Events
Kembalikan Warna Cerah Para Bunda yang Memudar
Menjadi Bunda berarti mencurahkan segalanya untuk keluarga. Seperti flamingo yang kehilangan warna pink indahnya saat merawat anak-anaknya, banyak Bunda diam-diam memasuki “Flamingo Era” — fase di mana mereka begitu sibuk mengasuh, hingga lupa mencintai diri sendiri.
Dari kisah nyata ribuan Bunda Indonesia, Morinaga hadir dengan kampanye menghangatkan hati: #SemuaBundaDirayakan. Kami ingin bilang terima kasih atas pengorbananmu, dan ingatkan bahwa kamu juga berhak bahagia, beristirahat, dan bersinar lagi.
Apa yang Paling Dirindukan Hati Para Bunda? melalui Wall of Love, lebih dari 1.000 Bunda curhat dari hati seperti 30% diantaranya rindu me-time — sekadar waktu tenang untuk diri sendiri, kemudian 15% ingin kembali tertawa bareng sahabat-sahabat lama dan 15% lainna bermimpi mengejar hobi atau belajar hal baru yang tertunda.
Di balik senyum kuat setiap hari, ada kerinduan sederhana yang membuat hati terasa berat. Menurut Kenty Novita Pratiwi, Senior Brand Manager Morinaga, mengatakan bahwa pihaknya tahu, di balik tumbuhnya si kecil ada Bunda yang juga sedang bertumbuh — tapi sering lupa pada dirinya sendiri. “Morinaga ingin jadi teman yang mengembalikan ‘warna’ itu. Karena kalau Bunda bahagia, keluarga pun akan berseri.” jelasnya.
Kemudian, Morinaga wujudkan mimpi 10 Bunda terpilih — dari spa santai hingga momen bermakna yang bikin hati kembali ringan. Puncaknya, di acara Hari Ibu, dengan mengadakan kegiatan “Suara Untuk Bunda” bersama Nyanyi Bareng Jakarta. Ratusan Bunda kemudian bernyanyi bersama, meneteskan air mata bahagia, melepaskan beban, dan saling peluk dalam kehangatan. Musik menjadi cara sederhana untuk menyembuhkan dan merayakan diri.
Disisi lain, ada juga Digital Wall of Love yang memajang ribuan curhatan Bunda dari seluruh Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa tak ada cerita yang terlalu kecil untuk disentuh dan dirayakan. Sudah lebih dari 40 tahun Morinaga menemani keluarga Indonesia. Kami percaya, nutrisi si kecil tak lengkap tanpa cinta untuk Bunda. Karena Waktu Tak Bisa Kembali, saatnya kita rayakan setiap air mata, tawa, dan warna indah perjalananmu.
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

