Connect with us

Events

Yuk Ikutan Program Loyalty Pelanggan SmartPoin 2.0

Published

on

Melanjutkan serangkaian program kepada pelanggannya, Smartfren, Jum’at (1/11/19), meluncurkan SmartPoin 2.0, yang merupakan Program Loyalty Pelanggan, program apresiasi yang diberikan Smartfren kepada pelanggannya yang berbasis aplikasi MySmartfren.

Pelanggan yang telah menginstall atau memperbaharui aplikasi MySmartfren di ponselnya, dapat mengetahui jumlah SmartPoin yang dimiliki. SmartPoin sendiri merupakan poin reward yang didapat pelanggan setelah melakukan pembelian paket internet atau aktifitas lain yang menggunakan pulsa, seperti menggunakan layanan telepon (VoLTE) dan SMS. Setelah melakukan aktifitas tersebut pelanggan mendapat kesempatan memutar koin emas untuk mendapatkan SmartPoin.

Melalui aplikasi MySmartfren, pelanggan dapat menukar SmartPoin dengan berbagai macam kupon atau voucher diskon. SmartPoin dapat ditukar dengan kupon undian Program Undian Smartfren WOW dengan hadiah utama Rumah, Mobil, Motor, serta ratusan hadiah lainnya bernilai miliaran rupiah. Selain itu, pelanggan juga dapat menukar SmartPoinnya dengan beragam Paket Internet Smartfren, atau kupon diskon produk makanan dan minuman (F&B) serta kupon diskon agensi perjalanan (tour and travel).

“SmartPoin kami hadirkan sebagai bentuk apresiasi Smartfren terhadap pelanggan atas kepercayaannya menggunakan layanan Smartfren sebagai sarana telekomunikasi yang digunakan. Dengan menukar 100 Smartpoin, pelanggan akan mendapatkan 1 kupon untuk mengikuti Program Undian Smartfren WOW, sehingga kesempatan menang jadi lebih besar. Selain itu, setiap harinya pelanggan juga dapat mengikuti program WOW Deals hanya dengan menukar SmartPoin dengan beragam kupon atau voucher yang sangat menarik,” kata, Joseph Marthinus Gultom, Regional Head Smartfren South Central Java.

asih dalam rangkaian kegiatan Peluncuran SmartPoin 2.0, Smartfren menggelar event Smartfren WOW Fest yang berlangsung di Ecovention Ancol pada Minggu, 10 November 2019, diisi dengan sederet penyanyi nasional ternama, seperti Andre Hehanussa, JKT48, Kahitna, Project Pop, RAN, Rizky Febian, Feel Koplo, Maliq & D’Essentials, Marion jola, Teza Sumendra, Dipha Barus FT Monica Karina, Adhitia Sofyan.

Selain itu ada sesi WOW Talks yang merupakan sesi edukasi mengenai beragam hal dengan narasumber Atta Halilintar, Saaih Halilintar, dan juga Kaesang Pangarep. Pelanggan Smartfren yang hadir pada event Smartfren WOW Fest dapat menukar 2000 SmartPoin dengan tiket pertunjukan. Tiket Smartfren WOW Fest dapat diperoleh di kiosTix (ww.kiostix.com), dan dijual seharga Rp 200.000,- untuk 1 tiket, Rp 350.000,- untuk 2 tiket, serta 650.000,- untuk 4 tiket. Tiket Smartfren WOW Fest juga bisa didapatkan di Galeri Smartfren terdekat dengan membeli produk Smartfren minimal Rp 200.000,-

Sebagai apresiasi tambahan, Smartfren melalui aplikasi mySmartfren juga meluncurkan program “WOW Deals” yang bisa diikuti pelanggan Smartfren hanya dengan menukar SmartPoin. Beberapa kupon/voucher yang ditawarkan dalam “WOW Deals”, antara lain voucher transportasi online, voucher food & beverage (F&B) dan voucher travel.

Menurut Joseph, untuk program “WOW Deals” dimulai pada 1 November 2019 dan dilakukan 3 kali sesi dalam satu hari. Hanya dengan menukar 1 SmartPoin, pelanggan dapat menukarnya dengan beragam kupon atau voucher diskon (potongan harga) untuk layanan transportasi online, voucher diskon produk makanan dan minuman, serta voucher atau kupon diskon layanan perjalanan (tour and travel).

 

Events

Wali Kota Hasto Wardoyo Serahkan Penghargaan Seniman dan Budayawan di Taman Budaya Embung Giwangan

Published

on

By

Pemerintah Kota Yogyakarta menyerahkan Penghargaan Seniman dan Budayawan Kota Yogyakarta Tahun 2025 kepada sembilan tokoh yang telah mengabdikan diri secara luar biasa demi kelestarian dan pengembangan budaya kota ini.

Malam penganugerahan yang khidmat berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025, pukul 20.00 WIB di Taman Budaya Embung Giwangan. Wali Kota Yogyakarta, dr. Hasto Wardoyo, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, secara simbolis menyerahkan piagam dan tanda penghargaan kepada para penerima.
Berikut sembilan tokoh yang menerima penghargaan tahun ini:

Pelestari Seni : Siswa – Among Beksa
Pelaku Seni : Kinanti Sekar Rahina
Pelestari Bahasa, Sastra, dan Aksara : Majalah Djaka Lodang
Pelaku Bahasa, Sastra, dan Aksara : Margareth Widhy Pratiwi
Pelestari Adat dan Tradisi : Raden Mas Enggar Pikantoyo
Pelaku Adat dan Tradisi : Joni Wijanarko
Budayawan : Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito
Kreator : Ishari Sahida
Pelestari Warisan Budaya Benda/Tak Benda : Prof. Dr. Kuswarsantyo, M.Hum.

Proses seleksi dilakukan secara independen oleh dewan juri lintas disiplin yang terdiri atas Dr. Sri Margana (sejarah), Dr. Revianto Budi Santosa (arsitektur), Dr. Octo Lampito (media), Nanang Arisona (seni pertunjukan), serta R.M. Kristiyadi (adat dan tradisi).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, menyatakan, “Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan pengingat bahwa kebudayaan Yogyakarta hidup karena ada orang-orang yang dengan tulus menjaga dan menggerakkannya. Mereka adalah penjaga napas kota ini.” ungkapnya.

Disisi lain, Wali Kota dr. Hasto Wardoyo menambahkan bahwa “Di tengah gempuran modernisasi yang semakin kuat, keberadaan para penerima penghargaan malam ini menjadi bukti nyata bahwa Yogyakarta tetap teguh sebagai kota budaya dunia. Komitmen kami adalah terus mendukung dan melindungi mereka yang menjaga identitas leluhur.” tukasnya.

Malam semakin semarak dengan penampilan grup musik Paksi Band yang membawakan rangkaian tembang Jawa mulai dari “Lir-Ilir” hingga “Gambirsawit”, yang disambut tepuk tangan meriah dan nyanyian bersama para tamu undangan.

Continue Reading

Events

Merekam Suara yang Setara: Pameran Arsip KERTAS UGM 2025 Sorot Kontribusi Perempuan

Published

on

By

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KERTAS Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan pameran arsip tahunannya. Pada tahun 2025 ini, Pameran Arsip KERTAS hadir dengan tema inspiratif, “SETARA: Merekam Perempuan dalam Ruang Demokrasi”, menyoroti peran sentral, dokumentasi, dan perjuangan perempuan dalam konteks demokrasi dari masa ke masa.

Pameran ini bertujuan untuk mengangkat arsip dan narasi yang mungkin terpinggirkan, memberikan sorotan yang layak bagi kontribusi perempuan di berbagai lini pergerakan dan pengambilan keputusan politik.

Detail Pameran:
Tema Utama: Perempuan, demokrasi, dan dokumentasi perjuangan.
Tanggal: 8–15 November 2025
Waktu: Pukul 09.00–19.00 WIB
Lokasi: Gedung Iso Reksohadiprojo, Sekolah Vokasi UGM
Tiket: Terbuka untuk umum dan GRATIS

Melalui pameran ini, pengunjung diajak untuk menyelami berbagai arsip otentik dan narasi historis yang menunjukkan bagaimana perempuan telah berjuang, bersuara, dan mendefinisikan kembali makna kesetaraan dalam ruang demokrasi di Indonesia. Arsip-arsip yang ditampilkan akan memberikan perspektif baru tentang dinamika gender dan politik yang berkelanjutan.

Continue Reading

Events

Festival Dalang Anak Tingkat Nasional Siap Digelar di Jakarta November 2025

Published

on

By

JAKARTA – Generasi penerus seni pewayangan di Indonesia akan kembali menunjukkan bakat terbaiknya dalam ajang bergengsi Festival Dalang Anak Tingkat Nasional (FDAN) tahun 2025. Acara akbar yang bertujuan untuk melestarikan dan meregenerasi seni tradisi pedalangan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 3 hingga 5 November 2025, dengan pusat kegiatan utama di Gedung Pewayangan Kautaman, Jalan Raya Pintu 1 TMII, Jakarta Timur. Festival ini menjadi panggung penting bagi anak-anak berbakat dari berbagai daerah untuk berkompetisi dan mengasah kemampuan mereka di hadapan publik dan dewan juri.

Delegasi dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang merupakan salah satu kontingen utama, telah menyiapkan serangkaian agenda padat. Rombongan dijadwalkan berangkat dari DIY pada Senin, 3 November 2025, pukul 08.00 WIB, dan tiba di Jakarta sore harinya untuk langsung melakukan check-in di hotel. Kehadiran mereka di Jakarta bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membawa semangat pelestarian budaya Jawa, khususnya seni pedalangan, ke kancah nasional.

Sesi perlombaan dan pementasan dari kontingen DIY akan dimulai pada hari Selasa, 4 November 2025. Setelah melakukan persiapan dan gladi resik (GR) di Anjungan DIY TMII, para dalang muda akan beraksi di Gedung Pewayangan Kautaman. Dua penampilan awal yang memukau akan disajikan dalam bentuk Wayang Golek oleh Limpad Budya Asmara (DIY1) dan Eifel Adnandhiya Dhimas Nugroho (DIY2) pada sore hari. Pementasan ini menjanjikan kreativitas dan interpretasi segar dari cerita-cerita pewayangan klasik.

Kompetisi akan dilanjutkan pada hari Rabu, 5 November 2025, dengan menampilkan kepiawaian dalam membawakan Wayang Kulit. Dua dalang berbakat lainnya, Tito Zhavier Bryantara (DIY 3) dan Reyvidh Harjunatama (DIY 4), akan menunjukkan kemampuan teknik dan narasi mereka. Puncak dari seluruh rangkaian acara FDAN 2025 adalah acara Penutupan dan Pengumuman Pemenang, yang akan diselenggarakan pada malam harinya, pukul 18.30 hingga 22.00 WIB. Acara ini akan menjadi momen haru dan kebanggaan bagi para peserta dan pendamping.

Festival Dalang Anak Tingkat Nasional 2025 ini diharapkan menjadi momentum emas untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni pewayangan di kalangan anak-anak dan masyarakat luas. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai pendidikan karakter dan pelestarian nilai-nilai luhur budaya bangsa. Setelah rangkaian kegiatan selesai, kontingen akan memulai perjalanan kembali ke Yogyakarta pada Kamis, 6 November 2025, dengan membawa pengalaman berharga dan semangat baru untuk terus berkarya.

Continue Reading

Trending