Connect with us

Travel

Tol Solo-Jogja Dibuka untuk Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024

Published

on

Boyolali – Menyambut Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran tahun 2024, Jalan Tol Solo-Jogja akan kembali dibuka untuk memfasilitasi arus mudik dan balik. Keputusan ini diumumkan oleh Kasatlantas Polres Boyolali, AKP Agista Ryan Mulyanto, dalam sebuah konferensi pers pada hari Selasa (26/3/2024).

Dalam pernyataannya, AKP Agista menyampaikan bahwa rencananya jalan tol tersebut akan dibuka mulai tanggal 5 hingga 16 April 2024. Namun, dia menekankan bahwa keputusan tersebut masih bergantung pada perkembangan situasi ke depan.

“Untuk Tol Solo-Jogja kemungkinan akan dibuka tanggal 5 sampai tanggal 16 (April 2024), tapi nanti kita menunggu perkembangan,” ujar AKP Agista.

Pembukaan jalan tol yang masih dalam tahap pembangunan ini akan dilakukan hanya pada siang hari, mirip dengan saat pembukaan fungsional selama Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya. Jalan tol akan dibuka mulai pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB.

“Dibuka pukul 06.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB, itu cuma untuk kendaraan golongan satu nonbus,” jelasnya.

Adapun akses masuk ke jalan tol tersebut akan dilakukan melalui dua pintu. Kendaraan yang datang dari Tol Trans Jawa, baik dari arah Jakarta maupun Surabaya, dapat masuk melalui Exit Gerbang Tol (GT) Colomadu, yang langsung terhubung ke Tol Solo-Jogja. Sedangkan kendaraan yang datang dari jalan arteri Solo-Semarang dapat memasuki jalan tol melalui GT Banyudono.

“Dan itu masih gratis,” tambah AKP Agista.

Selain itu, ruas jalan tol Solo-Jogja yang dibuka untuk arus mudik Lebaran juga akan diperpanjang dibandingkan dengan periode Nataru sebelumnya. Jika sebelumnya hanya sepanjang 13 km, kini akan ditambah sekitar 10 km hingga Exit Ngawen, Klaten.

“Untuk keluarnya ada dua, bisa melewati (exit) Ceper, Karanganom dan di Ngawen. Ceper, Karanganom yaitu di STA 13, dan Ngawen di STA 23. Ada penambahan 10 kilometer yang kemarin Natal (Nataru) keluar di Karanganom, sekarang bisa keluar di Ngawen,” paparnya.

Dengan demikian, pembukaan jalan tol ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik dan balik dengan lebih lancar dan aman saat menyambut Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Travel

Sleman Barat Kembangkan Pariwisata Berbasis Gotong Royong

Published

on

By

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, SE sangat mengapresiasi acara Gelar Pentas Seni dan Potensi Budaya Kalurahan Sumberagung Kapanewon Moyudan yang berlangsung Minggu 28 September 2025 di Desa Wisata Taman Sendang Bandung Karang Sumberagung Moyudan Sleman Yogyakarta.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Anggota Komisi B DPRD Provinsi DIY Yan Kurnia Kustanto, SE dan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sleman Bambang Sigit Sulaksono, ST. Danang Maharsa menyambut gembira atas munculnya desa wisata baru dikawasan Sleman Barat harapannya kedepan perkembangan pariwisata di kawasan Sleman Barat bisa lebih cepat lagi. Hal tersebut untuk mengantisipasi kedatangan wisatawan dari luar daerah maupun dari luar negeri akibat akses masuk ke Yogyakarta lebih luas dengan adanya exit toll dibeberapa titik diwilayah Kabupaten Sleman, serta semakin banyaknya peluang wisatawan yang masuk melalui jalur udara via Bandara YIA di Kulo Progo maupun jalur darat.

Perkembangan desa wisata tidak akan bisa optimal tanpa adanya budaya gotong royong dikalangan warga masyarakat. Oleh karena itu Danang Maharsa mengharapkan agar semangat gotong royong dikalangan warga masyarakat agar dipertahankan dan ditingkatkan lagi agar perkembangan desa wisata bisa berkembang secara optimal. Terlebih dari itu diharapkan agar pengelola dan warga masyarakat untuk menginventarisir potensi yang dimilikinya dalam rangka pengembangan desa wisata dalam rangka pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan perekonomian warga masyarakat, diantaranya melalui pengembangan UMKM.

Sementara itu Ketua Panitia Gelar Pentas Seni dan Potensi Budaya Kalurahan Sumberagung Wasita, SS, MAP mengatakan bahwa Gelar Pentas Seni dan Potensi Budaya Kalurahan Sumberagung tahun 2025 merupakan fasilitasi dari Dana Keistimewaan DIY melalui pokir dewan. Menurutnya dengan adanya fasilitasi tersebut memberikan motivasi dan stimulasi bagi warga masyarakat khususnya pengelola desa wisata Taman Sendang Bandung untuk menggarap dan menampilkan potensi lokal yang ada di Kalurahan Sumberagung dalam rangka peningkatan perekonomian bagi warga masyarakat setempat.

Kali ini Gelar Pentas Seni dan Potensi Budaya Kalurahan Sumberagung menyajikan 3 (tiga) penampilan potensi Kalurahan Sumberagung yaitu kesenian tradisional dari Jathilan Pungjir Kaliduren Raya pimpinan Suprapto. Dalam kesempatan ini jathilan Pungjir yang masih mempertahankan corak alami dan tradisionalitasnya menyajikan tarian fragmen perjuangan Pangeran Diponegoro sesuai dengan kesejarahan yang melekat di Sendang Bandung yang berada di kawasan Desa Wisata Taman Sendang Bandung.

Selain itu juga dipentaskan potensi seni olah raga beladiri Tae Kwon Do yang diakulturasi dengan musik/ gamelan jawa serta keroncong modern dari Grup Keroncong Modern Naraswara dari Karang Sumberagung Moyudan Sleman. Wasita menambahkan bahwa kelompok-kelompok seni yang dipentaskan diacara tersebut juga sudah memperoleh pengakuan resmi dari Pemerintah Kabupaten Sleman dalam bentuk nomor induk kebudayaan yang diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman.
Selain sajian potensi seni budaya lokal dalam event tersebut juga melibatkan berbagai jenis UMKM lokal dari Forum UMKM Kalurahan Sumberagung yang menjul berbagai jenis produk khas.

Terkait dengan Desa Wisata Taman Sendang Bandung, Wasita menambahkan bahwa konsep yang dikedepankan adalah pemberdayaan mayarakat yang akan mengangkat semua potensi yang ada diantaranya seni budaya, hortikultura, Kelompok Wanita Tani (KWT), pengelolaan sampah, peternakan, perikanan, dll. Sedangkan paket wisata yang ditawarkan oleh DesaWisata Taman Sendang Bandung meliputi paket live-in, gathering, meeting, outbond, parenting dan wedding. Informasi selengkapnya bisa dilihat disitus www.sendangbandung.com.

Continue Reading

Promo

Libur Maulid Nabi, KAI Commuter Yogyakarta Tambah Jadwal Perjalanan Commuter Line

Published

on

By

Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2025 yang jatuh setiap tanggal 4 September, KAI Commuter Area 6 Yogyakarta menghadirkan promo spesial bagi pengguna Commuter Line Yogyakarta-Palur. Pengguna yang melakukan isi ulang saldo Kartu Multi Trip (KMT) sebesar minimal Rp50.000 atau kelipatannya di Stasiun Tugu Yogyakarta, Solo Balapan, dan Palur akan mendapatkan satu buah tumbler eksklusif sebagai bentuk apresiasi.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, menjelaskan bahwa pemberian tumbler ini bukan hanya sebagai hadiah, tetapi juga dukungan nyata KAI Commuter terhadap gerakan kelestarian lingkungan dengan mengurangi sampah plastik dari minuman kemasan. KAI Commuter juga menyediakan water station untuk mengisi ulang air minum menggunakan tempat minum yang dibawa sendiri oleh para pengguna.

Mengantisipasi lonjakan pengguna selama libur panjang peringatan Maulid Nabi, KAI Commuter Area 6 Yogyakarta menambah empat perjalanan Commuter Line Yogyakarta-Palur, menjadi 31 perjalanan per hari mulai 5 hingga 7 September 2025. Sementara untuk Commuter Line Prameks relasi Yogyakarta–Kutoarjo, akan dioperasikan 10 perjalanan setiap harinya pada periode libur panjang tersebut.

Dengan penambahan perjalanan ini, KAI Commuter berharap agar layanan transportasi massal mereka menjadi lebih efektif dan terjangkau, serta memudahkan masyarakat dan wisatawan menuju berbagai destinasi populer di Yogyakarta, Solo, dan Karanganyar. Hal ini diharapkan turut mendukung mobilitas yang ramah lingkungan dan nyaman bagi semua pengguna.

Joni Martinus mengimbau agar seluruh pengguna Commuter Line tetap mematuhi aturan yang ada demi kenyamanan bersama. “Kami mengingatkan agar pengguna menjaga barang bawaan, mengawasi anak-anak, menyiapkan perjalanan dengan baik, serta selalu mengikuti arahan petugas selama menggunakan layanan Commuter Line,” tutupnya.

Continue Reading

Travel

KAI Wisata Kembangkan Destinasi Heritage Ambarawa dengan Kereta Wisata Bersejarah

Published

on

By

Museum Kereta Api Ambarawa kini semakin memperkaya penawarannya dengan menghadirkan kereta wisata uap dan diesel yang menjadi daya tarik baru bagi wisatawan. Upaya ini merupakan bagian dari inisiatif PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) untuk melestarikan warisan sejarah perkeretaapian Indonesia sekaligus mengembangkan destinasi wisata edukatif di Jawa Tengah. Berada di lereng Gunung Ungaran, museum ini menawarkan pengalaman unik menelusuri lintasan rel bersejarah yang menyuguhkan pemandangan alam yang memukau.

Direktur Operasi KAI Wisata, Eko Januardi, menyatakan bahwa keberadaan kereta wisata uap dan diesel bertujuan memberikan pengalaman wisata yang autentik dan edukatif bagi masyarakat dan wisatawan mancanegara. Lokomotif uap tipe B25 buatan Jerman yang digunakan melintasi jalur rel bergerigi terakhir di Asia Tenggara pada rute Ambarawa – Bedono. Sementara itu, lokomotif uap B5112 mengoperasikan rute indah Ambarawa – Tuntang yang melewati sawah, perbukitan, serta Rawa Pening, menambah nuansa nostalgia dan autentisitas perjalanan.

Selain lokomotif uap, Museum Kereta Api Ambarawa juga menyediakan kereta wisata diesel dengan rute yang sama, Ambarawa – Tuntang, sepanjang sekitar 6 km. Kereta diesel ini menggunakan rangkaian kereta tua yang telah dipugar sehingga memberikan suasana nostalgia era 1970–1980-an. Dengan perjalanan yang lebih cepat dan nyaman, kereta diesel ini sangat cocok sebagai pilihan wisata keluarga serta rombongan pelajar yang ingin menikmati keindahan pedesaan dan Rawa Pening.

Museum Kereta Api Ambarawa tidak hanya berperan sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai pusat edukasi sejarah perkeretaapian. Museum menyediakan paket wisata edukatif khusus untuk sekolah dan rombongan yang dilengkapi dengan pemandu berpengalaman. Pemandu ini akan menjelaskan secara mendalam sejarah lokomotif, teknologi mesin uap, serta peran strategis Stasiun Ambarawa sejak masa kolonial Belanda.

Layanan kereta wisata uap dan diesel tersedia setiap hari Rabu hingga Minggu serta hari libur nasional. Tiket bisa diperoleh langsung di loket museum atau melalui reservasi digital dan WhatsApp. KAI Wisata juga membuka opsi paket private charter dengan jadwal fleksibel untuk grup khusus, menjamin kenyamanan dan keamanan pengunjung selama menikmati wisata sejarah ini.

Dengan keberadaan kereta wisata uap dan diesel yang autentik serta edukatif, Museum Kereta Api Ambarawa semakin memperkuat posisinya sebagai ikon wisata heritage di Jawa Tengah. Eko Januardi berharap masyarakat tidak hanya berwisata, tapi juga turut melestarikan sejarah dan budaya transportasi Indonesia melalui pengalaman berharga ini. Museum yang berdiri sejak 1873 ini terus berinovasi demi melayani wisatawan dan mewujudkan pariwisata berbasis sejarah yang berkualitas.

Continue Reading

Trending