Events
“Marching Band TK Negeri 2 Yogyakarta Sabet Juara Umum”
www.ekbizz.com – Memaknai peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada kamis 2 Mei 2019 dengan berbagai cara salah satunya dilakukan oleh tim Marching Band TK Negeri 2 Yogyakarta dengan mengikuti dua kejuaraan Marching Band yaitu : A. Kejuaraan Jogja Open Marching Band Championship XIII 2019 se-Jawa yang diselenggarakan oleh Bahana Percussion Indonesia Yogyakarta yang berlangsung di GOR KONI Pangukan Sleman tanggal 27-29 April 2019 kemarin yang menyabet juara : Juara Umum , Juara 1 Paramanandi, Juara 1 general effect, Juara Favorit, Juara colour guard, Juara analisa musik melodis dan Juara musik ritmis.
B. Kejuaraan Drumband Kids Competition (DKC) yang diselenggarakan oleh Musika Community tanggal 1 Mei 2019 di Graha INSTIPER dan berhasil menyabet Juara:
Juara 1 Colour guard, Juara 2 Paramanandi dan Juara 3 Music.
Pada kesempatan ini TK Negeri 2 Yogyakarta menampilkan 2 buah lagu India yaitu : tum hi ho dan kuch hota hai dengan pemain inti : 24 anak dan 9 anak pemain pendukung di bawah asuhan pelatih : Wibowo Herlambang, SPd, Yuliantoro, SPd, dan B.Chrisnawati, SH.
Pada kesempatan ini ibu Kepala Sekolah TK Negeri 2 Yogyakarta Tri Hariyatni MPd berharap dengan mengikuti lomba ini akan menjadikan anak lebih mandiri, berani tampil dan bekerjasama dengan tim dan semua itu terimplementasi dalam pembelajaran sehari hari di sekolah. Keberhasilan ini berkat dukungan dan kekompakan dari Sekolah, Pelatih, Komite dan orang tua murid dalam rangka Peringatan Hari Pendidikan Nasional.
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

