Connect with us

Events

Voice Of Citizens Rilis Single Baru Seni Kok Dibatasi

Published

on

www.ekbizz.com – Keroncong pantomime Voice Of Citizens adalah sekumpulan orang-orang gelisah akan kebudayaan beserta tradisi musik keroncong dan pantomime. Mereka mengembangkan musik keroncong menjadi lebih moderen dan populer di telinga anak muda. Voice Of Citizens mengolaborasikan seni gerak pantomime dan musik keroncong menjadikan mereka pembeda dengan musik-musik keroncong pada umumnya.

Seni gerak pantomime merupakan jalan untuk menceritakan setiap lagu yang dibawakan Voice Of Citizens diatas panggung. Voice OF Citizens menggabungkan aspek audio dan visual sebagai jalan tengah untuk membantu mereka memopulerkan musik keroncong.

Setelah sekian banyak panggung yang mereka lalui, termasuk undangan sebagai salah satu guest star di Asian Games kemarin membuat mereka semakin semangat untuk berkarya. Pembuktianya adalah keluarnya single kedua mereka yang berjudul “Seni Kok Dibatasi”.

Secara jalan cerita,lagu ini menggambarkan tentang realita yang ada sekarang, tentang orang tua yang melarang anaknya untuk bekerja atau menggeluti dunia sebagai seorang seniman. “Seni kok dibatasi” menjadi semacam curhatan kegelisahan anak muda yang dilarang oleh orang tuanya untuk bekerja sebagai seniman.

Bila dikaitkan dengan realita yang ada di dunia milenial ini, Voice Of Citizens dengan single “Seni Kok Dibatasi” mengajak untuk tidak mengambinghitamkan nama seni sebagai jalan untuk kearah negatif. Seni kok dibatasi? adalah anti tesa tentang nama seni itu sendiri bahwa seni adalah imajinasi kreatif yang terkemas dan disepakati oleh penikmat dan pembuat karya seni.

Events

Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026

Published

on

By

Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).

Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.

Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.

Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

Continue Reading

Events

Jadwal YGF 31 Juli 2026 – 2 Agustus 2026

Published

on

By

Continue Reading

Events

Jadwal Event YGF 2026

Published

on

By

Continue Reading

Trending