Events
Fun Run 5 KM Xplore Jogja
Aice Group mengajak generasi muda Yogyakarta dan sekitarnya untuk menjalani gaya hidup sehat melalui olahraga lari. Melalui ajang Fun Run 5 KM Xplore Jogja, Aice mengkampanyekannya kepada lebih dari seribu pelari dari wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Acara ini diadakan untuk memperingati HUT KONI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke-57. Dukungan Aice terhadap acara ini adalah bagian dari dedikasi perusahaan untuk meningkatkan kualitas olahraga di kalangan anak muda di seluruh Indonesia.
Fun Run ini dihadiri oleh Djoko Pekik, Ketua Umum KONI DIY; Wawan Harmawan, Bendahara Umum KONI DIY dan Wakil Ketua KADIN; Teguh Rahardjo, Wakil Ketua Umum I; serta jajaran pengurus KONI DIY, Kota, dan Kabupaten. Kegiatan ini juga menjadi langkah koordinasi dan sinergi KONI DIY menuju PON ke-XXI pada September mendatang. Acara ini diadakan di Lapangan Kenari, Yogyakarta, dan berlangsung meriah, menarik berbagai komunitas pelari di Kota Jogja.
Aice berkomitmen untuk memajukan prestasi dan sosialisasi olahraga ke berbagai segmen masyarakat. Keterlibatan pihak swasta dianggap sangat penting dalam mendukung perkembangan olahraga, terutama dalam mempromosikan gaya hidup sehat pada generasi muda. Fun Run ini juga merupakan bentuk dukungan Aice bagi para atlet DIY yang akan berlaga di PON pada bulan September mendatang.
Senior Brand Manager Aice Group, Sylvana, menyatakan bahwa perusahaannya sangat bahagia dapat mendukung Fun Run Xplore Jogja tahun ini. “Kami meyakini bahwa olahraga akan makin dicintai masyarakat dan generasi muda jika dikaitkan dengan gaya hidup sehat dan kekinian. Lewat Fun Run ini, Aice memotivasi semua orang untuk menjaga kesehatan mereka dengan aktivitas fisik teratur, menjadikannya simbol kultur generasi now yang kekinian,” tambah Sylvana.
Fun Run tahun ini bukan hanya wadah untuk aktivitas lari, tetapi juga perayaan semangat berbagai komunitas dalam menjalani gaya hidup sehat bersama-sama. Acara ini menghadirkan para atlet dari berbagai cabang olahraga seperti sepatu roda, tinju, rugby, triathlon, petanque, dan terjun payung, serta komunitas olahraga seperti Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI), Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi), Persatuan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin), Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwasi), Riot community, DF Community, Free Runners, Playon dan Musang.
Influencer dan KOL dari berbagai bidang juga turut meramaikan acara ini, seperti Filsa Budi Ambiya di bidang UMKM dan Rahma Rosa, influencer pelari. Kehadiran mereka bertujuan untuk menginspirasi para peserta untuk terus berolahraga dan mengejar prestasi.
Ketua Umum KONI DIY, Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., AIFO, mengakui bahwa acara ini efektif dalam mempromosikan gaya hidup sehat. “Kami sangat mengapresiasi dukungan Aice dalam menyukseskan Fun Run ini. Kolaborasi ini memperkaya pengalaman peserta dan memperkuat semangat berbagai komunitas olahraga di Yogyakarta, berkontribusi signifikan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat di kegiatan olahraga dan membangun kondisi masyarakat sehat dan bugar,” jelas Djoko.
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

