Events
Bazar Buku Terbesar Dunia Hadir di Jogja
www.ekbizz.com – Rendahnya minat baca di Indonesia membuat Bazar Buku Big Bad Wolf terus tergerak untuk mengajak masyarakat agar lebih gemar membaca buku dan menjadikan buku sebagai kebutuhan sehari-hari. Kurangnya minat baca masyarakat Indonesia juga diperkuat data survei Central Connecticut State University (CCSU) yang merilis peringkat literasi bertajuk ‘World’s Most Literate Nations’ pada Maret 2016, dari 61 negara disurvei, Indonesia berada pada peringkat 60.
“semangat membaca anak di Indonesia masih perlu ditingkatkan. Keadaan dunia yang semakin mengglobal membuat kita harus memperluas dan mepertajam pengetahuan kita terhadap informasi yang terus beredar, situasi ini menuntut kita agar lebih kritis dan memperbaiki kualitas diri, salah satu kuncinya adalah dengan banyak membaca, untuk itu dalam rangka Hari Anak Nasional serta menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74, mari bersama-sama kita tingkatkan literasi dan kebiasaan membaca sejak dini untuk generasi Indonesia yang cerdas,” jelas Ibu Buku yang sekaligus menjadi Presdir PT. Jaya Ritel Indonesia, Uli Silalahi.
Yogyakarta sendiri merupakan kota ke tiga setelah sebelumnya Big Bad Wolf sukses di selenggarakan di Jakarta dan juga Bandung. Bazar Buku terbesar di dunia ini berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) selama 24 jam nonstop dengan memberikan diskon mulai dari 60 hingga 80 persen untuk semua buku internasional.
Sementara itu, Kepala Operasi Cabang BCA Yogyakarta Agustin mengatakan, komitmen untuk mendukung kemajuan pendidikan di Indonesia terus BCA gerakkan melalui beragam program dan kegiatan. Kali ini, BCA berkesempatan untuk mendukung salah satu bazar buku terbesar di dunia, BBW. Di era revolusi industri 4.0 seperti sekarang ini, generasi muda harus dibekali dengan ilmu pengetahuan yang luas salah satunya melalui bacaan buku yang berkualitas.
“BBW Yogyakarta akan menghadirkan Jutaan buku bacaan terbaik yang sayang untuk dilewatkan. Selama 24 jam nonstop, masyarakat Yogyakarta dapat mencari buku bacaan favorit dengan harga yang murah dan diikuti oleh promo istimewa seperti voucher cashback hingga Rp500.000 dengan Kartu Kredit BCA & Debit BCA dengan Chip, Diskon 50% pembelian voucher BBW dengan Reward BCA, program Beli 7 Gratis 1 Buku Ajaib Augmented Reality dengan Kartu Kredit BCA/ Debit BCA/ Flazz/ Sakuku, serta Cicilan BCA 0% hingga 6 bulan. Harapannya, masyarakat, khususnya generasi muda Yogyakarta dapat memperluas cakrawala pengetahuannya melalui gelaran BBW ini,” urai Agustin.
Berbagai macam buku tersedia dalam Bazar ini, seperti buku memasak, arsitektur, seni, budaya, novel, fiksi, romance, sastra, graphic novel, bisnis, fashion dan masih banyak lagi. Tersedia juga buku untuk anak-anak seperti buku cerita, buku untuk mewarnai, sound books, board books, pop up books dengan harga yang sangat terjangkau. Bazar Buku Big Bad Wolf di Yogyakarta mempersembahkan Buku Ajaib, buku ini menggunakan teknologi Augmented Reality (AR) yang merupakan terobosan baru dalam menjadikan cerita dan pembelajaran lebih interaktif serta mengembangkan imajinasi anak-anak.
Bagi para pengunjung Big Bad Wolf Yogyakarta 2019 jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan hadiah total Voucher BBW senilai 54 juta dan tote bag eksklusif dari TFG dengan mengikuti kontes yang diadakan selama bazar berlangsung. Ada tiga kontes yang dapat diikuti oleh pengunjung yaitu #FotodiBBWJoga2019 #BarbukBBWJogja2019 atau #MomenBukuAjaibBBWJOG19 dan akan dipilih 10 pemenang harian untuk masing-masing kontes. Untuk mendapatkan informasi detail mengenai Bazar Buku Big Bad Wolf Indonesia dapat diakses melalui Facebook:bbwbooksindonesia dan Instagram: bbwbooks_id
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

