Events
Pameran Tunggal Taher Jaoui
www.ekbizz.com – Galeri seni Srisasanti Syndicate dengan bangga mengumumkan pameran tunggal karya seni dari seniman Perancis, Taher Jaoui. Pameran seni ini dapat disaksikan di Galeri 1 Tirtodipuran Link dari tanggal 11 September sampai dengan 11 Oktober 2020. Pameran ini akan menampilkan 10 karya baru dari Taher yang akan dipamerkan untuk pertama kalinya di Indonesia.
The Circus of Life, judul dan tema pameran tunggal ini, terinspirasi oleh sirkus itu sendiri di mana keindahan yang mendasari pertunjukan sirkus datang dari unsur kejutan. Meskipun orang seringkali sudah dapat menebak apa yang akhirnya akan terjadi dalam sebuah pertunjukan sirkus, namun gerakan yang menarik dengan kecepatan tinggi dan peralatan yang tampaknya rapuh di pertunjukan itu memaksa penonton untuk tetap berspekulasi pada hal-hal tidak terduga yang bisa terjadi. Sirkus merupakan analogi yang mewakili bagaimana Taher melihat, merasakan, dan merespons cara kerja dunianya. Dia menyadari bahwa hal yang tak terduga akan terus terjadi, tetapi titik optimisme akan berhasil menyelinap di tengah-tengah keputusasaan atau perasaan tak menentu, seperti bagaimana Taher telah berhasil menghadapi kesulitan di masa pandemi COVID-19.
Dalam 10 karya lukisan baru yang dipamerkan, Taher telah berhasil menyeimbangkan perasaan, emosi, intuisi, dan panca inderanya untuk merespons apa yang terjadi di sekitarnya dan lalu mengubahnya menjadi goresan garis dan warna yang dinamis pada kanvas. Garis- garisnya penuh kejutan, di mana kita sebagai penonton akan merenungkan dan berusaha menebak di mana satu garis dimulai dan yang lainnya berakhir.
Saat ini berbasis di Madrid, Spanyol, lukisan-lukisan Taher Jaoui adalah kumpulan yang kaya akan lapisan bentuk, warna cerah, gerakan ekspresif, simbol-simbol dan formula matematika. Dia menciptakan karyanya dengan ide untuk melanjutkan warisan gerakan ekspresionisme abstrak dari tahun 50-an dan 60-an, sambil kemudian terinspirasi oleh seni primitif Afrika dan grafiti. Ia bekerja dengan menggabungkan dan melapisi cat semprot, arang, kapur, cat minyak dan akrilik pada kanvas mentah.
Bersamaan dengan pameran ini, Galeri seni Kohesi Initiatives juga akan mempersembahkan pameran bersama CONFLUENCE, sebuah pameran kelompok dengan tema mengapresiasi seniman dari berbagai latar belakang dan identitas. Seniman yang karya- karyanya akan dipamerkan diantaranya Ivan Sagita, Moelyono, Abenk Alter dan Alfredo Esquillo Jr.
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

