Events
ARTOTEL Yogyakarta Kembali Menggelar Pameran Seni “Kegembiraan dan Ketulusan”
ARTOTEL Yogyakarta kembali menggelar pameran seni bertajuk “Kegembiraan dan Ketulusan” yang menampilkan karya perupa asal Yogyakarta, Ekwan Marianto. Pameran ini resmi dibuka pada tanggal 9 Mei 2025 dan berlangsung di ARTSPACE, yang terletak di lantai lobby ARTOTEL Yogyakarta.
Pameran tunggal tersebut menghadirkan 15 karya lukisan yang menggambarkan potret sosial di tengah dinamika globalisasi. Karya-karya Ekwan Marianto menampilkan berbagai elemen seperti humor, parodi, ironi, dan satir tanpa menghakimi realitas yang ada. Pendekatan artistik yang digunakan mengadopsi perspektif naif, menyerupai cara pandang anak-anak, sehingga menghasilkan representasi dunia yang penuh kegembiraan dan ketulusan.
Dalam proses kreatifnya, Ekwan Marianto menggunakan bentuk-bentuk bebas dan garis-garis spontan yang mengikuti objek dengan imajinasi dan teknik yang matang. Distorsi yang muncul secara spontan menciptakan interaksi ekspresif antar objek dalam lukisan, yang mencerminkan energi kreatif yang berkelanjutan dan didasari oleh kebahagiaan sederhana.
Andre Harso Binawan, General Manager ARTOTEL Yogyakarta, menyatakan, “Sebagai hotel yang mengusung seni, kami berkomitmen untuk menyediakan wadah melalui ARTSPACE bagi seniman lokal agar dapat berekspresi, bercerita, serta memotivasi masyarakat. Pameran ‘Kegembiraan dan Ketulusan’ diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus meninggalkan kesan yang mendalam bagi para pengunjung ARTOTEL Yogyakarta.”
Pameran ini akan berlangsung mulai 9 Mei hingga 10 Agustus 2025, memberikan kesempatan kepada masyarakat dan pengunjung untuk menikmati karya seni yang sarat makna tersebut di pusat kota Yogyakarta.
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

