Events
Pengajian Seneng Takon #6: Pendidikan yang Membebaskan dan Berkarakter
Www.ekbizz.com – Bulan Mei identik dengan Hari Pendidikan Nasional. Untuk memperingati hari bersejarah tersebut, Pengajian Seneng Takon menghadirkan tema “Pendidikan yang Membebaskan dan Berkarakter”. Pengajian tersebut diselenggarakan pada 19 Mei 2019, pukul 15.00 WIB di Rumah Budaya Siliran, Jl. Siliran Lor, No. 28, Penambahan, Kec. Kraton, Kota Yogyakarta.
Pengajian Seneng Takon telah enam kali diselenggarakan dengan berbagai tema, dari mulai tema seni budaya, keuangan, digital, hingga tema literasi. Spesial di bulan Mei ini, panitia memilih tema pendidikan.
“Pendidikan kita kadang berupaya menyeragamkan peserta didik sehingga mereka merasa bosan. Ini jelas kurang menguntungkan. Pendidikan yang membebaskan akan cenderung menempatkan peserta didik sebagai subjek. Mereka berhak penentukan pilihan mereka sendiri. Di sisi lain, kita perlu memberikan pendidikan yang berkarakter, dengan harapan agar mereka tidak keluar dari jalur yang kita harapkan terkait moralitas,” kata KH. Ihsanudin selaku penggagas Pengajian Seneng Takon.
Seperti biasanya, Pengajian Seneng Takon akan memberikan waktu khusus bagi audiens untuk terlibat dalam diskusi dengan dipandu moderator Miko Cak Coy Pathok Negoro. Sementara untuk narasumber tamu, dihadirkan pula Faiz Ahsoul (pegiat literasi dan pendidikan popular) dan Ibnu Gundul (pendiri Omah Casting).
“Ada dua narasumber tamu yang kita hadirkan. Mas Faiz sebagai aktivis dan Mas Gundul sebagai pelaku pendidikan yang membebaskan. Harapannya kita akan mendapatkan wacana-wacana alternatif tentang pendidikan. Bagi peserta yang ingin bertanya, kami juga menyediakan doorprise menarik. Sangat disayangkan untuk dilewatkan.” Sahut Pak Budiantoro selaku ketua Pengajian Seneng Takon.
Sebagaimana tradisi Pengajian Seneng Takon, kegiatan ekonomi dalam skala kecil juga disertakan, yaitu stand bazar. Panitia memberikan ruang bagi siapa saja untuk membuka stand bazar selama pengajian berlangsung. Namun harus menghubungi panitia agar dapat ditata rapi. Bagi yang berminat bisa menghubungi Cak Pipin di nomor 085645641872.
“Karena ini di Bulan Ramadlan, kami juga menyediakan takjil untuk berbuka puasa.” Tutup Cak Pipin.
Selain itu, dimeriahkan juga dengan berbagai pertunjukan. Di antaranya adalah musik akustik Linda & Friends. Secara terbuka dan gartis, panitia mengundang seluruh masyarakat.
Events
Kembalikan Warna Cerah Para Bunda yang Memudar
Menjadi Bunda berarti mencurahkan segalanya untuk keluarga. Seperti flamingo yang kehilangan warna pink indahnya saat merawat anak-anaknya, banyak Bunda diam-diam memasuki “Flamingo Era” — fase di mana mereka begitu sibuk mengasuh, hingga lupa mencintai diri sendiri.
Dari kisah nyata ribuan Bunda Indonesia, Morinaga hadir dengan kampanye menghangatkan hati: #SemuaBundaDirayakan. Kami ingin bilang terima kasih atas pengorbananmu, dan ingatkan bahwa kamu juga berhak bahagia, beristirahat, dan bersinar lagi.
Apa yang Paling Dirindukan Hati Para Bunda? melalui Wall of Love, lebih dari 1.000 Bunda curhat dari hati seperti 30% diantaranya rindu me-time — sekadar waktu tenang untuk diri sendiri, kemudian 15% ingin kembali tertawa bareng sahabat-sahabat lama dan 15% lainna bermimpi mengejar hobi atau belajar hal baru yang tertunda.
Di balik senyum kuat setiap hari, ada kerinduan sederhana yang membuat hati terasa berat. Menurut Kenty Novita Pratiwi, Senior Brand Manager Morinaga, mengatakan bahwa pihaknya tahu, di balik tumbuhnya si kecil ada Bunda yang juga sedang bertumbuh — tapi sering lupa pada dirinya sendiri. “Morinaga ingin jadi teman yang mengembalikan ‘warna’ itu. Karena kalau Bunda bahagia, keluarga pun akan berseri.” jelasnya.
Kemudian, Morinaga wujudkan mimpi 10 Bunda terpilih — dari spa santai hingga momen bermakna yang bikin hati kembali ringan. Puncaknya, di acara Hari Ibu, dengan mengadakan kegiatan “Suara Untuk Bunda” bersama Nyanyi Bareng Jakarta. Ratusan Bunda kemudian bernyanyi bersama, meneteskan air mata bahagia, melepaskan beban, dan saling peluk dalam kehangatan. Musik menjadi cara sederhana untuk menyembuhkan dan merayakan diri.
Disisi lain, ada juga Digital Wall of Love yang memajang ribuan curhatan Bunda dari seluruh Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa tak ada cerita yang terlalu kecil untuk disentuh dan dirayakan. Sudah lebih dari 40 tahun Morinaga menemani keluarga Indonesia. Kami percaya, nutrisi si kecil tak lengkap tanpa cinta untuk Bunda. Karena Waktu Tak Bisa Kembali, saatnya kita rayakan setiap air mata, tawa, dan warna indah perjalananmu.
Events
Kolaborasi Indosat, Arsari, dan Northstar: Percepat Konektivitas Nasional Melalui FiberCo Baru
Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) bersama Arsari Group dan Northstar Group hari ini menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan (joint venture) baru bernama FiberCo. Kolaborasi ini bertujuan membangun platform serat optik digital terkemuka di Indonesia, memperkuat konektivitas nasional, dan mendukung transformasi digital berkelanjutan.
Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, menyambut baik kemitraan ini. “Kolaborasi ini lahir dari visi bersama untuk memberdayakan Indonesia melalui infrastruktur digital yang kuat. FiberCo akan menjadi platform independen yang tangguh, mendukung layanan digital masa depan berbasis AI, dan menghadirkan pengalaman konektivitas berkualitas tinggi ke seluruh negeri,” ujar Vikram.
FiberCo akan mengelola jaringan serat optik sepanjang lebih dari 86.000 kilometer, mencakup backbone darat, kabel laut domestik, serta akses ke menara dan kawasan bisnis. Dengan distribusi 45% di Jawa dan 55% di luar Jawa, platform ini akan mendorong konektivitas lebih merata melalui model open-access, terbuka bagi semua penyedia layanan telekomunikasi.
Manfaat dari kemitraan ini sangat luas:
Bagi Indonesia: Mempercepat inklusi digital, menjembatani kesenjangan perkotaan-perdesaan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis AI menuju Visi Indonesia Emas.
Bagi Indosat: Memungkinkan fokus pada pengembangan 5G, solusi AI, dan pengalaman pelanggan terbaik, dengan mempertahankan sekitar 45% kepemilikan FiberCo.
Aryo P.S. Djojohadikusumo, Deputy CEO and COO Arsari Group, menambahkan, “Kami berkomitmen membangun tulang punggung digital yang mendukung produktivitas usaha, layanan publik, dan ekonomi berbasis AI. Konektivitas kini menjadi fondasi ketahanan ekonomi nasional.”
Kolaborasi sektor swasta ini melengkapi upaya pemerintah dalam memperluas akses digital hingga ke pelosok. Indosat, Arsari Group, dan Northstar Group optimistis FiberCo akan menjadi katalis kemajuan Indonesia sebagai bangsa digital yang inklusif dan maju. Inisiatif positif ini menandai langkah besar menuju infrastruktur digital kelas dunia, membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha di seluruh Indonesia.
Events
UGM Raih Penghargaan Terbaik I Pembentukan Unit Layanan Disabilitas pada Anugerah Diktisaintek 2025
Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Pelaksana Pembentukan dan Penguatan Unit Layanan Disabilitas (ULD) Terbaik I Tahun 2024 dalam ajang Anugerah Diktisaintek 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia pada acara yang digelar di Graha Diktisaintek, Jakarta, Jumat (19/12/2025).
Penghargaan ini menegaskan komitmen UGM sebagai kampus inklusif yang terus berupaya memenuhi hak pendidikan bagi seluruh civitas akademika, termasuk mahasiswa penyandang disabilitas.
Pencapaian ini tak lepas dari peran besar Wuri Handayani, S.E., Ak., M.Si., M.A., Ph.D., Ketua ULD UGM sekaligus dosen Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM. Sejak bergabung dengan UGM pada 2018, Wuri telah menjadi inisiator utama pembentukan ULD, yang resmi dibentuk melalui Peraturan Rektor UGM No. 19/2024 tanggal 20 Mei 2024 dan diresmikan pada 10 Desember 2024 di Kompleks Bulaksumur, Jalan Mahoni No. C-18, Sagan, Sleman, Yogyakarta.
Pembentukan ULD merupakan amanah dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas serta diperkuat oleh Permendikbudristek Nomor 48 Tahun 2023 tentang Akomodasi yang Layak untuk Peserta Didik Penyandang Disabilitas. Menurut Wuri, mahasiswa disabilitas sering menghadapi tantangan berlapis, mulai dari rendahnya kepercayaan diri, stigma sosial, hingga kurangnya perlindungan struktural dalam peraturan.
“Di sinilah ULD hadir untuk memastikan bahwa tantangan yang mereka hadapi tidak mengurangi kemampuan mereka menjadi versi terbaik dengan memperoleh akomodasi yang layak sesuai ragam disabilitas, agar dapat menikmati proses pembelajaran setara dengan mahasiswa non-disabilitas,” ujar Wuri.
Komitmen Wuri berakar dari pengalaman personalnya menghadapi diskriminasi struktural serta studi magister di University of Leeds, Inggris, di bidang Disability and Social Policy melalui beasiswa Chevening. Pengalaman di kampus Inggris yang memiliki sistem layanan disabilitas mapan menjadi inspirasi baginya untuk melakukan advokasi di UGM sejak 2019, meski sempat terhambat pandemi Covid-19.
Sejak berdiri, ULD UGM telah melayani sekitar 52 mahasiswa penyandang disabilitas dengan berbagai kondisi, seperti fisik, netra, tuli, hingga mental. Layanan mencakup asesmen kebutuhan individual, rekomendasi kepada fakultas, pelatihan, coaching untuk meningkatkan kepercayaan diri, serta fasilitasi pembelajaran inklusif.
“Mahasiswa disabilitas yang diterima di UGM memiliki kapasitas intelektual yang tinggi dan relatif mandiri. Namun, pada kebutuhan tertentu, mereka tetap memerlukan dukungan sistemik agar dapat berkembang optimal,” jelas Wuri.
Bagi Wuri, penghargaan ini merupakan apresiasi negara terhadap upaya mewujudkan kampus inklusif. Ia berharap ULD UGM terus berkembang menjadi center of excellence dalam isu disabilitas, tidak hanya melayani civitas akademika tetapi juga menjadi pusat rujukan riset, pengembangan produk, dan sistem pembelajaran inklusif.
“UGM adalah miniatur Indonesia. Jika inklusivitas dapat tumbuh kuat dari UGM, saya berharap dampaknya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya.
Penghargaan ini semakin memotivasi UGM untuk terus memperkuat komitmennya sebagai kampus yang humanis dan inklusif bagi semua.

