Connect with us

Events

Faber-Castell, Integrasikan Seni Konvensional dengan Teknologi Digital

Published

on

www.ekbizz.com – Perkembangan teknologi mengubah kebiasaan anak-anak untuk lebih sering bermain melalui permainan yang ada melalui gawai.

Menjawab tantangan tersebut, Faber-Castell sebagai produsen alat tulis terbesar dan tertua, terus melakukan inovasi dalam menghadirkan produk-produk terbaik, diantaranya melalui perpaduan antara menggambar secara konvensional dengan kemajuan teknologi Augmented Reality (AR) melalui produk Colour to Life (CTL).

Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia, Yandramin Halim saat di temui dalam peluncuran Colour to Life (CTL) di Gramedia Central Park-Jakarta (7/4) menjelaskan bahwa dengan derasnya pengaruh arus digitalisasi dan gawai saat ini, sehingga tidak mungkin bisa melarang anak untuk tidak menggunakan gawai sama sekali.

Orang tua harus bijaksana, dengan menyimbangkan penggunaan gawai dengan kegiatan non gawai seperti menggambar dan mewarnai karena selain mengasah kreativitas, juga untuk relaksasi.

Produk Colour to Life adalah upaya Faber-Castell untuk membuat kegiatan mewarnai makin menarik karena terhubungkan dengan dunia digital.

Produk ini memperlihatkan bahwa anak-anak bisa menjadi subjek dan bukan sepenuhnya objek dari mainan digital. Jadi anak-anak bisa diarahkan ke dunia digital dengan peran sebagai kontributor (dalam bentuk mensupplai karakter/objek yang telah mereka warnai untuk dipakai dalam game tersebut).

Selain itu, sebagian game yang kita berikan justru berfungsi untuk stimulasi otak dan melatih konsentrasi, ungkap Halim.

Sementara itu, Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelewen, mengatakan bahwa dalam produk ini, nantinya terdiri atas 5 game ; Giddy Up, Pogo Boy, Dress Up Challenge, Balance your Brain dan Safe Flight. yang terdapat dalam 15 gambar yang dapat di warnai dengan produk Connectorpen yang sudah terdapat di dalam produk ini.

Adapaun 5 game yang ada di buku ini masing-masing memiliki karakter dan manfaatnya sendiri-sendiri, misalkan Safe Flight, Giddy Up, dan Pogo Boy dapat melatih konsentrasi dan motorik, sementara Dress up Challenge, dan Balance yor Brain mempunyai keunggulan untuk melatih keseimbangan otak kiri & kanan.

Dengan penggunaan teknologi Augmented Reality (AR) dalam buku mewarnai ini dapat membuat karakter yang diwarnai akan lebih hidup, selain dapat di warnai, Colour to Life dilengkapi dengan kelebihan lainnya, selain dapat dimainkan karakter tersebut dapat juga berfoto swafoto (selfie).

Buku Colour to Life ini akan mulai dapat di beli pada April 2018 ini di semua jaringan Gramedia di Jakarta dan kota-kota besar serta melalui Official Store Faber-Castell di Tokopedia, Buka Lapak dan Blibli.

Adapun nantinya pengguna harus terlebih dahulu menunduh aplikasi Colour to Life, yang saat ini sudah tersedia di di App store maupun Google Play store, dan selanjutnya aplikasi Colour to Life tersebut di hubungkan dengan buku Colour to Life, melalui pindai, dan siap dimainkan! tutup Richard.

Continue Reading

Events

Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026

Published

on

By

Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).

Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.

Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.

Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

Continue Reading

Events

Jadwal YGF 31 Juli 2026 – 2 Agustus 2026

Published

on

By

Continue Reading

Events

Jadwal Event YGF 2026

Published

on

By

Continue Reading

Trending