Connect with us

Events

Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga dengan Teknologi Mijongan dan Eco Enzyme

Published

on

Warga Minomartani, Ngaglik, Sleman, bersemangat mengikuti pelatihan inovatif pengolahan sampah organik rumah tangga menggunakan teknologi mikrobiologi jogangan (mijongan) dan eco enzyme pada Sabtu (28/07). Lebih dari 50 peserta hadir untuk belajar solusi pengelolaan sampah rumah tangga yang ramah lingkungan ini.

Pelatihan yang digelar di Balai RT Minomartani ini merupakan hasil kerjasama antara pemerintah melalui program Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) 2025, Komunitas Minomartani Agrikultur sebagai pelaksana, serta didukung oleh Pemerintah Kalurahan Minomartani.

Ketua pelaksana, Chentia Misse Issabella SST Bdn MTr Keb, menekankan pentingnya kebersihan lingkungan untuk kesehatan masyarakat. Ia mengajak semua pihak termasuk komunitas, pemerintah, akademisi, dan stakeholders untuk bersama-sama menjaga lingkungan melalui berbagai kegiatan, salah satunya pelatihan ini. “Program BPDLH dan FOLU Net Sink 2030 dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI menegaskan komitmen menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Chentia.

Dalam pelatihan tersebut, narasumber Dr. Masrur Alatas ST MEng, Sudibyo AMd, dan fasilitator Muhammad Taufik SSi memberikan materi lengkap. Dr. Masrur menjelaskan bahwa pengolahan sampah organik rumah tangga dapat diselesaikan di rumah dengan mijongan yang mengubah sampah menjadi pupuk kompos, mendukung swasembada pangan lokal. Muhammad Taufik menambahkan pembuatan mijongan dengan ukuran ideal untuk perumahan padat penduduk, sementara Sudibyo mengajarkan inovasi pengolahan kulit buah menjadi eco enzyme yang berguna.

Para peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga langsung praktik, sehingga pengetahuan tentang pengolahan sampah organik dapat segera diaplikasikan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menyuburkan tanaman di sekitar mereka.

Pelatihan ini membawa semangat baru dalam pengelolaan sampah rumah tangga, menumbuhkan kesadaran dan keterampilan warga Minomartani untuk hidup lebih bersih dan ramah lingkungan. (Sukron)

Events

Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026

Published

on

By

Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).

Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.

Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.

Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

Continue Reading

Events

Jadwal YGF 31 Juli 2026 – 2 Agustus 2026

Published

on

By

Continue Reading

Events

Jadwal Event YGF 2026

Published

on

By

Continue Reading

Trending