Connect with us

Events

SMK Kesehatan Binatama Lulus 100 Persen

Published

on

www.ekbizz.com – Sekolah SMK Kesehatan Binatama Yogyakarta meluluskan 126 Siswa yang kesemuanya lulus 100 persen. Pada tim Ekbizz.com, Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum Galang Eko Prasetyo, S.Pd mengatakan bahwa 126 siswa tersebut bersal dari keahlian Keperawatan dan Farmasi. Penyampaian hasil kelulusan sendiri, dilakukan dengan cara online tanpa ada kontak langsung dengan siswa dan Guru di sekolah sesuai dengan Surat Edaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Nomor : 421/03143 tanggal 23 April 2020 tentang Pengelolaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Covid-19.

“Acuan acuan Kelulusan adalah Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019 Bagian Keempat tentang Kelulusan Peserta Didik, Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kebijakan Pendidikan Masa Darurat Covid-19” katanya.

Jika siswa memenuhi sejumlah kriteria seperti menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai sikap/perilaku minimal Baik dan lulus Ujian Sekolah, dipastikan akan lulus dalam menempuh pendidikannya. Secara umum,
Nilai kelulusan dipertimbangkan dari akumulasi nilai rapor, Praktek Kerja Lapangan (PKL), Nilai Ujian Sekolah, Kehadiran dan Sikap/Karakter.

Dilokasi yang sama, Kepala Sekolah SMK Kesehatan Binatama, Nuri Hastuti,SP menerangkan bahwa pihaknya mengumumkan kelulusan Via Online menggunakan aplikasi android yang sudah kami miliki yaitu Binatama School 4.0 maupun website smkkesehatanbinatama.sch.id) dan hasil kelulusan bisa diakses oleh masing- masing orangtua dan siswanya lewat aplikasi tersebut. Lulusan terbaik untuk tahun ini akan kami umumkan pada saat nanti wisuda jika kondisi pandemic Covid-19 sudah dinyatakan aman.

“Yang jelas kami bangga karena sampai saat ini belum pengumuman dan ijazah belum keluarpun, siswa sudah ada yang bekerja dan berwirausaha, dan ada beberapa anak yang sudah diterima di perguruan tinggi ” imbuh Nuri Hastuti,SP.

Dalam hal prestasi, SMK Kesehatan Binatama SMK Kesehatan Binatama memiliki banyak keunggulan diantaranya menjadi satu-satunya SMK Kesehatan di Kabupaten Sleman yang merupakan Sekolah Rujukan. Tak hanya itu, SMK Binatama juga sudah terakreditasi “A”, Smart School, Berbasis Android, Wirausaha Muda, Bersertifikasi LSP, Langsung Kerja, Kuliah juga bisa, Bekerja di Jepang, Sekolah Menyenangkan, Sekolah Hijau (Green School) yang terdiri dari pengembangan apotek hidup, penghijauan, diet plastik dan ASA (Ada Sampah Ambil) serta Penguatan Pendidikan Karakter yang menjunjung tinggi Budaya dan Kearifan Lokal Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu Dolanan Tempo Doeloe.

 

Events

Wali Kota Hasto Wardoyo Serahkan Penghargaan Seniman dan Budayawan di Taman Budaya Embung Giwangan

Published

on

By

Pemerintah Kota Yogyakarta menyerahkan Penghargaan Seniman dan Budayawan Kota Yogyakarta Tahun 2025 kepada sembilan tokoh yang telah mengabdikan diri secara luar biasa demi kelestarian dan pengembangan budaya kota ini.

Malam penganugerahan yang khidmat berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025, pukul 20.00 WIB di Taman Budaya Embung Giwangan. Wali Kota Yogyakarta, dr. Hasto Wardoyo, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, secara simbolis menyerahkan piagam dan tanda penghargaan kepada para penerima.
Berikut sembilan tokoh yang menerima penghargaan tahun ini:

Pelestari Seni : Siswa – Among Beksa
Pelaku Seni : Kinanti Sekar Rahina
Pelestari Bahasa, Sastra, dan Aksara : Majalah Djaka Lodang
Pelaku Bahasa, Sastra, dan Aksara : Margareth Widhy Pratiwi
Pelestari Adat dan Tradisi : Raden Mas Enggar Pikantoyo
Pelaku Adat dan Tradisi : Joni Wijanarko
Budayawan : Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito
Kreator : Ishari Sahida
Pelestari Warisan Budaya Benda/Tak Benda : Prof. Dr. Kuswarsantyo, M.Hum.

Proses seleksi dilakukan secara independen oleh dewan juri lintas disiplin yang terdiri atas Dr. Sri Margana (sejarah), Dr. Revianto Budi Santosa (arsitektur), Dr. Octo Lampito (media), Nanang Arisona (seni pertunjukan), serta R.M. Kristiyadi (adat dan tradisi).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, menyatakan, “Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan pengingat bahwa kebudayaan Yogyakarta hidup karena ada orang-orang yang dengan tulus menjaga dan menggerakkannya. Mereka adalah penjaga napas kota ini.” ungkapnya.

Disisi lain, Wali Kota dr. Hasto Wardoyo menambahkan bahwa “Di tengah gempuran modernisasi yang semakin kuat, keberadaan para penerima penghargaan malam ini menjadi bukti nyata bahwa Yogyakarta tetap teguh sebagai kota budaya dunia. Komitmen kami adalah terus mendukung dan melindungi mereka yang menjaga identitas leluhur.” tukasnya.

Malam semakin semarak dengan penampilan grup musik Paksi Band yang membawakan rangkaian tembang Jawa mulai dari “Lir-Ilir” hingga “Gambirsawit”, yang disambut tepuk tangan meriah dan nyanyian bersama para tamu undangan.

Continue Reading

Events

Merekam Suara yang Setara: Pameran Arsip KERTAS UGM 2025 Sorot Kontribusi Perempuan

Published

on

By

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KERTAS Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan pameran arsip tahunannya. Pada tahun 2025 ini, Pameran Arsip KERTAS hadir dengan tema inspiratif, “SETARA: Merekam Perempuan dalam Ruang Demokrasi”, menyoroti peran sentral, dokumentasi, dan perjuangan perempuan dalam konteks demokrasi dari masa ke masa.

Pameran ini bertujuan untuk mengangkat arsip dan narasi yang mungkin terpinggirkan, memberikan sorotan yang layak bagi kontribusi perempuan di berbagai lini pergerakan dan pengambilan keputusan politik.

Detail Pameran:
Tema Utama: Perempuan, demokrasi, dan dokumentasi perjuangan.
Tanggal: 8–15 November 2025
Waktu: Pukul 09.00–19.00 WIB
Lokasi: Gedung Iso Reksohadiprojo, Sekolah Vokasi UGM
Tiket: Terbuka untuk umum dan GRATIS

Melalui pameran ini, pengunjung diajak untuk menyelami berbagai arsip otentik dan narasi historis yang menunjukkan bagaimana perempuan telah berjuang, bersuara, dan mendefinisikan kembali makna kesetaraan dalam ruang demokrasi di Indonesia. Arsip-arsip yang ditampilkan akan memberikan perspektif baru tentang dinamika gender dan politik yang berkelanjutan.

Continue Reading

Events

Festival Dalang Anak Tingkat Nasional Siap Digelar di Jakarta November 2025

Published

on

By

JAKARTA – Generasi penerus seni pewayangan di Indonesia akan kembali menunjukkan bakat terbaiknya dalam ajang bergengsi Festival Dalang Anak Tingkat Nasional (FDAN) tahun 2025. Acara akbar yang bertujuan untuk melestarikan dan meregenerasi seni tradisi pedalangan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 3 hingga 5 November 2025, dengan pusat kegiatan utama di Gedung Pewayangan Kautaman, Jalan Raya Pintu 1 TMII, Jakarta Timur. Festival ini menjadi panggung penting bagi anak-anak berbakat dari berbagai daerah untuk berkompetisi dan mengasah kemampuan mereka di hadapan publik dan dewan juri.

Delegasi dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang merupakan salah satu kontingen utama, telah menyiapkan serangkaian agenda padat. Rombongan dijadwalkan berangkat dari DIY pada Senin, 3 November 2025, pukul 08.00 WIB, dan tiba di Jakarta sore harinya untuk langsung melakukan check-in di hotel. Kehadiran mereka di Jakarta bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membawa semangat pelestarian budaya Jawa, khususnya seni pedalangan, ke kancah nasional.

Sesi perlombaan dan pementasan dari kontingen DIY akan dimulai pada hari Selasa, 4 November 2025. Setelah melakukan persiapan dan gladi resik (GR) di Anjungan DIY TMII, para dalang muda akan beraksi di Gedung Pewayangan Kautaman. Dua penampilan awal yang memukau akan disajikan dalam bentuk Wayang Golek oleh Limpad Budya Asmara (DIY1) dan Eifel Adnandhiya Dhimas Nugroho (DIY2) pada sore hari. Pementasan ini menjanjikan kreativitas dan interpretasi segar dari cerita-cerita pewayangan klasik.

Kompetisi akan dilanjutkan pada hari Rabu, 5 November 2025, dengan menampilkan kepiawaian dalam membawakan Wayang Kulit. Dua dalang berbakat lainnya, Tito Zhavier Bryantara (DIY 3) dan Reyvidh Harjunatama (DIY 4), akan menunjukkan kemampuan teknik dan narasi mereka. Puncak dari seluruh rangkaian acara FDAN 2025 adalah acara Penutupan dan Pengumuman Pemenang, yang akan diselenggarakan pada malam harinya, pukul 18.30 hingga 22.00 WIB. Acara ini akan menjadi momen haru dan kebanggaan bagi para peserta dan pendamping.

Festival Dalang Anak Tingkat Nasional 2025 ini diharapkan menjadi momentum emas untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni pewayangan di kalangan anak-anak dan masyarakat luas. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai pendidikan karakter dan pelestarian nilai-nilai luhur budaya bangsa. Setelah rangkaian kegiatan selesai, kontingen akan memulai perjalanan kembali ke Yogyakarta pada Kamis, 6 November 2025, dengan membawa pengalaman berharga dan semangat baru untuk terus berkarya.

Continue Reading

Trending