Events
Fisipol UGM Buka Pendaftaran Creative Hub
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM menyelenggarakan Creative Hub sebagai sebuah ekosistem untuk membentuk generasi muda dengan jiwa pengusaha yang bersifat sosial. Kegiatan ini merupakan sebuah respon menghadapi tantangan agar generasi milenial mampu menangkap perubahan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan desain pembelajaran baru sekaligus memfasilitasi lahirnya model-model inovatif sebagai sebuah solusi untuk menyelesaikan problem sosial, politik dan ekonomi,” jelas Erwan Agus Purwanto, Dekan Fisipol UGM.
Secara umum, Creative Hub ini bukan sekedar membangun start up, namun yang paling esensial menurut Erwan adalah upaya membangun ekosistem tersebut. Misalnya proses pembelajaran, networking dan lain-lain.
Nantinya, program ini diberikan dalam bentuk pendampingan khusus untuk mahasiswa semester akhir ( Fisipol UGM & Umum ) , fresh graduate serta pemenang kompetisi inovatif.
Peserta nantinya akan mendapatkan fasilitas seperti mentorship, inovator talk and sharing, workshop, internship, reflektive learning, networking dan funding. Untuk pendaftaran kegiatan ini, mahasiswa dapat mengakses formulir melalui http://ugm.id/chubfisipol kemudian menuliskan motivation letter dan CV, m ngirim concept note pendaftaran, dengan deadline 7 Februari 2018.
” Peserta dapat langsung mengirimkan email ke chub.fisipol@ugm.ac.id,” tutup Erwan.
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.


You must be logged in to post a comment Login