Events
Ki Bayu Aji Nugraha Bawakan Lakon ‘Sesaji Raja Suya’ dalam Tasyakuran dan Memperingati Kemerdekaan
Yogyakarta, 23 Agustus 2025 – Dalam rangka tasyakuran dan memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, masyarakat Kampung Cokrodiningratan, Jetis, Yogyakarta, menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk. Acara yang diselenggarakan di Jalan Trimargo Wetan ini akan dihadiri ratusan warga dan undangan, sekaligus penegasan semangat gotong royong serta pelestarian budaya bangsa.
Nama besar dalang muda, Ki Bayu Aji Nugraha, dipercaya akan memimpin jalannya pertunjukan wayang dengan membawakan lakon “Sesaji Raja Suya”. Pagelaran ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga wahana edukasi dan refleksi nilai-nilai luhur bangsa melalui kisah pewayangan yang sarat makna.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai ini, diharapkan dapat menciptakan suasana kebersamaan, kekeluargaan, dan nasionalisme di tengah-tengah heterogenitas di masyarakat. Pagelaran wayang kulit tersebut didukung sepenuhnya oleh keluarga Bapak Tommie Tandjojo serta warga Kampung Cokrodiningratan sebagai bentuk syukur atas kemerdekaan yang telah diraih dan terus dipertahankan hingga hari ini.
Penyelenggaraan wayang kulit semalam suntuk ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen masyarakat dalam melestarikan seni tradisional dan memperkuat identitas budaya Indonesia di era modern.
Pagelaran wayang kulit ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi merupakan wujud rasa syukur yang dalam atas segala pencapaian dalam perjalanan hidup, khususnya kesuksesan usaha dan kesembuhan yang dialami oleh istri Bapak Tommie Tandjojo setelah melalui masa sulit.
“Kami berharap melalui pertunjukan ini, semangat kebersamaan dan rasa syukur dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap perjuangan pasti membawa berkah,” tutup Ki Bayu Aji Nugraha, dalang pentas wayang kulit.
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

