Events
Ratusan Siswa SMK Kesehatan Binatama Meriahkan Haornas
Peringatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas) yang jatuh pada tanggal 9 September 2019 diperingati oleh keluarga besar SMK Kesehatan Binatama dengan menggelar Jalan Sehat, ASA (Ada Sampah Ambil) dan juga Senam bersama. Kegiatan ini diikuti sekitar 350 warga sekolah yang terdiri dari siswa, guru dan karyawan SMK Kesehatan Binatama.
Jalan sehat dan ASA ini menempuh Jarak sekitar 1 KM dari sekolah dimulai dari SMK Kesehatan Binatama, Jalan Sehat dan ASA dibagi menjadi 4 kelompok yaitu Kelompok 1 ke arah selatan ( perempatan jetis), kelompok 2 ke arah utara (pertigaan PDAM), kelompok 3 ke arah barat ( Pasar Kutu), kelompok 4 ke arah timur ( Bunderan RS Sarjito) dan berakhir menuju SMK Kesehatan Binatama kembali. Peserta Jalan Sehat dan ASA dibekali plastik yang digunakan untuk memungut sampah yang ditemui sepanjang perjalanan.
Menurut Ghotama Pamungkas, M.Pd.I. selaku Waka Kesiswaan SMK Kesehatan Binatama acara ini bertujuan untuk menjalin keakraban dan kekompakan warga sekolah, untuk memberikan edukasi kepada siswa dalam pentingnya menjaga kebersihan dan Kesehatan, Kegiatan jalan sehat ASA juga untuk mengenalkan jalan sekitar sekolah serta memasyarakatkan olahraga. “Harapannya siswa menjadikan olahraga sebagai kebutuhan untuk hidup sehat “ungkapnya.
Usai jalan sehat dan ASA kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama di lapangan sekolah dilanjutkan dengan pembagian doorprise, dan juga parade Dolanan Tempoe Doeloe ( Benthik, Lompat tali, Egrang, Gangsing, Dakon, Kucing – Tikus, Ular naga, Gatheng dan lainnya
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

