Connect with us

Events

Pandangan khusus Budi Waljiman terkait Gen Z

Published

on

Budi Waljiman, seorang calon legislatif dari Gerindra untuk DPRD DIY, memiliki pandangan khusus terkait kaum milenial dan Gen Z. Sebagai seorang bapak, Budi memahami bahwa anak muda saat ini memiliki gaya hidup yang sangat berbeda dari masa mudanya.

Menurut Budi, anak muda saat ini sangat dekat dengan media sosial dan dapat dengan mudah mengakses informasi melalui smartphone. Mereka hidup dalam era kemudahan di mana segala sesuatu tersedia. Pandangan ini disampaikan Budi dalam sebuah sharing bersama jurnalis di Jogja pada Jumat (26/1/2024).

Budi melihat bahwa anak-anak muda tumbuh dalam kondisi serba tersedia, sehingga mereka menjadi generasi yang tidak mudah terkesan. Mereka dihadapkan pada banyak pilihan, membuat mereka sulit untuk diajak atau diceramahi. Meski potensi suara dari kalangan anak muda besar, mencapai 40-60 persen, meraih dukungan dari mereka tidaklah mudah.

Bagi Budi, melibatkan anak-anak muda dalam proses pemilu bukan hanya karena potensi suara, tetapi juga sebagai tanggung jawab untuk membangun kesadaran publik tentang peran penting mereka di masa depan bangsa dan negara. Budi menyadari bahwa efektifitas berkomunikasi dengan anak muda lebih baik melalui media sosial.

Meskipun demikian, Budi menganggap menjadi kewajiban dan tanggung jawab bagi setiap peserta pemilu untuk berusaha mendekati segmen anak muda. Ini tidak hanya tentang potensi suara, tetapi juga tentang membangun pemahaman tentang pentingnya peran anak muda dalam membangun masa depan bangsa.

Budi mengajak anak-anak muda untuk sadar akan pentingnya pesta demokrasi. Dia mengingatkan bahwa setiap suara yang diberikan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan mempengaruhi perjalanan bangsa di masa mendatang. Budi menegaskan bahwa pemilu adalah pilihan demokrasi yang penting untuk menentukan kepemimpinan di tingkat pusat dan daerah.

Sebagai ajakan akhir, Budi mengingatkan anak-anak muda untuk memanfaatkan hak pilihnya dengan baik. Dia mendorong mereka untuk mengumpulkan informasi tentang calon wakil mereka sehingga mereka dapat membuat pilihan yang tepat. Dalam mengakhiri pernyataannya, Budi menegaskan bahwa hanya dengan 5 menit di TPS, setiap suara memiliki dampak besar pada perjalanan bangsa untuk 5 tahun ke depan, atau bahkan lebih.

Events

Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026

Published

on

By

Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).

Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.

Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.

Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

Continue Reading

Events

Jadwal YGF 31 Juli 2026 – 2 Agustus 2026

Published

on

By

Continue Reading

Events

Jadwal Event YGF 2026

Published

on

By

Continue Reading

Trending