Events
Penerimaan Ikatan Dinas Poltekssn Badan Siber dan Sandi Negara
LOWONGAN CPNS Penerimaan Ikatan Dinas Poltekssn Badan Siber dan Sandi Negara Juni 2020
Politeknik SSN bertujuan untuk menghasilkan sumber daya manusia terdidik yang memiliki kompetensi khusus di bidang keamanan siber dan Sandi negara serta mempunyai karakter kuat sesuai dengan etos sandi. Poltek SSN menyelenggarakan sistem pendidikan dalam bidang akademik dan pengasuhan
Pendidikan akademik Poltek SSN diselenggarakan dalam sistem paket yang dinyatakan dalam sistem kredit semester dengan beban studi yang harus diselesaikan adalah 144 SKS dalam waktu 8 semester
Pendidikan pengasuhan bertujuan untuk membentuk sikap dan perilaku serta karakter mahasiswa melalui pembiasaan pengalaman karakter dalam kehidupan asrama sehari-hari
Calon mahasiswa dari umum yang dinyatakan lulus ujian seleksi dan diterima sebagai mahasiswa Poltek SSN
Diwajibkan untuk mendatangani surat perjanjian ikatan dinas belajar
Kompetensi unggulan dari lulusan Poltek SSN adalah kemampuan menganalisis dan merancang serta mengimplementasikan sistem kriptografi dan mengelola serta mengevaluasi dan mengembangkan keamanan siber dan Sandi Negara seutuhnya
Kelulusan Poltek SSN dapat diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil CPNS di lingkungan badan siber dan Sandi Negara atau instansi pemerintah lainnya baik di pusat maupun di daerah dengan keahlian
Cryptographic Engineer
Information security practitioner
Information security analyst
Network security Engineer
Network and web penetration tester
Hardware security Engineer
Software security Engineer
Persyaratan Umum
Warga Negara Indonesia (WNI)
Pria/ Wanita
Siswa Kelas XII atau lulusan:
SMA Jurusan IPA
Madrasah Aliyah Jurusan IPA
SMK Teknik Elektronika Industri
SMK TI Bidang Keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi
Rekayasa Perangkat Lunak
Teknik Komputer dan Jaringan
Sistem Informatika, Jaringan dan Aplikasi
Teknik Jaringan Akses Telekomunikasi
Nilai Matematika dan Bahasa Inggris (Teori/ Pengetahuan) masing-masing minimal 80 (Delapan Puluh) pada Semester IV dan V
Usia minimal 17 (tujuh belas) tahun dan tidak melebihi dari 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 31 Desember 2020
Sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, tidak cacat fisik dan mental, serta tidak memiliki penyakit bawaan dan/ atau menular yang dapat mengganggu proses belajar
Bagi pria tidak bertato/ bekas tato dan tidak bertindik/ bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan ketentuan agama/ adat
Bagi wanita tidak bertato/ bekas tato dan tidak bertindik/ bekas tindik anggota badan selain telinga
Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan di Poltek SSN
Tidak pernah putus studi/ drop out (DO) dari Poltek SSN dan/ atau perguruan tinggi kedinasan kementerian/ lembaga lainnya
Tidak sedang menjalani Ikatan Dinas dengan instansi lain
Bersedia membayar biaya pelaksanaan seleksi SKD BKN sesuai PP Nomor 63 Tahun 2016 sebesar Rp 50.000,- (lima puluh ribu rupiah)
Tahapan Seleksi
Pendaftaran online dan Seleksi Berkas pada website BKN bkn.go.id
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) (BKN)
Seleksi Akademik (Poltek SSN)
Seleksi Psikologi dan Seleksi Tertulis Clearance Test & Mental Ideologi (Poltek SSN)
Seleksi Wawancara (Poltek SSN)
Seleksi Kebugaran (Samapta) dan Seleksi Kesehatan Fisik dan Jiwa (Poltek SSN)
Pemantauan Terakhir (Poltek SSN)
Persyaratan Administrasi
Berkas dibawah ini dilengkapi pada saat lulus Seleksi Psikotes dan diserahkan pada saat Seleksi Wawancara, yaitu:
Asli Surat Lamaran Kepada Direktur Politeknik Siber dan Sandi Negara ditulis tangan dengan tinta warna hitam, bermaterai Rp. 6.000,- (contoh format terlampir)
Asli dan Fotokopi Rapor Semester IV dan V dan lembar identitas diri pada rapor yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan;
Asli surat keterangan konversi nilai rapor skala 0-100 yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan (bila nilai rapor menggunakan skala huruf);
Asli dan Fotokopi Ijazah/Transkip Nilai Ujian Nasional (NUN) yang telah dilegalisir dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah bersangkutan (bila lulus tahun sebelumnya);
Asli SKCK dari Kepolisian Sektor (POLSEK) setempat;
Asli surat pernyataan yang ditandatangani oleh pelamar dan diketahui oleh orang tua/wali yang menyatakan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan dan sanggup mengganti biaya pendidikan apabila melanggar, bermaterai Rp. 6.000,- (contoh format terlampir)
Asli Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Puskesmas/Rumah Sakit/dokter klinik yang telah memiliki izin S.IP (cap basah);
Asli Surat Keterangan Belum Pernah Menikah dari Kepala Desa/Kelurahan setempat;
Asli dan Fotokopi identitas diri seperti KTP atau SIM atau Kartu Pelajar;
Pas Foto Berwarna Terbaru (3 bulan terakhir) ukuran 4×6 cm sebanyak 1(satu) lembar, berlatar belakang merah;
Foto masing-masing ukuran 4R Fullbody terbaru tampak Depan, Samping, dan Belakang, dengan ketentuan:
Laki-laki: Menggunakan kaos lengan pendek putih dan celana pendek warna gelap di atas lutut, tanpa alas kaki
Perempuan : Menggunakan kaos olahraga lengan panjang dan celana olahraga lengan panjang, tanpa alas kaki
Pendaftaran
Waktu Pendaftaran Online : 8 – 23 JUNI 2020
Pendaftaran SPMB Poltek SSN, hanya menggunakan 1 (satu) portal pendaftaran milik BKN.
Peserta dapat mendaftar melalui portal https://sscasn.bkn.go.id lalu pilih menu Sekolah Kedinasan, atau Peserta dapat mendaftar melalui portal https://dikdin.bkn.go.id
Pelamar membuat Akun SSCN Sekolah Kedinasan tahun 2020 melalui menu Registrasi, kemudian Cetak Kartu Informasi Akun
Pelamar kemudian Log In menggunakan Password dan NIK yang telah didaftarkan, Upload Swafoto, Memilih Sekolah Kedinasan POLITEKNIK SIBER DAN SANDI NEGARA, Melengkapi Persyaratan Nilai, Melengkapi Biodata, Upload Dokumen Persyaratan
Pelamar mengecek resume dan cetak kartu Pendaftaran SSCN Sekolah Kedinasan Tahun 2020
Peserta dapat melihat hasil verifikasi dengan cara Log In ke portal SSCN Sekolah Kedinasan pada tanggal yang telah ditentukan oleh Panitia SPMB Poltek SSN
Peserta yang dinyatakan lulus verifikasi administrasi akan mendapatkan kode pembayaran dengan cara Log In ke portal SSCN Sekolah Kedinasan. Lakukan pembayaran kode Billing SKD.
Cetak Kartu Peserta Seleksi untuk dibawa pada setiap tahapan seleksi.
Pengumuman Peserta yang lulus seleksi berkas dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan diinfokan pada website resmi PoltekSSN https://poltekssn.ac.id/pendaftaran
Catatan
Calon mahasiswa dari umum yang dinyatakan lulus ujian seleksi dan diterima sebagai mahasiswa Poltek SSN, diwajibkan untuk menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas Belajar.
Selama pendidikan tidak dipungut biaya pendidikan dan biaya tinggal di dalam kampus.
Selama seleksi penerimaan tidak menerima sponsorship
Bagi kawan kawan memiliki keinginan untuk bisa bergabung dalam Poltekssn Badan Siber dan Sandi Negara, silakan ikuti prosedur lowongan berikut
Pendaftaran dilakukan secara Online
Silakan DAFTAR
Events
Dari Pasar Ngasem Sampai Prancis: YGF ke-31 Buktikan Gamelan Itu Bahasa Universal Generasi Masa Kini
Gamelan sering dianggap sebagai warisan leluhur yang kaku dan kuno. Tapi, Komunitas Gayam 16 bertekad membantah stigma itu lewat perhelatan tahunan mereka. Di usianya yang ke-31, Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) yang akan digelar 21 Juli hingga 2 Agustus 2026 mendatang benar-benar dibalut dengan nuansa yang jauh dari kesan “museum”.
Mengusung tema “Sukacita” atau Joy, festival yang masuk dalam rangkaian Bulan Warisan Dunia DIY ini ingin menunjukkan bahwa alat musik tradisional ini punya sisi “vibe” yang menenangkan dan membahagiakan, bukan cuma sekadar alunan instrumen pengiring wayang.
“Kami ingin kasih lihat ke generasi sekarang, bahwa main gamelan itu bisa jadi healing,” ujar Ari Wulu, Ketua Komunitas Gayam 16, saat jumpa pers di Hotel Loman Yogyakarta, Senin (20/7/2026).
Menurut Ari, gamelan punya kekuatan vibrasi yang bisa bikin pikiran adem. “Kami ingin menunjukkan bahwa kegembiraan bisa lahir dari proses memainkan, mendengarkan, dan mengeksplorasi gamelan bersama. Ini bukan euforia yang bingar, tapi sukacita yang muncul dari harmoni dan kebersamaan,” tambahnya.
Yang menarik dari edisi kali ini adalah adanya sesi spesial bernama “Gamelan untuk Meditasi”. Bayangkan, biasanya kita dengerin gamelan buat ngiringi tari atau wayang, tapi di sini kamu diajak merasakan getaran genderang dan saron sebagai media meditasi. Lokakarya ini bakal digelar pada 21-22 Juli di markas Komunitas Gayam 16 dan difasilitasi oleh Gatot Danar Sulistiyanto. Cocok banget buat kalian yang lagi capek sama hiruk-pikuk perkotaan dan butuh “me time”.
Konser di Pasar Ngasem: Kolaborasi Lokal sampai Mancanegara
Puncak festival yang paling ditunggu adalah konser besar di Plaza Pasar Ngasem, Yogyakarta, pada 31 Juli hingga 2 Agustus. Yang bikin keren, di panggung sana bakal ada sekitar 16 kelompok penampil. Bukan cuma dari Jogja atau Jawa, tapi ada juga perwakilan dari Banyuwangi, Cilacap, hingga Sampang Madura, bahkan grup dari Prancis dan Belanda bakal ikut nimbrung.
“Ini membuktikan gamelan adalah bahasa universal,” tegas Ari.
Gak cuma sekadar pentas, para pelaku seniman tradisi juga bakal duduk bareng dalam forum Rembug Budaya pada 27 Juli mendatang. Di era yang serba digital ini, mereka bakal bahas soal pentingnya Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) biar para musisi tradisi gak kecolongan dan karyanya punya nilai ekonomi yang jelas.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, yang juga hadir dalam konferensi pers, memberikan apresiasi besar. Menurutnya, gamelan adalah living heritage atau warisan hidup.
“Harus terus hadir dalam kehidupan sehari-hari dan bisa beradaptasi dengan zaman. Kita support banget karena sepanjang sejarahnya, YGF ini sudah melibatkan partisipasi dari 52 negara,” ungkap Dian.
Dengan rangkaian acara yang menyegarkan ini, Komunitas Gayam 16 berharap anak-anak muda bisa mulai melihat gamelan sebagai ruang berekspresi yang kekinian. Jadi, siap-siap cobain vibe baru dari gamelan di bulan Juli ini?
Events
Media Lokal Didorong Adaptif Hadapi Transformasi Digital Tanpa Tinggalkan Etika Jurnalistik
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh dan mengonsumsi informasi. Arus berita yang bergerak sangat cepat menuntut media untuk mampu beradaptasi, namun tetap berpegang pada prinsip-prinsip jurnalistik sebagai fondasi kepercayaan publik.
Sebagai upaya memperkuat daya saing media lokal di era digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) menggelar Workshop Media Lokal Berkelanjutan di Isvara Riverside, Sleman, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Dirjen Komunikasi Publik dan Media Kemenkomdigi, Farida Dewi Maharani, mengatakan kemajuan teknologi telah menggeser pola konsumsi informasi masyarakat. Kehadiran berbagai platform digital membuat siapa pun kini dapat memproduksi sekaligus menyebarkan informasi.
Menurutnya, kondisi tersebut membawa tantangan baru berupa banjir informasi yang belum tentu akurat sehingga masyarakat semakin sulit membedakan berita yang benar dengan hoaks. Karena itu, media dituntut tidak hanya cepat menyajikan informasi, tetapi juga memastikan setiap berita telah melalui proses verifikasi.
Farida menegaskan kepercayaan publik merupakan modal utama media. Di tengah algoritma platform digital yang cenderung mengutamakan konten sensasional, media harus tetap menjaga integritas dan profesionalisme agar loyalitas pembaca tetap terpelihara.
Ia juga melihat perubahan algoritma digital membuka peluang bagi media lokal karena konten yang relevan dengan kebutuhan masyarakat daerah kini semakin mendapat ruang. Keunggulan media lokal dalam memahami karakter, budaya, dan persoalan masyarakat dinilai menjadi kekuatan yang harus dimanfaatkan.
Pemerintah mendorong media lokal memperkuat kapasitas newsroom, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, mengembangkan distribusi multiplatform, serta membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem media yang sehat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Dewan Pers, Muhammad Jazuli, menegaskan bahwa transformasi digital tidak boleh mengurangi nilai-nilai dasar jurnalistik. Media profesional tetap harus menjunjung Undang-Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, proses penyuntingan, dan tanggung jawab kepada publik.
Ia juga mengajak media mengembangkan jurnalisme yang tidak hanya mengungkap persoalan, tetapi turut menghadirkan solusi serta mempertimbangkan dampak sosial dari setiap pemberitaan. Melalui workshop ini, diharapkan insan media semakin siap menghadapi tantangan era digital dengan meningkatkan kualitas jurnalistik, menjaga profesionalisme, serta memperkuat kepercayaan publik agar media lokal tetap berperan sebagai pilar demokrasi.
Events
Jamasan Pusaka Kyai Nolobondo Kembali Digelar di Kebondalem Prambanan
Sleman, 08 Juli 2026 – Masyarakat Dusun Kebondalem, Kalurahan Madurejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman, kembali akan menyelenggarakan Jamasan Pusaka Tutupan Suran Kyai Nolobondo pada Selasa Pahing, 14 Juli 2026, bertempat di Pendopo Dukuh Kebondalem, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan budaya yang telah menjadi agenda masyarakat ini merupakan wujud pelestarian tradisi leluhur sekaligus penghormatan terhadap pusaka yang diyakini memiliki nilai sejarah dan filosofi bagi masyarakat Kebondalem. Prosesi jamasan bukan sekadar membersihkan benda pusaka secara fisik, melainkan juga menjadi simbol penyucian diri, introspeksi, serta doa bersama dalam menyambut datangnya Tahun Baru Jawa, bulan Sura.
Acara ini terbuka bagi masyarakat dan para pecinta budaya yang ingin mengikuti prosesi jamasan. Panitia juga menyediakan layanan reservasi dengan kontribusi ubarampe sebesar Rp50.000 per bilah pusaka bagi masyarakat yang ingin mengikuti prosesi pembersihan pusaka secara adat. Salah satu tim panitia, Dwi Eko Purnomo mengatakan bahwa kegiatan ini mampu menjadi ruang edukasi budaya bagi generasi muda agar semakin mengenal dan mencintai warisan leluhur.
“Tradisi jamasan bukan hanya merawat benda pusaka, tetapi juga merawat nilai-nilai kebersamaan, penghormatan kepada leluhur, dan menjaga identitas budaya yang diwariskan turun-temurun.” jelasnya singkat.
Tradisi yang Sarat Makna
Dalam budaya Jawa, tradisi jamasan pusaka telah berlangsung selama ratusan tahun dan lazim dilaksanakan setiap bulan Sura. Kata jamas berarti memandikan atau membersihkan. Namun, maknanya jauh lebih dalam daripada sekadar membersihkan logam pusaka. Prosesi biasanya diawali dengan doa bersama, dilanjutkan pembersihan pusaka menggunakan air, jeruk nipis, air bunga, hingga pemberian minyak sebagai bagian dari perawatan. Tradisi ini menjadi simbol penyucian lahir dan batin serta ungkapan rasa syukur atas keselamatan dan keberlangsungan kehidupan masyarakat.
Melestarikan Warisan Budaya Lokal
Pelaksanaan Jamasan Pusaka Tutupan Suran Kyai Nolobondo di Dusun Kebondalem menjadi salah satu bentuk nyata pelestarian budaya lokal di wilayah Prambanan. Selain menjaga eksistensi pusaka yang diwariskan secara turun-temurun, kegiatan ini juga menjadi media mempererat silaturahmi antarwarga, pegiat budaya, dan pemerhati sejarah. Melalui penyelenggaraan rutin setiap tahun, masyarakat berharap tradisi ini tetap lestari di tengah perkembangan zaman serta mampu menjadi daya tarik budaya yang memperkenalkan kekayaan tradisi lokal Sleman kepada masyarakat yang lebih luas.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti prosesi jamasan, panitia menetapkan kontribusi ubarampe sebesar Rp50.000 per bilah pusaka. Kontribusi tersebut sudah mencakup seluruh fasilitas selama kegiatan, antara lain prosesi jamasan pusaka, jasa penjamas (tukang jamas) tanpa biaya tambahan, seluruh perlengkapan dan bahan jamasan, konsumsi makan dan minum, serta wedaran pamor dan pembahasan mengenai karakter, filosofi, serta perawatan pusaka yang disampaikan langsung oleh Empu Keris Yogyakarta. Dengan fasilitas tersebut, peserta tidak hanya memperoleh perawatan pusaka secara tradisional, tetapi juga kesempatan untuk memperdalam pengetahuan mengenai sejarah, makna, dan nilai budaya yang terkandung dalam setiap pusaka.

