Connect with us

Events

Rayakan Kemerdekaan & Lestarikan Budaya Kirab 7 Sumber Mata Air

Published

on

Dusun Jongkang menggelar serangkaian acara untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 80 dengan Kirab Budaya yang penuh makna. Acara ini tak hanya menampilkan kekayaan tradisi, tetapi juga menjadi simbol nyata dari persatuan dan keberagaman warga.

Acara diawali dengan arak-arakan dari prajurit bergodo yang membuka jalan. Di belakangnya, tampak gunungan hasil bumi yang menjulang tinggi, diarak oleh perwakilan setiap RT. Gunungan ini bukan sekadar hiasan, melainkan wujud rasa syukur atas melimpahnya rezeki yang diberikan Tuhan YME kepada warga Jongkang.

Puncak kirab yang paling menyentuh adalah ketika para perwakilan / Ketua RT membawa tujuh sumber air dari wilayah masing-masing. Air dari tujuh sumber ini kemudian disatukan di satu tempat, melambangkan eratnya persatuan warga Jongkang yang terdiri dari beragam suku, ras, dan agama. Acara ini menjadi pengingat bahwa meskipun berbeda, mereka adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.

Prosesi ini ditutup dengan iring-iringan warga yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia. Keberagaman busana ini menunjukkan kekayaan budaya bangsa Indonesia yang menjadi identitas bersama dan kekuatan utama yang mempererat ikatan kekeluargaan di Dusun Jongkang.

Perayaan berlanjut di malam hari dengan acara lomba tumpeng antar- RT. Lomba ini tidak hanya menguji kreativitas, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan melalui gotong royong dalam menyiapkan hidangan. Acara ditutup dengan malam tirakatan kemerdekaan, di mana seluruh warga berkumpul untuk merenung dan mendoakan para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa.

“Kirab dan perayaan ini adalah cerminan dari Jongkang itu sendiri. Kita mungkin berasal dari latar belakang yang berbeda, tetapi di sini kita bersatu dan saling menghargai,” ujar Bp Ngationo ( Bp Dukuh Jongkang )  . “Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya merayakan hari kemerdekaan, tetapi juga menjaga nilai-nilai luhur persatuan dan gotong royong.”

Dengan suksesnya acara ini, Dusun Jongkang tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga mengirimkan pesan penting tentang harmoni dan persatuan yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat serta semangat nasionalisme untuk menciptakan dan mempererat ikatan kekeluargaan di tengah masyarakat.

Events

Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026

Published

on

By

Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).

Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.

Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.

Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

Continue Reading

Events

Jadwal YGF 31 Juli 2026 – 2 Agustus 2026

Published

on

By

Continue Reading

Events

Jadwal Event YGF 2026

Published

on

By

Continue Reading

Trending