Connect with us

Tekno

Bekas CEO Schlumberger Beri Wawasan Bisnis di UGM

Published

on

Mantan CEO Schlumberger Indonesia dan pendiri Biru Peduli Foundation Ir. Ahmad Yuniarto, memberikan wejangan pada peserta Innovative Academy Batch 6 pada hari Sabtu (7/4) di gedung Entreprneurship Development Service (EDS) UGM, Asem Kranji, Sekip K7, Kampus UGM. Peserta Innovative Academy (IA) merupakan hasil seleksi dari program kewirausahaan dan inkubasi tingkat kampus UGM, mereka dilatih untuk merintis usaha startup.

Alumnus Teknik elktro UGM tahun 1986 ini mengatakan ada empat fase yang harus dilalui sebuah tim dalam merintis sebuah bisnis startup. Keempat fase tersebut adalah forming, storming, norming dan performing. Ia menyebutkan keempat fase itu harus dilalui dengan baik, apabila tidak bisa maka sebuah usaha bisnis akan bubar dengan sendirinya. “jika kita membentuk tim ada fase dan dimanika yang terjadi, semuanya harus dilalui,” katanya.

Saat membentuk tim, proses pengumpulan orang lain disebut tahap forming. Setelah tim terbentuk dan mulai bekerja bisanya akan memalui fase storming yakni munculnya konflik. “Di Fase ini yang terjadi adalah konflik atau friksi,” paparnya.

Konflik terjadi karena adanya dinamika dalam sebuah tim terkait dari peran masing-masing anggota tim dan tujuan bersama yang akan dicapai. Apabila dalam situasi ini antar anggota tim tidak solid bahkan tidak bisa menyelesaikan konflik tersebut maka akan sulit melalui fase selanjutnya.

Apabila berhasil, sebuah tim bisa memasuki fase selanjutnya yakni norming. “Fase ini didapat apabila anggota tim bisa mengesampingkan masalah dan mulai membuat kedekatan, membuat aturan sop dan proses,” paparnya.

Setelah fase norming dilalui, sebuan tim akan mulai menghasilkan prestasi kerja atau performing. Keberhasilan mengelola dinamika dalam tim menuurut Yubniartio maka sebuah sukses dalam fase performing. “Apabila bisa membawa masuk timnya ke tahap norming, baru bisa naik ke level performing,” katanya

Kepada puluhan peserta IA batch 6.0, ia menegaskan agar setiap anggota tim memiliki niat dan keyakinan untuk betuk-betul ingin terjun dalam bisnis start up. Keikutsertaan peserta inovative academy tidak cukup hanya untuk belajar dan mencari pengalaman. Menurutnya hal yang paling sulit dalam bisnis bukanlah urusan teknis namun pada kemampuan membangun relasi, komunikasi serta bisnis proses. “Jika niatnya datang ke sini hanya belajar dan cari pengalaman maka tidak ada keberhasilan anda dalam membangun startup,” tegasnya.

Seperti diketahui, pada Inovative Academy tahap ke-6 ini diikuti oleh 10 tim peserta yang tengah mulai merintis dan mambangun bisnis startup yakni kalikesia, kreasibilitas, wonderbee, rekanbisnis, wozmi, caltyfarm, carenusa, edutania, datector, dan eksporia. Para peserta IA 6 ini sudah mengikuti proses pelatihan dan mentoring selama 10 minggu dari 12 minggu. Para peserta nantinya akan dipilih sebagai kelompok startup yang potensial untuk mengikuti proses pengembangan bisnis selanjutnya dari pihak UGM dan Investor.

 

Tekno

Perkuat Fondasi Ekonomi Digital, IDCamp 2025 Hadirkan Dua Jalur Pembelajaran Khusus AI Engineer

Published

on

By

Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) telah menjadi pendorong utama transformasi global, menciptakan peluang ekonomi yang masif sekaligus menuntut kehadiran profesi krusial: AI Engineer. Profesi ini berperan vital dalam mengembangkan sistem cerdas yang mampu mendorong efisiensi, akurasi pengambilan keputusan, dan inovasi lintas industri. Namun, Indonesia saat ini menghadapi tantangan signifikan berupa kesenjangan talenta digital, khususnya di bidang engineering.

Data Persatuan Insinyur Indonesia (PII) mencatat jumlah engineer yang terdaftar baru mencapai sekitar 86.000 orang, dengan rasio 2.670 engineer per satu juta penduduk. Angka ini masih jauh di bawah negara-negara tetangga seperti Vietnam (9.000 per juta) dan Korea Selatan (25.000 per juta). Padahal, kebutuhan ideal untuk menopang pertumbuhan ekonomi digital nasional mencapai lebih dari 10.000 engineer per satu juta penduduk setiap tahunnya. Kesenjangan ini menjadi pengingat bahwa tanpa ketersediaan AI engineer yang memadai, Indonesia berisiko hanya menjadi pengguna teknologi, bukan pencipta inovasi.

Menjawab kebutuhan mendesak ini, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) secara konsisten mengambil peran strategis dalam mencetak talenta digital siap bersaing melalui program unggulannya, IDCamp 2025.

IDCamp 2025 Hadirkan Jalur Pembelajaran Khusus AI Engineer

IDCamp 2025 secara strategis mengintegrasikan dan menanamkan pembelajaran AI ke dalam kurikulum dasarnya. Tahun ini, Indosat meluncurkan dua kelas baru yang dirancang untuk melahirkan generasi baru talenta AI profesional Indonesia: AI Engineer dan Gen AI Engineer.

Jalur AI Engineer: Peserta akan menjalani pembelajaran intensif selama 440 jam, berfokus pada pengolahan data dan machine learning dari dasar hingga tingkat lanjut. Materi mencakup penguasaan Python, pemodelan end-to-end, evaluasi, dan proyek terapan untuk membangun solusi AI/ML yang aplikatif.

Jalur Generative AI Engineer: Dengan total durasi 456 jam, kurikulum ini menekankan pada pengembangan machine learning menggunakan TensorFlow, dikombinasikan dengan konsep Large Language Models (LLM) dan prompt engineering. Pembelajaran juga mencakup implementasi praktis seperti RAG (Retrieval-Augmented Generation), fine-tuning, dan prinsip responsible AI.

IDCamp 2025 menerapkan model pembelajaran self-paced yang fleksibel, dipadukan dengan pendekatan berbasis proyek dan sesi bimbingan dari fasilitator ahli, memastikan penguasaan kapabilitas praktis siap diterapkan di industri. Program ini juga diperkaya dengan bonus track unggulan, yaitu Cybersecurity bersama Cisco hingga level Advanced dan Automation bersama UiPath hingga level Intermediate.

Sejalan dengan semangat inklusivitas, IDCamp 2025 kembali menyelenggarakan Virtual Bootcamp untuk penyandang disabilitas, serta program pelatihan khusus bagi pengajar dan jurnalis untuk mengakselerasi literasi digital di seluruh lapisan masyarakat.

Vikram Sinha, President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyampaikan, “Talenta digital merupakan fondasi utama transformasi Indonesia di era global. Oleh karena itu, Indosat berkomitmen untuk membekali 2 juta talenta dengan kemampuan AI, memastikan mereka siap menghadapi masa depan. Didukung penuh oleh ekosistem mitra global kami, komitmen ini terwujud melalui peluncuran program IDCamp 2025.”

Lebih lanjut, Vikram menambahkan, “Dengan menyediakan akses inklusif ke pembelajaran digital, kami tidak hanya meningkatkan daya saing individu, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di peta ekonomi digital global, sejalan dengan tujuan besar kami untuk memberdayakan Indonesia.”

Melalui inisiatif ini, Indosat menegaskan komitmennya sebagai katalisator untuk mengakselerasi lahirnya talenta AI profesional di Indonesia. Sumber daya manusia AI yang kompeten akan menjadi motor penggerak nilai ekonomi baru melalui inovasi, efisiensi, dan solusi berbasis data, mewujudkan kemandirian dan kedaulatan digital bangsa.

Pendaftaran IDCamp 2025 masih dibuka hingga 27 Desember 2025 melalui situs resmi https://idcamp.ioh.co.id/

Continue Reading

Tekno

IM3 Siapkan 2.025 Hadiah Spektakuler di “Pesta Hadiah IMPoin 2025”

Published

on

By

Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui merek IM3 kembali memanjakan pelanggan setianya dengan meluncurkan program loyalitas tahunan, “Pesta Hadiah IMPoin 2025.” Program ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas kepercayaan jutaan pelanggan yang terus memilih IM3 dan IM3 Platinum untuk memenuhi berbagai kebutuhan digital mereka. Total 2.025 hadiah spektakuler telah disiapkan, menjadikannya salah satu program loyalty terbesar dari IM3.

Program Pesta Hadiah IMPoin 2025 akan berlangsung selama empat bulan penuh, mulai 1 September hingga 31 Desember 2025. Selama periode tersebut, pelanggan berkesempatan memenangkan hadiah utama (grand prize) yang sangat menggiurkan. Di antaranya termasuk 4 unit Mobil Listrik BYD M6 Standard, 4 unit Motor Listrik ALVA N3, 4 unit Samsung S25 Ultra 256GB, serta 4 unit Apple Watch 10. Selain itu, IM3 juga menyiapkan ribuan voucher belanja Blibli dan voucher HotelMurah.com sebagai hadiah eksklusif bulanan bagi Top 200 Spender.

Menurut Bilal Kazmi, Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, kehadiran Pesta Hadiah IMPoin 2025 ini merupakan wujud komitmen dan apresiasi atas loyalitas pelanggan. “Kami ingin agar setiap interaksi pelanggan dengan IM3 memberi pengalaman yang mengesankan, termasuk dengan simpelnya. Simpel itu IM3,” ujar Bilal Kazmi, menekankan filosofi kesederhanaan yang diusung oleh brand tersebut.

Sejalan dengan semangat “Simpel Itu IM3,” cara mengikuti program ini dirancang agar semakin mudah. Pelanggan cukup melakukan transaksi seperti aktivasi paket internet, membayar tagihan IM3 Platinum minimal Rp70.000, upgrade ke IM3 Platinum, atau mengaktifkan Kartu Perdana IM3. Setiap transaksi akan otomatis menghasilkan tiket undian yang dikirim via SMS atau dicatat dalam aplikasi MyIM3. Pelanggan juga dapat menukarkan 700 IMPoin di aplikasi MyIM3 untuk mendapatkan tiket tambahan, dengan peluang menang yang semakin besar seiring frekuensi transaksi.

Seluruh tiket undian pelanggan dicatat secara transparan dan dapat dipantau langsung di halaman Voucher Aktif aplikasi MyIM3. Para pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025 nantinya akan diumumkan melalui website resmi IM3, akun media sosial IM3, dan notifikasi personal via SMS/WhatsApp. Dengan ribuan hadiah yang menanti, IM3 mengajak seluruh pelanggan untuk terus bertransaksi dan tidak melewatkan kesempatan menjadi salah satu pemenang beruntung tahun ini. Informasi lebih lanjut tersedia di im3.id/pestahadiah.

Continue Reading

Tekno

XLSMART Bangun Kesadaran Ramah Lingkungan Melalui Program EcoFusion Sustainability Week

Published

on

By

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) sukses menyelenggarakan program EcoFusion Sustainability Week sebagai bentuk nyata dari komitmennya untuk “connect every Indonesian for a better life”. Program ini diangkat dengan tema sustainable fashion yang tidak hanya dekat dengan kehidupan sehari-hari, tetapi juga relevan dengan tren gaya hidup masa kini. Melalui kegiatan ini, perusahaan ingin membangun kesadaran dan kebiasaan berkelanjutan dalam seluruh lini karyawan.

Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2023 menunjukkan bahwa sampah tekstil menyumbang 2,87% dari total sampah nasional, atau sekitar 1,75 juta ton per tahun. Selain itu, industri tekstil juga dikenal sebagai salah satu sektor paling boros air, dengan konsumsi mencapai 93 miliar meter kubik per tahun, yang setara dengan 31 kali kapasitas Waduk Jatiluhur. Hal ini menegaskan pentingnya upaya pengelolaan limbah tekstil dan penerapan gaya hidup ramah lingkungan dalam sektor fashion.

Melalui EcoFusion Sustainability Week, XLSMART mengajak seluruh karyawan untuk lebih peduli terhadap pengelolaan limbah tekstil dan mendorong perubahan gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Merza Fachyz, Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSMART, menekankan bahwa keberlanjutan bisa dimulai dari langkah sederhana, termasuk dalam cara berbusana. “Fashion bukan sekadar penampilan, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan EcoFusion Sustainability Week berlangsung pada 19 hingga 22 Agustus 2025, meliputi workshop upcycling pakaian lama, talkshow inspiratif, bazaar produk ramah lingkungan, dan digital challenge. Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan edukasi sekaligus pengalaman praktis agar peserta dapat menerapkan gaya hidup berkelanjutan dalam kesehariannya. Acara ini juga menghadirkan mitra seperti Setali Indonesia dan ControlNew serta brand ramah lingkungan sebagai fasilitator dan peserta bazaar.

Hasil nyata dari program ini adalah lebih dari 400 potong pakaian dengan total berat sekitar 120 kg berhasil dialihkan dari potensi menjadi sampah tekstil untuk diolah kembali melalui upcycling dan dijual dalam thrift bazaar. Partisipasi aktif lebih dari 300 karyawan atau sekitar 10% dari total pegawai menunjukkan tingkat kesadaran yang mulai meningkat, di mana 80% peserta kini lebih memahami isu fashion ramah lingkungan dan berkomitmen menjalani gaya hidup berkelanjutan.

XLSMART menegaskan komitmennya menjadikan keberlanjutan sebagai bagian dari strategi jangka panjang. Program EcoFusion Sustainability Week akan dilanjutkan dengan kegiatan rutin setiap 2–3 bulan serta program bulanan seperti Waste Management Race. Selain itu, perusahaan mengintegrasikan aspek keberlanjutan dalam pengelolaan infrastruktur, produk, dan budaya kerja, termasuk optimalisasi energi terbarukan, daur ulang perangkat elektronik, literasi digital hijau, dan kolaborasi untuk mendukung target Net Zero Emission Indonesia 2060.

Continue Reading

Trending