Connect with us

Events

Kemenperin Ajak Industri Kecil Buat Karya Berkualitas

Published

on

Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengintensifkan upaya untuk meningkatkan kualitas produk industri kecil menengah (IKM). Salah satu langkah strategis yang diambil adalah penyelenggaraan Seminar Nasional Indikasi Geografis 2024.

Dalam sambutannya di Yogyakarta pada hari Rabu (24/04), Dirjen IKMA Kemenperin, Reni Yanita, menyatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberdayakan IKM agar menghasilkan produk berkualitas dan memiliki karakteristik yang kuat, sehingga dapat bersaing di pasar domestik maupun internasional.

Yanita menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan Kekayaan Intelektual sebagai aset berharga dalam aktivitas ekonomi dan industri. Dia menyoroti peran penting pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung perlindungan Kekayaan Intelektual melalui regulasi yang efektif dan edukasi kepada masyarakat.

Indikasi Geografis, sebagai salah satu bentuk Hak Kekayaan Intelektual yang didorong pemerintah, dianggap sebagai strategi efektif dalam mempromosikan dan melindungi produk unggulan industri dari berbagai daerah di Indonesia. Hal ini memiliki potensi untuk meningkatkan ekonomi lokal, memperluas pasar produk, serta menjaga keberlangsungan lingkungan dan budaya lokal.

Selain itu, Yanita juga menyoroti pentingnya komersialisasi Indikasi Geografis secara optimal, yang diharapkan tidak hanya mempromosikan warisan budaya, tetapi juga dapat meningkatkan potensi pariwisata dan ekonomi daerah, serta mendukung pelestarian budaya dan lingkungan.

Kemenperin terus berupaya dalam pemberdayaan potensi industri lokal yang memiliki ciri khas, dengan mendukung penyebarluasan informasi dan peningkatan pemahaman tentang perlindungan Indikasi Geografis. Upaya ini dijalankan melalui penyelenggaraan kegiatan seperti Seminar Nasional Indikasi Geografis, yang sejalan dengan pencanangan tahun 2024 sebagai tahun Indikasi Geografis oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Events

Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026

Published

on

By

Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).

Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.

Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.

Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

Continue Reading

Events

Jadwal YGF 31 Juli 2026 – 2 Agustus 2026

Published

on

By

Continue Reading

Events

Jadwal Event YGF 2026

Published

on

By

Continue Reading

Trending