Events
Viu Mengumumkan Viu Pitching Forum
www.ekbizz.com – Viu, layanan video Over-the-Top terkemuka, yang pada hari Kamis 15 Maret 2018 telah mengumumkan peluncuran kegiatan Viu Pitching Forum (VPF), sebuah acara yang didedikasikan untuk menjadi wadah pencarian projek untuk di jadikan Viu Originals yang diajukan oleh para sineas Indonesia berbakat kepada para ahli di industri ini di Jakarta, hari ini menggelar Dialog Film bersama komunitas Sleman Creative Community di Sleman Creative Space, Yogyakarta.
Bertepatan dengan Bulan Film Indonesia pada Bulan Maret, Viu Pitching Forum akan mengadakan roadshow diskusi tentang pembuatan serial di beberapa kota di Indonesia, termasuk Tangerang, Jakarta, Makasar, Yogyakarta dan Bandung. Tim Viu bersama dengan Nia Dinata, seorang Sutradara dan Produser terkemuka di Indonesia, akan menjadi tuan rumah untuk diskusi tersebut.
VPF akan berlangsung pada 16-24 Maret 2018 dan diharapkan dapat menarik ratusan penulis skenario, sutradara, dan sineas berbakat di Indonesia yang sangat ingin mendapat bimbingan dari para ahli dan mendapatkan kesempatan proyek serial mereka direalisasikan. Para peserta dapat mengajukan proyek mereka selama roadshow berlangsung. Para peserta yang terpilih akan diundang untuk mengikuti program mentoring selama 5 hari untuk menyiapkan proposal dan mendapat kesempatan mempresentasikannya di depan para juri untuk menentukan proposal mana yang akan diterima dan diwujudkan menjadi serial untuk di tayangkan di Viu.
“Kami sangat bersemangat untuk terus menunjukkan komitmen kami bagi industri perfilman Indonesia. Melalui Viu Pitching Forum, kami ingin memberikan kesempatan kepada para sineas berbakat Indonesia untuk mewujudkan proyek serial mereka menjadi nyata. Viu Pitching Forum ini merupakan evolusi dari Viu Female Story Festival pada tahun 2017,” ujar Myra Suraryo, Head of Marketing and AdSales Viu Indonesia.
Selain Nia Dinata, beberapa nama terkemuka dalam Industri Perfilman Indonesia juga akan berpartisipasi dalam Viu Pitching Forum. Andri Cung (Penulis Skenario), Aline Jusria (Editor), Sammaria Simanjuntak (Sutradara dan Produser), dan Lasja Susatyo (Sutradara) akan menjadi mentor dalam forum ini, sementara Nia Dinata, Lucky Kuswandi, Lasja Susatyo, Melissa Karim dan Myra Suraryo dari Viu Indonesia akan menjadi tim juri.
“Tujuan dari forum ini adalah untuk memberikan kesempatan kepada para sineas berbakat Indonesia untuk belajar dari para ahli. Di setiap akhir pemaparan akan diadakan sesi feedback kolektif di mana setiap peserta mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pertemuan eksklusif dengan para ahli untuk membahas lebih lanjut tentang proyeknya,” jelas Nia Dinata – Sutradara & Produser Film Indonesia yang juga menjadi salah satu mentor dan juri untuk Viu Pitching Forum.
Dialog Film pada Viu Pitching Forum telah dimulai sejak tanggal 16 Maret 2018 di Tangerang hingga 24 Maret 2018 mendatang di Bandung. Selain Yogyakarta, Dialog Film juga digelar di Tangerang, Jakarta, Makassar dan Bandung. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan cara berpartisipasi dalam forum ini, kunjungi www.dramabanget.com.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Viu Pitching Forum dapat ditemukan di Media Sosial Viu yaitu Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, and www.dramabanget.com.
Events
Compagnie Kotekan Pukau Penonton YGF 2026
Musisi asal Prancis yang tergabung dalam Compagnie Kotekan memukau penonton dengan memadukan gamelan dan instrumen musik Barat dalam Konser Gamelan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) 2026. Aksi tersebut berlangsung di Plaza Ngasem, Yogyakarta, Jumat (31/7/2026).
Konser Gamelan yang menjadi bagian utama YGF 2026 ini berlangsung hingga Minggu (2/8/2026). Acara diikuti oleh musisi dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara asing. Melalui perhelatan ini, penyelenggara ingin mengajak masyarakat merasakan kembali gamelan bukan sekadar sebagai instrumen musik, melainkan sebagai sumber sukacita, ruang kebersamaan, dan penyegaran batin.
Penampilan Compagnie Kotekan menjadi salah satu highlight hari pertama. Mereka memadukan bunyi gamelan Jawa dengan elemen musik Barat, menciptakan harmoni yang segar sekaligus tetap menghormati akar tradisi. Penonton yang hadir di Plaza Ngasem tampak antusias menyaksikan kolaborasi lintas budaya tersebut.
Yogyakarta Gamelan Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai ajang pertemuan seniman gamelan dari dalam dan luar negeri. Selain konser, festival ini juga menjadi ruang dialog budaya yang mempertemukan generasi muda dengan warisan musik tradisional Indonesia.


You must be logged in to post a comment Login