Events
Diana Krall Puas dan Bangga Main di Prambanan Jazz Festival
Penyanyi jazz kelas Grammy, Diana Krall, sukses menghipnotis penonton Prambanan Jazz 2018 hari kedua. Tak hanya penonton yang terkesan, Diana Krall pun mengaku terkesan dengan antusiasme penonton, suasana panggung berlatar belakang Candi Prambanan dan perlakuan yang diterimanya selama di Jogjakarta.
Hal itu diungkapkan Diana dalam obrolan setelah konser dengan promotor Anas Alimi. “Terima kasih telah mengundang kami ke Jogja dan Prambanan Jazz Festival. Memuaskan. Your team is a world class team! ,” begitu kata Diana seperti disitir Anas Alimi.
Diana yang ditemani manajer tour, Peter Buckland, melanjutkan, Prambanan Jazz Festival adalah event kelas dunia. “We had fantastic time,” tukasnya.
Antusiasme penonton, lanjut Diana, mengejutkan dirinya. Bahkan pada lagu kedua, L-O-V-E, Diana Krall lebih banyak memainkan piano untuk mengiringi penonton bernyanyi.
“Saya datang dari belahan dunia lain, tepatnya Kanada. Perjalanan ke sini cukup jauh, tapi itu semua tergantikan berkat antusiasme kalian dan indahnya latar belakang panggung ini,” papar Diana yang manggung ditemani tiga personil lainnya. Anthony Wilson (gitar), Kareem (drum), dan Robert (bass). Sedikutnya 13 lagu mereka bawakan. Di beberapa lagu, Diana dan musisi pendukungnya kerap betimprovisasi menunjukkan kualitas bermusik mereka
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

