Connect with us

Events

JAWARA Menuju Prambanan Jazz Festival 2022

Published

on

Prambanan Jazz sebagai festival musik yang mengusung semangat kolaboratif, selalu berusaha menyajikan beragam hal yang cukup segar. Salah satunya dengan menampilkan musisi-musisi baru potensial yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Jika tahun lalu Prambanan Jazz telah sukses menghadirkan program pencarian bakat di Pulau Kalimantan yang bertajuk, “Borneo Goes to Prambanan Jazz Festival 2021”, tahun ini Prambanan Jazz kembali menghadirkan program serupa.

Sejak pertama kali digelar pada 16 Oktober 2015, Prambanan Jazz Festival (PJF) tidak pernah absen menghadirkan perhelatan musik tahunan berskala internasional yang selalu digelar di pelataran Candi Prambanan Yogyakarta, dengan memadukan festival musik jazz internasional dan warisan agung dari Candi Prambanan. Berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini Prambanan Jazz Festival kembali digelar dengan konsep hybrid.

Di edisinya yang ke-8 ini, Prambanan Jazz Festival bekerja sama dengan Telkom Regional 2 dan 3 untuk menggelar sebuah program ajang pencarian bakat yang bertajuk ‘JAKARTA menuju Prambanan Jazz Festival 2022’, untuk wilayah Banten, Jakarta, Tangerang, Depok, Bekasi, dan Bogor (Telkom Regional 2). Dan, ‘JAWARA menuju Prambanan Jazz Festival 2022’, untuk wilayah Jawa Barat (Telkom Regional 3).

Program kompetisi musik yang digagas oleh IndiHome, I-Konser dan Prambanan Jazz Festival ini dimaksudkan untuk mencari musisi-musisi terbaik yang berdomisili di tiap regional tersebut untuk tampil di Prambanan Jazz Festival 2022 bersama musisi-musisi nasional pada tanggal 1-3 Juli 2022 mendatang. Kegiatan ini diharapkan akan menjadi ajang kesempatan bagi musisi yang berdomisili di regional tersebut untuk menunjukkan karya mereka kepada khalayak luas pecinta musik tanah air. “Terkait pemilihan regional Jakarta dan Jawa Barat, diharapkan antusiasmenya akan lebih tinggi dan aksesnya akan lebih mudah. Selaras dengan hal itu, banyaknya musisi
berbakat yang belum terekspos, sehingga menjadi salah satu alasan pemilihan area regional Jakarta dan Jawa Barat ini” jelas Faisal Yusuf, Direktur Bisnis PT. Metranet.

Nantinya, seluruh musisi/band pendaftar akan dikurasi oleh promotor Prambanan Jazz Festival sehingga akan didapat maksimal 100 band di tiap regional yang diikutsertakan dalam seleksi. Pendaftaran akan dibuka pada tanggal 6 sampai 21 April 2022 dan proses penyisihan akan berlangsung hingga tanggal 18 Juni 2022 untuk regional Banten, Jakarta, Tangerang, Depok, Bekasi, dan Bogor. Dan untuk regional Jawa Barat, akan dibuka pada tanggal 6 sampai 21 April 2022 dan akan berlangsung hingga tanggal 6 Juni 2022.

“Untuk Jawa Barat, musik bukan merupakan hal yang asing, didukung dengan populasi anak muda yang besar. Saya yakin potensi-potensi dari Jawa Barat ini akan melahirkan musisi dan nama-nama baru dalam industri musik di Indonesia, menyusul musisi besar nasional yang banyak lahir dari Jawa Barat juga” terang Syaifudin, Executive Vice President Telkom Regional III. “Telkom Regional 2 mendukung penuh atas keberlangsungan event ini. Karena ini merupakan salah satu medium untuk produktivitas-produktivitas di lini kreatif, khususnya musik. Besar harapan musisi di area Telkom Regional 2 (Banten, Jakarta, Tangerang, Depok, Bekasi, dan Bogor), dapat turut menunjukkan kepiawaiannya khususnya dalam bidang musik” tambah Mohammad Salsabil (Executive Vice President Telkom Regional II).

Akan ada dua musisi dari tiap regional yang akan menjajal panggung megah Prambanan Jazz Festival 2022 dan juga tampil pada di salah satu program tayangan channel i-Konser di IndiHomeTV. Dua musisi dari tiap regional tersebut nantinya akan melalui beberapa tahapan seleksi dan kurasi oleh 3 Juri (musisi nasional dan pihak promotor). “Nantinya, musisi-musisi terpilih akan berada pada panggung yang sama dengan musisi nasional Prambanan Jazz Festival 2022, tanpa ada perbedaan panggung” jelas Anas Syahrul Alimi pada Press Conference Jawara-Jakarta menuju Prambanan Jazz Festival 2022 siang ini (5/4/2022).

Peserta dari tiap regional adalah musisi/band yang berdomisili di Banten, Jakarta, Tangerang, Depok, Bekasi, Bogor, untuk Telkom Regional 2 dan Jawa Barat untuk Telkom Regional 3 yang sesuai dengan karakter festival musik. Para peserta tersebut diharuskan memiliki minimal 2 karya orisinil berupa Video Musik/Video Live Session sebagai syarat registrasi. Pemenang yang terpilih untuk tampil di Prambanan Jazz Festival diharapkan bisa menampilkan setidaknya 4 lagu orisinil.

Proses Kompetisi JAKARTA menuju Prambanan Jazz Festival & JAWARA menuju Prambanan Jazz Festival Pendaftaran akan dibuka pada tanggal 6 sampai 21 April 2022 dan proses penyisihan berlangsung hingga tanggal 6 Juni 2022 untuk JAWARA, dan pada tanggal 6 sampai 21 April 2022 dan proses penyisihan berlangsung hingga tanggal 18 Juni 2022 untuk JAKARTA. Para peserta bisa mendaftar di website www.ikonser.id disertai 2 video (video klip atau live session) dan persyaratan lain yang terdapat dalam formular registrasi. Peserta adalah musisi/band yang berdomisili di setiap regional, dibuktikan cukup dengan 1 KTP dan terbuka untuk seluruh genre musik dan jenis penampil musik (solo, duo, band, dan sejenisnya) yang sesuai dengan karakter festival.

Para peserta diharapkan telah memiliki 2 karya orisinal dalam bentuk video musik (klip) atau video live session. Untuk seleksi awal 1 peserta cukup submit 1 karya. Seluruh peserta yang mendaftar akan melalui proses kurasi oleh promotor Prambanan Jazz Festival dan akan terpilih maksimal 100 peserta terbaik. Peserta akan melalui 3 tahapan babak acara. Pada Babak 1 video peserta yang sudah disubmit akan langsung ditayangkan pada kanal youtube iKonser Channel selama periode 5-15 Mei 2022 untuk Telkom Regional 3 (Jawa Barat) dan periode 17-27 Mei 2022 untuk Telkom Regional 2 (Banten, Jakarta, Tangerang, Depok, Bekasi, dan Bogor).

Selanjutnya Promotor akan memilih 20 band/peserta berdasarkan viewers tertinggi dan engagement YouTube (iKonser Channel), kemudian 20 peserta yang lolos mengikuti Babak 2 dari setiap regional tersebut, wajib mengirimkan tambahan 1 karya orisinal dalam bentuk video dan akan ditayangkan secara terjadwal pada program iKonser Channel IndiHomeTV. Jadwal penayangan akan diinfokan melalui Instagram @ikonserchannel. Kemudian 10 peserta dengan viewers terbanyak di iKonser Channel (IndiHomeTV) akan mengikuti babak final pada tanggal 6 Juni 2022 untuk Telkom Regional 3 (Jawa Barat) dan 18 Juni 2022 untuk Telkom Regional 2 (Banten, Jakarta, Tangerang, Depok, Bekasi, dan Bogor). Babak final akan dilaksanakan secara Tapping melalui iKonser Channel (IndiHomeTV) untuk menentukan siapa yang akan tampil di Prambanan Jazz Festival 2022.

“Semua musisi dalam program Jawara menuju Prambanan Jazz Festival 2022 dan Jakarta menuju Prambanan Jazz Festival 2022 memiliki hak dan porsi yang sama untuk tampil, kami juga sepakat untuk mengedepankan aspek regenerasi dalam program ini” tutur Yanuadi Unggun, Project Manager Jawara | Jakarta menuju Prambanan Jazz Festival 2022.
Dua pemenang dari setiap regional (Telkom Regional 2&3) akan tampil secara langsung di Prambanan Jazz Festival 2022 dengan membawakan setidaknya 4 karya orisinil.
”Dengan adanya ’JAKARTA menuju Prambanan Jazz Festival 2022’ dan ‘JAWARA menuju Prambanan Jazz Festival 2022’ ini diharapkan akan muncul nama-nama baru dari setiap regional JAKARTA dan JAWARA yang berkilau di belantika musik Indonesia. Tidak hanya regional tersebut, nantinya seluruh daerah di Indonesia juga akan mendapatkan kesempatan yang sama untuk bisa tampil di Prambanan Jazz Festival, maupun tayangan-tayangan di iKonser Channel” pungkas Anas Syahrul Alimi, CEO Prambanan Jazz Festival.

Events

Wali Kota Hasto Wardoyo Serahkan Penghargaan Seniman dan Budayawan di Taman Budaya Embung Giwangan

Published

on

By

Pemerintah Kota Yogyakarta menyerahkan Penghargaan Seniman dan Budayawan Kota Yogyakarta Tahun 2025 kepada sembilan tokoh yang telah mengabdikan diri secara luar biasa demi kelestarian dan pengembangan budaya kota ini.

Malam penganugerahan yang khidmat berlangsung pada Senin, 8 Desember 2025, pukul 20.00 WIB di Taman Budaya Embung Giwangan. Wali Kota Yogyakarta, dr. Hasto Wardoyo, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, secara simbolis menyerahkan piagam dan tanda penghargaan kepada para penerima.
Berikut sembilan tokoh yang menerima penghargaan tahun ini:

Pelestari Seni : Siswa – Among Beksa
Pelaku Seni : Kinanti Sekar Rahina
Pelestari Bahasa, Sastra, dan Aksara : Majalah Djaka Lodang
Pelaku Bahasa, Sastra, dan Aksara : Margareth Widhy Pratiwi
Pelestari Adat dan Tradisi : Raden Mas Enggar Pikantoyo
Pelaku Adat dan Tradisi : Joni Wijanarko
Budayawan : Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito
Kreator : Ishari Sahida
Pelestari Warisan Budaya Benda/Tak Benda : Prof. Dr. Kuswarsantyo, M.Hum.

Proses seleksi dilakukan secara independen oleh dewan juri lintas disiplin yang terdiri atas Dr. Sri Margana (sejarah), Dr. Revianto Budi Santosa (arsitektur), Dr. Octo Lampito (media), Nanang Arisona (seni pertunjukan), serta R.M. Kristiyadi (adat dan tradisi).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, menyatakan, “Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, melainkan pengingat bahwa kebudayaan Yogyakarta hidup karena ada orang-orang yang dengan tulus menjaga dan menggerakkannya. Mereka adalah penjaga napas kota ini.” ungkapnya.

Disisi lain, Wali Kota dr. Hasto Wardoyo menambahkan bahwa “Di tengah gempuran modernisasi yang semakin kuat, keberadaan para penerima penghargaan malam ini menjadi bukti nyata bahwa Yogyakarta tetap teguh sebagai kota budaya dunia. Komitmen kami adalah terus mendukung dan melindungi mereka yang menjaga identitas leluhur.” tukasnya.

Malam semakin semarak dengan penampilan grup musik Paksi Band yang membawakan rangkaian tembang Jawa mulai dari “Lir-Ilir” hingga “Gambirsawit”, yang disambut tepuk tangan meriah dan nyanyian bersama para tamu undangan.

Continue Reading

Events

Merekam Suara yang Setara: Pameran Arsip KERTAS UGM 2025 Sorot Kontribusi Perempuan

Published

on

By

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KERTAS Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menyelenggarakan pameran arsip tahunannya. Pada tahun 2025 ini, Pameran Arsip KERTAS hadir dengan tema inspiratif, “SETARA: Merekam Perempuan dalam Ruang Demokrasi”, menyoroti peran sentral, dokumentasi, dan perjuangan perempuan dalam konteks demokrasi dari masa ke masa.

Pameran ini bertujuan untuk mengangkat arsip dan narasi yang mungkin terpinggirkan, memberikan sorotan yang layak bagi kontribusi perempuan di berbagai lini pergerakan dan pengambilan keputusan politik.

Detail Pameran:
Tema Utama: Perempuan, demokrasi, dan dokumentasi perjuangan.
Tanggal: 8–15 November 2025
Waktu: Pukul 09.00–19.00 WIB
Lokasi: Gedung Iso Reksohadiprojo, Sekolah Vokasi UGM
Tiket: Terbuka untuk umum dan GRATIS

Melalui pameran ini, pengunjung diajak untuk menyelami berbagai arsip otentik dan narasi historis yang menunjukkan bagaimana perempuan telah berjuang, bersuara, dan mendefinisikan kembali makna kesetaraan dalam ruang demokrasi di Indonesia. Arsip-arsip yang ditampilkan akan memberikan perspektif baru tentang dinamika gender dan politik yang berkelanjutan.

Continue Reading

Events

Festival Dalang Anak Tingkat Nasional Siap Digelar di Jakarta November 2025

Published

on

By

JAKARTA – Generasi penerus seni pewayangan di Indonesia akan kembali menunjukkan bakat terbaiknya dalam ajang bergengsi Festival Dalang Anak Tingkat Nasional (FDAN) tahun 2025. Acara akbar yang bertujuan untuk melestarikan dan meregenerasi seni tradisi pedalangan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai dari tanggal 3 hingga 5 November 2025, dengan pusat kegiatan utama di Gedung Pewayangan Kautaman, Jalan Raya Pintu 1 TMII, Jakarta Timur. Festival ini menjadi panggung penting bagi anak-anak berbakat dari berbagai daerah untuk berkompetisi dan mengasah kemampuan mereka di hadapan publik dan dewan juri.

Delegasi dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang merupakan salah satu kontingen utama, telah menyiapkan serangkaian agenda padat. Rombongan dijadwalkan berangkat dari DIY pada Senin, 3 November 2025, pukul 08.00 WIB, dan tiba di Jakarta sore harinya untuk langsung melakukan check-in di hotel. Kehadiran mereka di Jakarta bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk membawa semangat pelestarian budaya Jawa, khususnya seni pedalangan, ke kancah nasional.

Sesi perlombaan dan pementasan dari kontingen DIY akan dimulai pada hari Selasa, 4 November 2025. Setelah melakukan persiapan dan gladi resik (GR) di Anjungan DIY TMII, para dalang muda akan beraksi di Gedung Pewayangan Kautaman. Dua penampilan awal yang memukau akan disajikan dalam bentuk Wayang Golek oleh Limpad Budya Asmara (DIY1) dan Eifel Adnandhiya Dhimas Nugroho (DIY2) pada sore hari. Pementasan ini menjanjikan kreativitas dan interpretasi segar dari cerita-cerita pewayangan klasik.

Kompetisi akan dilanjutkan pada hari Rabu, 5 November 2025, dengan menampilkan kepiawaian dalam membawakan Wayang Kulit. Dua dalang berbakat lainnya, Tito Zhavier Bryantara (DIY 3) dan Reyvidh Harjunatama (DIY 4), akan menunjukkan kemampuan teknik dan narasi mereka. Puncak dari seluruh rangkaian acara FDAN 2025 adalah acara Penutupan dan Pengumuman Pemenang, yang akan diselenggarakan pada malam harinya, pukul 18.30 hingga 22.00 WIB. Acara ini akan menjadi momen haru dan kebanggaan bagi para peserta dan pendamping.

Festival Dalang Anak Tingkat Nasional 2025 ini diharapkan menjadi momentum emas untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni pewayangan di kalangan anak-anak dan masyarakat luas. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai pendidikan karakter dan pelestarian nilai-nilai luhur budaya bangsa. Setelah rangkaian kegiatan selesai, kontingen akan memulai perjalanan kembali ke Yogyakarta pada Kamis, 6 November 2025, dengan membawa pengalaman berharga dan semangat baru untuk terus berkarya.

Continue Reading

Trending