Connect with us

Perbankan

Didimax Berjangka Buka Cabang di Yogya

Published

on

PT Didi Max Berjangka membuka cabang baru di Yogyakarta yang awalnya hanya berpusat di Bandung. Perusahaan yang semakin berkembang ini, sedianya pun akan membuka 3 cabang lain di kota besar Indonesia lainnya. Demikian informasi tersebut disampaikan oleh Legal & Compliance PT Didi Max Berjangka Cabang Yogyakarta, Deny Fajarto.

Ia mengatakan bahwa Yogyakarta memiliki potensi besar dibidang futures dan komoditas melalui sentuhan multilateral. Dalam dua tahun ini, pihaknya tengah mengembangkan pasar secara besar termasuk di Yogya dan sejumlah lokasi seperti Makassar dan kota besar lainnya. “Yogya memiliki banyak produsen dan distributor hasil pertanian dan perkebunan seperti kopi yang memang saat ini sedang memiliki minat yang sanhat pesat,” tukas Deny.

Setidaknya, 6-10% transaksi komoditi harus dilakukan oleh Pialang di Indonesia, dari nilai total transaksi bilateral dengan model Sistem Pedagangan Alternatif (SPA), jadi tidak hanya Pasar Uang,” jelas Deny Fajarto, Sabtu (7/12/19).

PT Didi Max Berjangka yang beralamat di Jalan Diponegoro Nomor 58 Yogyakarta ini memiliki tujuan mulia yakni memberikan edukasi dan pelayanan yang berkualitas sesuai dengan standar perdagangan berjangka internasional. Secara umum, perusahaan ini mengklaim menjadi perusahaan pialang berjangka pertama di Indonesia yang sistemnya menggunakan sistem Direct Market Access serta menjadi penyedia fasilitas finansial dan semua order diteruskan ke Bursa Berjangka Jakarta.

PT. Didi Max Berjangka, mengkhususkan diri bekerja pada unit perdagangan Mata Uang (Forex), Emas (Gold), Perak (Silver) dan Komoditi (Multilateral) dengan spread dan biaya yang sangat kompetitif. Beroperasi di bawah pengawasan BAPPEBTI, perusahaan ini memiliki kinerja keuangan dan prestasi yang tak perlu diragukan lagi karena memiliki sistem dan SDM yang sangat profesional.

Perbankan

Bank Jakarta Gass Poll ke Kampus! KCP UNS Resmi Dibuka, Siap Support Mahasiswa Jadi Smart Finansial

Published

on

By

SOLO – Bank Jakarta makin serius mendekatkan diri ke Gen Z dan komunitas kampus! Sebagai komitmen untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan, Bank Jakarta secara resmi membuka Kantor Cabang Pembantu (KCP) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, pada hari Jumat, 24 November 2025. Langkah strategis ini bukan cuma buat memperluas jaringan, tapi juga menegaskan peran Bank Jakarta dalam mendukung ekosistem pendidikan tinggi, termasuk peningkatan literasi keuangan di kalangan civitas kampus UNS.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyampaikan bahwa pembukaan KCP UNS ini adalah bagian dari effort Bank Jakarta agar lebih dekat dengan komunitas kampus dan generasi muda. Tujuannya, biar seluruh sivitas akademika—mulai dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, sampai masyarakat sekitar—gampang banget mengakses layanan keuangan modern Bank Jakarta. Kehadiran mereka di UNS juga diharapkan jadi langkah nyata untuk memperluas inklusi keuangan dan bikin mahasiswa makin smart finansial.

KCP UNS ini menawarkan full fasilitas perbankan, lho! Mulai dari buka rekening, transaksi setor dan tarik tunai, sampai layanan digital banking dan pembiayaan. Khusus untuk ekosistem pendidikan, Bank Jakarta juga menyediakan kemudahan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) via virtual account dan mobile banking JakOne Mobile. Biar makin seamless, Bank Jakarta juga aktif bikin program promosi dan edukasi keuangan digital buat mahasiswa baru, termasuk penyediaan layanan QRIS di berbagai tenant kampus.

Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, menyambut baik dan berharap banget kehadiran KCP Bank Jakarta di kampus bisa kasih manfaat dan kemudahan transaksi buat mahasiswa, plus ada produk-produk yang menarik juga. Mahasiswa seperti Widi Nugroho juga merasakan betul manfaatnya. Menurutnya, hadirnya KCP UNS ini nggak cuma bikin urusan finansial jadi gampang, tapi juga bikin mereka terdorong belajar kelola keuangan dengan bijak. Apalagi, urusan pembayaran UKT dan buka rekening yang tadinya harus ke luar kampus sekarang jadi lebih mudah dan efisien.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa Bank Jakarta berupaya banget buat tetap up-to-date dan relevan bagi generasi muda, apalagi mahasiswa yang memang butuh banget layanan keuangan yang praktis dan sesuai gaya hidup digital mereka. Bank Jakarta pengin hadir bukan cuma sebagai penyedia layanan bank, tapi sebagai partner buat Gen Z dalam kelola keuangan. Lewat kehadiran di kampus, tujuannya buat menumbuhkan kesadaran literasi keuangan sejak dini dan mengenalkan layanan digital Bank Jakarta yang user-friendly.

Intinya, pembukaan KCP UNS ini adalah langkah nyata Bank Jakarta memperkuat posisinya sebagai bank daerah yang modern, inovatif, dan customer-oriented. Kolaborasi bareng institusi pendidikan kayak UNS ini juga jadi bagian dari strategi jangka panjang Bank Jakarta buat bikin ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Continue Reading

Perbankan

Danamon Syariah dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Ekosistem Muhammadiyah

Published

on

By

(kiri – kanan) D. Ejima, Direktur Utama Danamon; Herry Hykmanto, Direktur Syariah & Sustainability Finance Danamon; Prof. Dr. Muchlas, M.T., Ketua MPI PP Muhammadiyah; Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon), melalui unit usahanya yang bergerak di bidang perbankan syariah, Danamon Syariah, menjalin kerja sama strategis dengan Majelis Pustaka dan Informasi dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kerja sama ini memiliki tujuan utama untuk mempercepat proses digitalisasi di lingkungan organisasi Muhammadiyah, sebuah langkah yang dinilai sangat penting di era transformasi digital saat ini.

Dalam mendukung visi Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Pustaka dan Informasi sebagai penggerak digitalisasi, Danamon Syariah secara resmi ditunjuk sebagai mitra perbankan digital eksklusif yang menyediakan layanan keuangan terintegrasi dalam ekosistem digital Muhammadiyah bernama SatuMu. Platform ini diharapkan dapat menjadi tulang punggung transformasi digital sekaligus solusi finansial berbasis syariah dalam lingkungan Muhammadiyah.

Herry Hykmanto, Direktur Syariah & Sustainability Finance Danamon, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari hubungan positif yang telah terjalin sejak tahun 2012.

“Kami telah berkomitmen menghadirkan solusi keuangan yang holistik, terintegrasi, dan berbasis syariah bagi masyarakat, khususnya komunitas Muhammadiyah,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa melalui kolaborasi dengan MPI Pimpinan Pusat Muhammadiyah, kerja sama ini diharapkan menjadi katalis bagi percepatan inklusi keuangan digital serta peningkatan literasi finansial berbasis teknologi di lingkungan Muhammadiyah.

Kerja sama ini tak hanya memperkuat kapasitas digital Muhammadiyah dalam menjalankan aktivitas sosial dan keagamaan, tetapi juga membuka akses finansial yang lebih luas bagi anggotanya melalui produk dan layanan perbankan yang sesuai prinsip syariah dan teknologi terkini. Ini menjadi bagian dari upaya Danamon Syariah dalam mendukung pengembangan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan sinergi ini, Muhammadiyah yang merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan terbesar di Indonesia diharapkan dapat semakin adaptif dalam menghadapi era digital dan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi.

Continue Reading

Perbankan

FEB UGM Gelar Pelatihan SIDEK-ERP guna Percepat Digitalisasi UMKM di DIY Jateng

Published

on

By


Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM) baru-baru ini menggelar pelatihan aplikasi SIDEK-ERP (Sistem Debit Kredit Enterprise Resource Planning) yang ditujukan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah pada Rabu, 16 Juli 2025. Kegiatan ini difasilitasi oleh Bidang Kajian Kewirausahaan, Inovasi, dan UMKM bersama Pusat Kajian Sistem Informasi (PKSI) serta Rumah BUMN, dengan tujuan utama mendukung pertumbuhan ekonomi dan mempercepat inovasi pada sektor UMKM.

Pelatihan yang diikuti sekitar 40 pelaku UMKM tersebut memberikan pemahaman mendalam tentang cara menggunakan aplikasi SIDEK ERP dalam melakukan pencatatan laporan keuangan. Materi disampaikan langsung oleh Uswatun Khasanah, M.Sc., peneliti dari PKSI FEB UGM.

SIDEK-ERP adalah sistem berbasis web yang dikembangkan oleh PKSI FEB UGM untuk membantu UMKM dalam mengelola bisnis secara terpadu, sehingga operasi bisnis dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Aplikasi ini menyediakan berbagai fitur untuk memudahkan pengelolaan operasional dan administrasi keuangan usaha.

Dengan fungsi utama mempermudah analisa keuangan, mengurangi kesalahan pencatatan, serta membantu dalam penyusunan laporan keuangan dengan cepat dan akurat, SIDEK-ERP menjadi solusi yang diharapkan mendorong UMKM dalam perjalanan digitalisasi mereka.

Sejauh ini, sudah ada 984 pengguna termasuk 328 UMKM, 600 mahasiswa, serta 56 siswa SMK dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Sleman, Surabaya, dan Bandung yang memanfaatkan aplikasi ini. Program ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat FEB UGM dalam mendukung digitalisasi yang efisien bagi UMKM di tanah air.

Sarno, peserta pelatihan sekaligus pengusaha jamu asal Karanganyar Jawa Tengah, menyatakan pelatihan ini sangat membantu dan memberikan ilmu baru yang akan berguna bagi perkembangan usahanya ke depan.

“Saya berharap ada pelatihan lanjutan yang berkelanjutan karena sesi ini sangat berharga bagi saya,” ujarnya.

Harapan senada juga datang dari Sri Lestari, pengusaha ampyang coklat panggang dari Sleman, yang menyatakan ingin FEB UGM tidak hanya menggelar pelatihan tetapi juga menyediakan pendampingan usaha bagi pelaku UMKM.

Continue Reading

Trending