyamanan bersama. “Kami mengingatkan agar pengguna menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak, menyiapkan perjalanan dengan baik, serta selalu mengikuti arahan petugas selama menggunakan layanan Commuter Line,” tutupnya.

