Connect with us

Travel

Kendaraan Keluar Lebih Banyak dan Okupansi Hotel DIY Menurun

Published

on

Anomali menarik terjadi selama libur Lebaran tahun ini di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan data menunjukkan bahwa jumlah kendaraan yang keluar dari DIY melebihi jumlah kendaraan yang masuk. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, dalam konferensi pers di Kompleks Kepatihan, Kota Jogja, pada hari Selasa, 16 April 2024.

Dari data sementara yang dihimpun oleh Dinas Perhubungan DIY, terlihat bahwa kendaraan yang keluar DIY lebih banyak dibandingkan dengan kendaraan yang masuk. Made menjelaskan bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh penggunaan jalur-jalur alternatif yang tidak terpantau oleh Area Traffic Control System (ATCS) yang terpasang di titik-titik utama jalur masuk dan keluar DIY.

Hingga tanggal 14 April 2024, data dari Dishub DIY mencatat bahwa jumlah kendaraan pribadi yang masuk DIY sebanyak 830.404 kendaraan, sementara yang keluar mencapai 949.692 kendaraan. Angka tersebut didominasi oleh mobil pribadi, diikuti oleh sepeda motor pribadi. Selain itu, jumlah penumpang yang keluar DIY menggunakan transportasi umum juga lebih tinggi dibandingkan dengan yang masuk, dengan 344.072 penumpang keluar DIY dibandingkan dengan 333.678 penumpang masuk DIY.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono, mengungkapkan bahwa okupansi hotel di DIY juga mengalami penurunan selama libur Lebaran tahun ini. Menurutnya, okupansi hotel hanya mencapai 80 persen hingga tanggal 15 April, turun dari target 90 persen dan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 90 persen.

Deddy menduga bahwa penurunan okupansi ini disebabkan oleh banyaknya wisatawan yang memilih menginap di homestay, penginapan, atau resort baru yang tidak tergabung dalam PHRI. Hal ini juga dikhawatirkan dapat berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga ia mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian pada homestay dan penginapan yang baru tersebut agar PAD tetap dapat meningkat.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, menyatakan bahwa pihaknya masih menghitung angka kunjungan wisatawan secara konkret selama periode libur Lebaran ini. Meskipun demikian, ia menambahkan bahwa secara umum, pergerakan wisatawan selama libur Lebaran terlihat cukup menggembirakan, meskipun terdapat variasi dalam peningkatan dan penurunan kunjungan wisatawan.

Dengan demikian, anomali dalam jumlah kendaraan yang keluar lebih banyak dari yang masuk DIY, serta penurunan okupansi hotel, menjadi sorotan menarik selama libur Lebaran tahun ini di DIY.

Events

Coway Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Hadirkan Water Station di Masjid dan Stasiun Jelang Lebaran

Published

on

By

Menjelang Ramadan dan musim mudik Lebaran, kebutuhan akan akses air minum bersih yang mudah dijangkau semakin meningkat seiring tingginya mobilitas masyarakat. Menjawab kebutuhan tersebut, Coway megadarra lebih dari 50 Coway Water Station yang tersebar di berbagai ruang publik strategis, mulai dari masjid hingga titik transportasi utama, guna membantu masyarakat menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa dan menempuh perjalanan mudik.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Coway dalam mendukung keberlanjutan serta memperluas akses masyarakat terhadap air minum yang aman dan berkualitas. Sebagai The First Halal Water Purifier from Korea, Coway juga turut mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya SDG 6 Clean Water and Sanitation melalui penyediaan air minum bersih di ruang publik.

Coway Water Station sengaja ditempatkan di lokasi-lokasi strategis agar mudah diakses oleh masyarakat yang sedang beraktivitas maupun melakukan perjalanan jauh. Hal ini sangat penting mengingat selama Ramadan, tubuh tetap kehilangan cairan melalui proses metabolisme, pernapasan, dan keringat meskipun sedang berpuasa. Penelitian dalam jurnal Frontiers in Nutrition menunjukkan bahwa asupan cairan masyarakat selama Ramadan sering kali berada di bawah rekomendasi harian, sehingga dapat memengaruhi tingkat energi dan konsentrasi, terutama bagi yang mudik.

“Bulan Ramadan dan musim mudik merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia di mana mobilitas meningkat dan kebutuhan akan akses air minum bersih menjadi semakin relevan,” ujar Tony Cho, President Director Coway Indonesia. “Melalui Coway Water Station, kami ingin memudahkan masyarakat mendapatkan air minum berkualitas sekaligus mendukung gaya hidup sehat dan berkelanjutan.”

Di wilayah Jabodetabek dan Bandung, Coway Water Station telah tersedia di berbagai masjid besar seperti Masjid Dzunnuraini Bogor (Rest Area KM 45A), Masjid Raya Al-Musyawarah, Masjid Raya Sunda Kelapa, Masjid Raya Al-Azhar Bintaro, Masjid Al-Jabar ITB Bandung, serta puluhan masjid lainnya. Fasilitas ini juga hadir di titik transportasi ramai seperti Stasiun Gambir, Stasiun Senen, Stasiun Jakarta Kota, Bandara Soekarno-Hatta Terminal 3, serta berbagai stasiun LRT Jabodebek.

Selain itu, Coway Water Station juga dapat ditemukan di stasiun-stasiun utama di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur, termasuk Stasiun Bandung, Stasiun Cikampek, Stasiun Solo Jebres, Stasiun Jogjakarta, Stasiun Malang, dan Stasiun Gubeng. Dengan kehadiran fasilitas ini, Coway berharap dapat membantu masyarakat menjalani Ramadan dan perjalanan mudik dengan lebih sehat, bugar, dan tenang.

Continue Reading

Events

Mudik Gratis Kereta Api Jateng 2026 Dibuka – Buruan Daftar Sebelum Habis!

Published

on

By

Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah bersama program Ngopeni Nglakoni Jateng secara resmi membuka pendaftaran Mudik Gratis Jateng 2026 untuk moda transportasi Kereta Api mulai besok pagi.
Pendaftaran dibuka pada:
Rabu, 18 Februari 2026 pukul 09.00 WIB
Pendaftaran hanya dilakukan secara online melalui dua kanal resmi:

Website resmi: pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id
Aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni) – dapat diunduh gratis di Play Store dan App Store.

Tidak ada pendaftaran offline.
Program Mudik Gratis Jateng 2026 ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memudahkan masyarakat yang ingin pulang kampung menggunakan moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan tanpa biaya.

Cara Mendaftar

Akses website atau aplikasi JNN
Isi data sesuai ketentuan
Tunggu konfirmasi hasil seleksi
Cetak atau simpan e-ticket secara digital

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website resmi atau media sosial Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah.
Informasi lebih lanjut hubungi:
Instagram: https://www.instagram.com/penghubungjateng/

Continue Reading

Travel

Antisipasi Crowd Imlek, KAI Commuter Boost Jadwal Kereta Yogya-Palur Jadi 31 Trip

Published

on

By

Dalam rangka mengantisipasi peningkatan volume pengguna selama libur panjang Tahun Baru Imlek, KAI Commuter Wilayah VI Yogyakarta menambah frekuensi perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur menjadi 31 perjalanan per hari. Penambahan ini berlaku mulai Jumat (13/02) hingga Selasa, 17 Februari 2026, dari sebelumnya hanya 27 perjalanan.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pada periode libur. “Kami memprediksi peningkatan pengguna hingga 27 persen dibandingkan hari libur biasa, mencapai 32-34 ribu pengguna per hari,” ujar Karina.

Sementara itu, layanan Commuter Line Prameks relasi Yogyakarta–Kutoarjo tetap beroperasi dengan 10 perjalanan per hari.

Jadwal Perjalanan:

  • Dari Stasiun Palur ke Yogyakarta: 15 perjalanan, pukul 05.00 WIB hingga 20.42 WIB.
  • Dari Stasiun Yogyakarta ke Palur: 16 perjalanan, pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.
  • Prameks Yogyakarta ke Kutoarjo: Pukul 06.40 WIB hingga 18.05 WIB.
  • Prameks Kutoarjo ke Yogyakarta: Pukul 05.10 WIB hingga 18.45 WIB.

Stasiun Yogyakarta di kawasan Malioboro mencatat volume tertinggi dengan 8-10 ribu pengguna per hari, sementara Stasiun Lempuyangan sekitar 4-5 ribu. KAI Commuter menyarankan pengguna memilih Stasiun Lempuyangan sebagai alternatif untuk menghindari kepadatan, khususnya tujuan Klaten, Solo, atau Palur.

Pengguna diimbau untuk memeriksa jadwal terlebih dahulu, menjaga kebersihan, tidak duduk di lantai, serta mengawasi anak-anak demi kenyamanan bersama. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi KAI Commuter atau aplikasi terkait.

Continue Reading

Trending