Events
Pameran MINDSCAPE GRAVITY di Lav Gallery
Pameran “MINDSCAPE GRAVITY” oleh Adwin Lambert, Andi Ryan, Indo B Satria
Curated by I Gede Arya Sucitra
Ketiga seniman muda dengan fokus representasi imajinatif medan gravitasi pikiran alam bawah sadar, secara surealistik menjaring isu-isu chaos kontemporer dengan mengungkapkan realitas tersembunyi di dalam pikiran manusia dan benda-benda realitas keseharian. Sebagai seniman, mereka memaknai cakrawala ‘ketidaksadaran’ ini sejatinya penuh dengan kesadaran penalaran logika, acap resah gelisah dan mereka-reka ulang anatomi rasa ‘kebenaran-kebaikan’ realitas. Hanya dengan jalur kreatif seni rupa sebagai kapasitas estetik penggambaran simbolik, mereka menjadi terpuaskan.
Pembukaan:
9 September 2023 pukul 16:00 WIB
Opened by Heri Dono
Performance by Blaze.dj
Pameran Berlangsung:
🗓️ 9 September – 8 Oktober
⏰ Pukul 10:00 – 16:00
📍 Lav Gallery @lav
Jl. DI Panjaitan No. 66, Mantrijeron, Yogyakarta (pintu masuk timur lapangan Minggiran)
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

