Events
Frau Rilis Single Negentropy 5 in E Major
www.ekbizz.com – Frau merilis single kedua dari kantong mini album Tembus Pandang yang dirilis akhir tahun 2017 lalu. Setelah sebelumnya mengeluarkan single Sembunyi, kali ini Frau melanjutkannya dengan merilis single Negentropy 5 in E Major pada hari Selasa, 17 April 2018.
Single berbahasa Indonesia ini merupakan track penutup Tembus Pandang. Selain dua lagu yang sudah disebutkan di atas, album keempat Frau ini juga memuat dua buah lagu lain.
Proyek Tembus Pandang ini sendiri, sebenarnya merupakan proses bersama yang dilakukan oleh Leilani Hermiasih dari Frau dan seniman lukis Restu Ratnaningtyas. Proyek yang sudah digagas sejak beberapa tahun yang lalu itu, akhirnya diselesaikan dan kemudian disajikan kepada orang banyak lewat dua sumbu perasa; pendengaran dan penglihatan dalam wujud mini album ini.
“Negentropy 5 in E Major adalah sebuah dialog antara (setidaknya) dua pribadi yang berjalan bersama. Siapapun yang memutuskan untuk berjalan bersama, selalu harus mencoba mencari irama langkah yang selaras; kadang satu dianggap terlalu cepat, kadang yang lainnya terlalu lambat. Penyesuaian itu selalu terjadi. Hanya ketika keduanya sadar akan kerumitan perjalanan bersama, baik itu langkah, jarak, rintangan hingga tujuan, mereka akan sampai pada kesimpulan untuk selalu mencoba menyesuaikan segalanya,” cerita Leilani, tentang lagu ini.
Tembus Pandang sendiri tersedia dalam bentuk cakram padat dan telah beredar luas dan dirilis oleh Sbatu Records, perusahaan rekaman yang juga dimiliki oleh Frau.
“Edisi terbatasnya habis. Yang ada sekarang hanya edisi reguler. Kami merasa terbantu oleh kawan-kawan yang mau mendistribusikan rekaman ini supaya mudah ditemukan oleh publik. Single ini juga dimaksudkan untuk memperpanjang cerita album ini,” tutur Adi Adriandi, manajer Frau.
Untuk mendapatkan album ini, pendengar bisa langsung menghubungi Sbatu Records atau mengontak sejumlah rekanan mereka yang mendistribusikan dengan tagar #Tembus Pandang.
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.

